News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Resonance dan Luka yang Tertahan, Kedewasaan Ifan Seventeen dalam Jangan Paksa Rindu (Beda)

Jangan Paksa Rindu (Beda) tidak berbicara tentang perpisahan dramatis atau konflik besar, melainkan tentang fase yang sering dialami banyak pasangan
Kamis, 8 Januari 2026 - 22:46 WIB
Resonance dan Luka yang Tertahan, Kedewasaan Ifan Seventeen dalam Jangan Paksa Rindu (Beda)
Sumber :
  • instagram

tvOnenews.com - Ifan Seventeen kembali menyapa pendengarnya lewat single terbaru berjudul Jangan Paksa Rindu (Beda), sebuah lagu yang menyentuh ruang emosional tentang hubungan yang tidak lagi berjalan searah. 

Dirilis sebagai bagian dari album Resonance, lagu ini menjadi refleksi sunyi tentang kebersamaan yang masih bertahan secara fisik, tetapi perlahan kehilangan makna secara perasaan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejak nada pembuka, lagu ini langsung membawa pendengar pada suasana hening yang penuh perenungan. 

Jangan Paksa Rindu (Beda) tidak berbicara tentang perpisahan dramatis atau konflik besar, melainkan tentang fase yang sering dialami banyak pasangan: ketika segalanya terlihat baik-baik saja, namun hati sebenarnya sudah menjauh.

Cerita Relasi yang Retak Tanpa Suara

Lagu ciptaan Ifan Seventeen bersama Opik Kurdi ini menggambarkan momen-momen kecil yang dulu terasa berarti, tetapi kini mulai terasa asing.

Pertanyaan sederhana seperti kapan terakhir berbincang dari hati ke hati, saling menatap penuh rasa, atau mengucapkan cinta dengan jujur, menjadi titik refleksi utama dalam narasi lagu.

Jangan Paksa Rindu (Beda) menyoroti kenyataan bahwa jarak dalam hubungan tidak selalu tercipta karena ruang dan waktu.

Justru, jarak yang paling menyakitkan lahir ketika perasaan berubah, tetapi kedua pihak masih memilih bertahan karena kenyamanan dan kebiasaan. Lagu ini dengan jujur menyampaikan pesan bahwa cinta dan rindu tidak bisa dipelihara dengan paksaan.

Alih-alih mengajak pendengar untuk terus bertahan, lagu ini justru menawarkan kejujuran emosional. Bertahan setengah hati hanya akan menambah luka, sementara merelakan, meski menyakitkan, bisa menjadi jalan menuju pemulihan.

Dalam konteks ini, perpisahan tidak diposisikan sebagai kegagalan, melainkan sebagai bentuk keberanian untuk berhenti menyakiti diri sendiri.

Secara musikal, Jangan Paksa Rindu (Beda) hadir dengan balutan aransemen yang minimalis namun efektif. Tidak banyak ornamen berlebihan, memberi ruang bagi vokal Ifan Seventeen untuk menjadi pusat emosi lagu. 

Karakter vokalnya yang hangat, lirih, dan penuh penghayatan membuat setiap lirik terasa personal, seolah dituturkan langsung kepada pendengar.

Kesederhanaan aransemen justru menjadi kekuatan utama lagu ini. Nada-nada yang tenang mengiringi lirik yang reflektif, menciptakan suasana kontemplatif yang bertahan bahkan setelah lagu selesai diputar. Emosi yang dibangun tidak meledak-ledak, melainkan meresap perlahan, meninggalkan rasa getir yang akrab.

Lagu ini tentang banyak pasangan di luar sana yang sebenarnya sudah berada di titik saling mengkhianati perasaan sendiri. Mereka berbohong pada diri mereka masing-masing, tetap bertahan meski sudah sangat tidak nyaman, karena takut keluar dari zona aman.

Pernyataan tersebut terasa sangat relevan dengan pesan yang disampaikan lagu ini, sekaligus menjelaskan mengapa Jangan Paksa Rindu (Beda) begitu mudah terhubung dengan pengalaman banyak orang.

Resonance, Album yang Menggetarkan Emosi

Single ini menjadi bagian dari album Resonance, sebuah karya yang menandai kembalinya Ifan Seventeen ke fase emosional yang lekat dengan perjalanan musikalnya bersama band Seventeen. 

Kata Resonance diambil dari konsep resonansi, yakni getaran yang terus merambat dan bertahan, bahkan setelah sumber bunyi berhenti.

Album ini dirancang sebagai perjalanan emosional yang utuh. Pendengar tidak hanya diajak menikmati musik, tetapi juga merasakan refleksi tentang penerimaan, kehilangan, harapan, dan kedewasaan. Sepuluh lagu di dalamnya saling terhubung secara emosional, membentuk benang merah yang kuat dari awal hingga akhir.

Resonance memuat lagu-lagu seperti 1001 Cara, Jangan Paksa Rindu (Beda), Kidung Hawa, Tangisan Dibawah Hujan, Anomali, Sungguh Sempurna, Menjadi Bintang, Lelaki Hebat, Apa Kabar, dan Sakit Hati. Keseluruhan track tersebut memperlihatkan kematangan Ifan sebagai musisi dan penulis lagu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebagai sosok yang telah melalui perjalanan panjang dan kehilangan besar sejak tragedi tsunami 2018, Ifan Seventeen menghadirkan karya yang terasa jujur dan dewasa. 

Resonance bukan sekadar album baru, melainkan ruang dialog emosional antara musisi dan pendengarnya. Lagu ini menjadi pengingat bahwa terkadang, melepaskan adalah bentuk cinta paling jujur yang bisa diberikan. (udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT