News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Omongan Farel Prayoga Terbukti, Rata-rata Penghasilannya Mengalir ke Keluarga Berujung Disalahgunakan

Manajer Farel Prayoga, Muhammad Rais mengungkapkan penghasilan penyanyi cilik itu disalurkan ke keluarga. Tujuannya untuk bantu memenuhi kebutuhan sehari-hari.
Selasa, 6 Januari 2026 - 19:26 WIB
Kedua orang tua penyanyi cilik Farel Prayoga
Sumber :
  • Kolase tangkapan layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo & Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com - Manajer Farel Prayoga, Muhammad Rais berbicara soal honor pendapatan sang penyanyi cilik. Hal ini mengingat isu seputar penghasilan kembali heboh.

Rais menyampaikan, pendapatan Farel Prayoga telah dikelola dengan mekanisme yang terukur. Ia hanya meluruskan pertanyaan terkait pengelolaan pendapatan keuangan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Rais mengatakan, rata-rata penghasilan Farel mengalir ke keluarga. Tujuannya untuk memenuhi kebutuhan keluarga besarnya.

"Penghasilan Farel digunakan kebutuhan keluarga. Ini termasuk biaya hidup dan keperluan sehari-hari," ungkap Rais dilansir dari Reyben Entertainment, Selasa (6/1/2026).

Manajer Rais, Farel Prayoga, dan Hagistio Pradika, S.Pd., Wakil Ketua Komnas PA DKI Jakarta.
Manajer Rais, Farel Prayoga, dan Hagistio Pradika, S.Pd., Wakil Ketua Komnas PA DKI Jakarta.
Sumber :
  • YouTube Reyben Entertainment

Rais memahami betul pengelolaan penghasilan Farel Prayoga dipertanyakan publik. Nama Farel sendiri melejit sejak tahun 2022.

Nama Farel semakin populer melalui sebuah karya lagu berjudul "Ojo Dibandingke". Bahkan penyanyi cilik itu pernah diundang di acara HUT ke-77 RI di Istana Negara.

Kehadiran Farel membuat Presiden ke-7 RI, Jokowi Widodo (Jokowi) dan seluruh pejabat yang hadir di Istana Negara ikut bergoyang. Keseruan itu berkat lagu Ojo Dibandingke.

Farel juga diundang ke berbagai acara. Hal ini membuat pendapatannya bisa menyentuh angka miliaran rupiah.

Farel Prayoga Diawasi Orang Dewasa

Di tengah-tengah popularitas tersebut, kata Rais, Farel masih mendapat pengawasan dari orang dewasa. Pasalnya sang penyanyi masih berusia dini.

Tentu saja, Farel masih belum cukup mengetahui cara pengelolaan uang yang baik. Pihak manajemen selalu membicarakan keputusan terkait penggunaan Farel.

Pihak manajemen tetap mengutamakan penggunaan uang dari pendapatan Farel saat masih populer. Karena masih kecil, Farel harus layak mendapatkan kebutuhan pendidikan hingga masa depannya.

"Tidak semua uang langsung habis dipakai. Karena ada (pendapatan) disimpan dan dipersiapkan untuk pendidikannya Farel," jelasnya.

Farel Prayoga Tidak Dipaksa Bekerja

Rais menjelaskan, pihak manajemen tidak memaksa Farel untuk bekerja. Jadwal konser hingga tampil di berbagai acara atas pertimbangan diskusi antara manajemen dan Farel.

Rais menuturkan, kondisi fisik dan mental Farel menjadi hal utama. Maka dari itu, ia memastikan jadwal kerja Farel tidak berlebihan dan masih dalam batas wajar.

"Kami memastikan Farel harus tetap bersekolah dan tidak kehilangan masa kecilnya," terangnya.

Sayangnya mekanisme mengatur penghasilan Farel Prayoga tidak berjalan baik. Lewat podcast YouTube Denny Sumargo, Farel sendiri pernah menceritakan betapa pahitnya kondisi saat ini.

Penyanyi cilik asal Banyuwangi itu harus hidup di tengah keterbatasan ekonomi. Hal ini bermula saat seluruh penghasilannya diserahkan 100 persen ke kedua orang tuanya.

Seluruh Penghasilan Farel Prayoga Disalahgunakan Keluarga

Farel menduga penghasilan dipegang orang tuanya tidak dijaga dengan baik. Sang ayah, Joko Suyoto dan ibu tirinya, Siti Mujayanah bersekongkol demi membahagiakan mereka.

"Pernah satu keluarga sekongkol, bapak, ibu, kakak. Waktu itu kakak dibelikan kuda lagi pas banget aku mau manggung," ungkap Farel dinukil dari kanal YouTube Curhat Bang Denny Sumargo.

Ironisnya, Farel sama sekali tidak menggunakan uang dari hasil jerih payahnya. Ia bercerita uang tabungan di ATM hanya tersisa Rp56 ribu ketika ingin beli minuman di supermarket.

Farel kaget dengan jumlah tersebut. Ia mengetahui saldo uang tabungan di ATM sebelumnya bisa mencapai ratusan juta.

Farel juga terkejut aset peternakan sapi miliknya dijual secara diam-diam. Kebusukan kedua orang tuanya mulai terungkap ketika satu keluarga saling bertengkar sehingga membuka aib masing-masing.

Puncak polemik penghasilan Farel Prayoga saat Joko Suyoto terjerat kasus judi online. Sang ayah diduga menghabiskan uang anaknya demi bermain judi online.

Akibatnya, Joko Suyoto diringkus oleh Satreskrim Polresta Banyuwangi. Ia terjerat operasi tangkap tangan (OTT) yang berlangsung pada Selasa, 11 Juni 2025.

Farel mengatakan, dampak transfer uang ke kedua orang tuanya membuat saldo di ATM tersisa sedikit. Hal ini membuat hidupnya semakin sulit setelah seluruh penghasilannya disalahgunakan keluarga.

"Uangku paling sisa ceban. Mentok tadi lihat di ATM seratus ribuan doang," ucap Farel.

Ayah Farel Prayoga Bantah Pakai Uang Miliaran Rupiah

Farel Prayoga, Manajer Rais, dan Sang Ayah
Farel Prayoga, Manajer Rais, dan Sang Ayah
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @rais_simptson / TikTok @fareluniverse

Belum lama ini, Joko buka suara melalui TikTok @fareluniverse. Ia menyinggung manajer Farel Prayoga, Rais yang menuduh dirinya telah menggunakan uang Farel sebesar Rp10 miliar.

Joko pun menantang Rais untuk membuktikannya. Jika tidak ada bukti, manajer Farel itu dinilai hanya membual dan mengada-ngada.

Rais coba mengklarifikasi sebutan angka Rp10 miliar bukanlah angka yang pasti. Ia hanya memperkirakan honor milik Farel telah digunakan Joko dan keluarganya sekitar segitu.

Farel menyayangkan kemunculan sang ayah kembali membahas penghasilan disorot publik. Ia sudah tidak mempermasalahkan seluruh honornya dihabiskan secara sia-sia oleh orang tuanya.

"Dari keadaan ini tuh, aku kayak semakin enggak dihargain ikhlasku. Aku prihatin banget sih karena aku sebenarnya sayang sama mereka," terang Farel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polemik honor yang dipakai kedua orang tuanya membuat keadaan Farel berada di titik terendah. Ia berharap perseteruan ini berakhir dan menemukan jalan damai.

(hap)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT