News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komnas Perlindungan Anak Akan Panggil Orangtua Farel Prayoga

Komnas Perlindungan Anak menanggapi soal permasalahan keluarga yang dihadapi Farel Prayoga. Komnas PA akan memanggil orangtua Farel untuk dimintai keterangan.
Selasa, 6 Januari 2026 - 09:36 WIB
Farel Prayoga dan Sang Ayah
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @farelprayoga.real / TikTok @fareluniverse

tvOnenews.com - Komnas Perlindungan Anak menanggapi soal permasalahan keluarga yang dihadapi oleh penyanyi cilik Farel Prayoga.

Agustinus Sirait, SE, ketua komnas Perlindungan Anak, melalui YouTube Reyben Entertainment, Senin (5/1/2026), mengungkapkan akan Komnas PA berkomitmen untuk menjadi garda terdepan untuk melindungi anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Tugas kita sebagai lembaga perlindungan anak memastikan bahwa siapapun anaknya jika diperlukan perlindungan, tentu kita Komnnas Perlindungan Anak berada di garda yang terdepan untuk melindungi anak sesuai fungsi kita," ucapnya.

Agustinus Sirait, SE, ketua komnas Perlindungan Anak
Agustinus Sirait, SE, ketua komnas Perlindungan Anak
Sumber :
  • tangkapan layar YouTube Reyben Entertainment

Menanggapi permasalah keluarga Farel, Agustinus menyebut akan memanggil orangtua penyanyi cilik tersebut untuk dimintai keterangan.

"Kami akan coba untuk memanggil orangtuanya, baik ayah atau ibunya untuk bisa kami mintakan klarifikasinya tentang berita-berita ini tentunya seperti itu," ucapnya.

Jawaban Komnas Anak soal Adanya Dugaan Farel Prayoga Dieksploitasi

Agustinus menjelaskan, sesuatu bisa dikatakan sebagai eksploitasi jika ada 10 hak anak yang direnggut.

Pelakunya pun bisa siapa saja, tidak terbatas pada orangtua. Salah satu bentuknya yaitu eksploitasi ekonomi.

"Poin pertama adalah, ketika si Farel tidak diberitahu, misalnya oleh orangtuanya berapa jumlah uangnya (penghasilannya)," ujar Agustinus.

"Ya, itu merupakan suatu apa? Langkah awal eksploitasi," imbuhnya.

Mengingat Farel merupakan penyanyi, Agustinus mengatakan, Farel harus diberi tahu ke mana uang tersebut digunakan.

Farel Prayoga
Farel Prayoga
Sumber :
  • dok ist

"Siapa yang menggunakan (uangnya)? itu hak anak harus mengetahui itu. Apalagi ini adalah kerja kerasnya dia seperti itu. Bukan serta-merta ,mentang-mentang orangtua kandung, kemudian bebas menggunakan uang itu," papar Agustinus.

Terkait hal tersebut, Agustinus menyebut bahwa orangtua hanya punya hak untuk mengasuh atau mewakili, tidak untuk menguasai pendapatan yang diterima anak.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Hanya berhak untuk mewakili ya. Apa, mewalikan sampai anak itu berumur sebelum 18 tahun. 
Jadi tugas orangtua sebenarnya hanya untuk menjaga sementara," pungkasnya.

(nka)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT