News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Honor Farel Prayoga Sekali Manggung Capai Rp100 Juta, Kini Sang Ayah Dituding Tilep Uang hingga Rp10 Miliar

Honor Farel Prayoga disebut capai Rp100 juta sekali manggung. Namun, sang ayah kini dituding tilep uang hingga Rp10 miliar dari hasil kerja sang anak.
Rabu, 7 Januari 2026 - 00:07 WIB
Farel Prayoga dan Sang Ayah
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @farelprayoga.real / TikTok @fareluniverse

tvOnenews.com - Farel Prayoga, penyanyi cilik yang pernah naik daun, tengah menjadi sorotan publik bukan hanya karena bakatnya dalam bernyanyi, tetapi juga terkait kabar kontroversial soal pengelolaan honor manggungnya.

Berdasarkan pengakuan manajernya, Rais, bocah berusia 15 tahun ini mampu meraih honor hingga Rp100 juta sekali manggung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nominal ini tercatat sejak awal karier Farel viral di masyarakat, tepat setelah lagu “Ojo Dibandingke” meledak dan membuatnya dikenal luas.

“Ya, dari awal dia viral saja, dari manajer pertama itu, sekali manggung Rp75 sampai Rp100 juta,” ungkap Rais kepada awak media, belum lama ini.

Tidak hanya dari panggung, Farel juga memperoleh rezeki dari media sosial, termasuk kontrak iklan yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah.

Rais menambahkan, pada puncak awal kariernya, Farel bahkan bisa mengantongi pendapatan hingga Rp1 miliar per bulan hanya dari iklan.

Ayah Farel, Farel Prayoga, dan Manajer Rais
Ayah Farel, Farel Prayoga, dan Manajer Rais
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / TikTok @fareluniverse / Instagram @rais_simpson

Jika digabungkan dengan honor manggung, total pendapatan per bulan diperkirakan bisa mencapai Rp6 miliar.

“Bisa saja di atas 5 atau di atas 6, gitu kan, atau di bawah 10, kan bisa. Namanya kira-kira, gitu lho,” jelas Rais.

Ketenaran Farel Prayoga semakin menanjak ketika ia diundang bernyanyi di Istana Negara saat perayaan Hari Kemerdekaan RI.

Popularitasnya meningkat drastis, membuat setiap penampilan dan aktivitasnya selalu disorot masyarakat. Sayangnya, sorotan itu tidak lepas dari polemik mengenai kondisi keuangan Farel.

Dalam sebuah podcast bersama Denny Sumargo, Farel mengungkapkan kondisi finansialnya yang kini terbilang terbatas.

Ia menceritakan saldo rekeningnya yang tinggal Rp56.000, padahal sebelumnya disebut-sebut mencapai ratusan juta rupiah.

Farel bahkan menyatakan, uang hasil jerih payahnya dikabarkan habis dan sebagian digunakan oleh ayahnya untuk keperluan pribadi, termasuk pembelian seekor kuda tanpa sepengetahuannya.

Kabar ini memicu kontroversi karena ayah kandung Farel, Joko, membantah keras tudingan bahwa dirinya menilep uang hasil manggung anaknya hingga mencapai Rp10 miliar.

Farel Prayoga & Denny Sumargo
Farel Prayoga & Denny Sumargo
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube CURHAT BANG Denny Sumargo

Joko menantang pihak manajemen untuk membuktikan klaim tersebut secara transparan.

“Buktikan dahulu dari akar masalah yang dimulai dari perkataanmu bahwa penghasilan anak saya Rp 10 miliar. Kalau dibilang miliaran memang ada, tapi sampai Rp 10 miliar itu jauh sekali nominalnya,” ujar Joko dengan nada tegas.

Joko menekankan agar tudingan seperti ini tidak disebarluaskan secara sepihak tanpa dasar bukti yang jelas.

“Jangan keburukan saya saja yang kamu spill, lalu permasalahan ini kamu lupakan. Buktikan juga yang Rp 10 miliar itu. Kalau tidak bisa dibuktikan, berarti omongan kamu bohong,” tambahnya.

Sementara itu, publik terus menyoroti perkembangan kasus ini. Banyak netizen yang penasaran bagaimana kebenaran dari nominal besar yang disebut-sebut sebagai honor Farel Prayoga.

Polemik ini menjadi pelajaran penting tentang manajemen keuangan untuk artis muda.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mengingat Farel masih berusia remaja, pengelolaan dana yang transparan dan profesional sangat dibutuhkan agar hasil jerih payahnya tidak habis sia-sia.

Terlepas dari kontroversi, bakat Farel Prayoga di dunia musik tetap menjadi sorotan positif dan membuat publik menantikan karya-karya selanjutnya dari penyanyi cilik fenomenal ini. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT