News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kondisi Mental Penyanyi Cilik Farel Prayoga Diawasi Komnas PA, di Tengah Konflik Manajer vs Ayah

Menurut Wakil Ketua Komnas PA Hagistio, popularitas yang datang terlalu cepat dapat memengaruhi kondisi psikis anak apabila tidak disertai pendampingan yang ...
Senin, 5 Januari 2026 - 16:55 WIB
Farel Prayoga dan Sang Ayah
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @farelprayoga.real / TikTok @fareluniverse

tvOnenews.com — Kondisi mental Farel Prayoga menjadi sorotan di tengah polemik uang antara manajer dan keluarga Farel kembali mencuat ke ruang publik. 

Banyak pihak menaruh perhatian pada dampak psikologis yang berpotensi dialami penyanyi cilik tersebut akibat tekanan popularitas dan konflik yang terbuka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menanggapi hal tersebut Wakil Ketua Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) Hagistio Pradika menegaskan bahwa aspek kesehatan mental anak menjadi perhatian utama lembaganya. 

Farel Prayoga dan Manajernya, Muhammad Rais
Farel Prayoga dan Manajernya, Muhammad Rais
Sumber :
  • Instagram @rais_simpson

Ia menyebut Farel berada dalam situasi tekanan publik yang cukup tinggi, mengingat statusnya sebagai figur publik di usia dini.

Menurut Hagistio, popularitas yang datang terlalu cepat dapat memengaruhi kondisi psikis anak apabila tidak disertai pendampingan yang memadai, terlebih ketika dibarengi konflik keluarga yang terekspos ke publik.

“Anak dalam posisi seperti ini sangat membutuhkan pendampingan psikologis yang konsisten,” ujar Hagistio, dikutip tvOnenews.com dari kanal YouTube Reyben Entertainment, Senin (5/1/2026).

Ia menjelaskan, tekanan mental pada anak tidak selalu tampak secara kasat mata. Gejalanya bisa muncul dalam bentuk perubahan perilaku, emosi yang tidak stabil, hingga menurunnya motivasi belajar dan aktivitas sehari-hari.

Hagistio menilai penting adanya ruang aman bagi Farel. Lingkungan keluarga, manajemen, hingga orang-orang terdekat disebut memiliki peran krusial dalam menjaga kestabilan emosional anak.

Dalam penilaiannya, Komnas PA menyebut kondisi Farel saat ini masih tergolong relatif stabil. Meski demikian, pemantauan tetap perlu dilakukan secara berkala karena situasi yang dihadapi bersifat dinamis.

“Secara umum kondisinya masih terkendali, tetapi tetap harus diawasi karena situasinya dinamis,” kata Hagistio.

Komnas PA juga mengingatkan agar anak tidak dijadikan objek konflik orang dewasa. Permasalahan keluarga, menurutnya, semestinya tidak dibebankan kepada anak, apalagi dipertontonkan di ruang publik.

Farel Prayoga dan sang ayah, Joko Suyoto
Farel Prayoga dan sang ayah, Joko Suyoto
Sumber :
  • Kolase Instagram/@farelprayoga.real & TikTok/@fareluniverse

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Lembaga tersebut menilai keterlibatan anak dalam polemik berkepanjangan berpotensi menimbulkan trauma jangka panjang yang dapat memengaruhi perkembangan kepribadian di masa depan.

Untuk itu, Komnas PA mendorong adanya pendampingan psikolog profesional agar anak dapat mengekspresikan perasaannya secara sehat dan terlindungi. 

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT