News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Reaksi Jujur Farel Prayoga Saat Ayah Tantang Manajer: Bukan Umurku Mengurus Masalah Ini

Reaksi jujur Farel Prayoga saat ayahnya menantang manajernya, Rais soal konflik keuangan. Farel mengaku tak seharusnya menghadapi masalah berat di usianya.
Senin, 5 Januari 2026 - 11:46 WIB
Farel Prayoga dan Sang Ayah
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram @farelprayoga.real / TikTok @fareluniverse

tvOnenews.com - Nama Farel Prayoga kembali menjadi perbincangan publik. Penyanyi cilik yang dulu dielu-elukan usai tampil di Istana Negara di hadapan Presiden Joko Widodo itu kini justru terseret konflik pelik terkait pengelolaan keuangannya. 

Dari penghasilan yang disebut-sebut mencapai miliaran rupiah, situasi berbalik menjadi polemik terbuka antara keluarga dan pihak manajemen.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Konflik di lingkungan Farel Prayoga, penyanyi yang dikenal lewat lagu Ojo Dibandingke, belakangan semakin memanas. 

farel prayoga
Farel Prayoga. (Sumber: Kolase Tangkapan Layar YouTube Curhat Bang Denny Sumargo/Sekretariat Presiden)

Perseteruan ini melibatkan ayah kandung Farel dan pihak manajer, dengan saling tuding soal siapa yang bertanggung jawab atas kondisi keuangan sang penyanyi cilik. 

Isu utama yang mencuat adalah dugaan habisnya uang hasil kerja Farel selama bertahun-tahun.

Pihak keluarga menilai ada kejanggalan dalam pengelolaan keuangan tersebut. Sebaliknya, manajemen justru melontarkan tudingan bahwa ayah Farel diduga menghabiskan uang sang anak hingga nominal fantastis. Situasi ini pun berkembang menjadi polemik yang ramai diperbincangkan publik.

Awal mula konflik ini mencuat setelah pengakuan Farel Prayoga dalam sebuah podcast bersama Denny Sumargo. 

Dalam perbincangan tersebut, Farel mengungkapkan bahwa kondisi ekonominya kini sangat terbatas, jauh berbeda dengan masa ketika ia memiliki jadwal manggung yang padat sebagai penyanyi cilik.

 Farel mengaku uang hasil jerih payahnya selama ini telah habis dan rekening pribadinya nyaris kosong.

Ia bahkan menceritakan pengalamannya saat mendapati saldo ATM hanya tersisa puluhan ribu rupiah, padahal sebelumnya disebut mencapai ratusan juta rupiah. 

Saat mempertanyakan hal tersebut, Farel merasa justru dituding boros oleh orang tuanya.

Seiring waktu, muncul dugaan bahwa sebagian uang hasil kerja Farel digunakan oleh anggota keluarga untuk kepentingan pribadi dengan nilai yang tidak sedikit, bahkan disebut mencapai miliaran rupiah.

Menanggapi tudingan tersebut, Joko, ayah kandung Farel, membantah keras pernyataan manajer Muhammad Rais yang menyebut dirinya telah menghabiskan uang Farel hingga Rp 10 miliar. 

Melalui unggahan di akun TikTok @fareluniverse, Joko secara terbuka menantang pihak manajemen untuk membuktikan klaim tersebut.

farel prayoga
Ayah Farel Prayoga. (Sumber: Kolase tvOnenews.com / TikTok @fareluniverse)

“Jangan kamu spill yang sekiranya kamu baik saja, keburukan saya saja yang kamu spill. Itu kan sudah kamu spill semua. Terus jawabannya ada di ATM file itu print, karena kamu bisa bilang begitu ya,” ujar ayah Farel.

Ia melanjutkan, “Buktikan omongan kamu. Berarti kalau kamu nggak bisa buktikan omongan kamu kurang lebih dari 10 M, berarti ngomong kosong itu omongan kamu. Omong tok berarti.”

Menurut Joko, akar masalah konflik ini justru berawal dari klaim penghasilan Farel yang disebut mencapai Rp 10 miliar. 

“Sekarang ini ya, yang jadi titik poinnya itu buktikan dululah. Buktikan yang awal dari masalah, ya akar masalah ini semua. Akarnya itu dari perkataanmu soal penghasilan yang kurang lebih 10 M dan juga banyaklah yang demi keluarga,” katanya.

Ia juga menegaskan, “Sekarang intinya itu, tolonglah kamu buktikan. Kan sudah kamu spill semua keburukan saya, sudah pada tahu kan. Sekarang ini buktikan. Saya minta tolong sama kamu, beritahu semua penghasilan Farel, juga kamu spill dari mana itu 10 M. Kalau miliaran ada miliaran, tapi kalau 10 M, eh jauh sekali nominalnya. Itu saja kamu buktikan. Sebetulnya itu akar masalahnya dari omongan kamu yang kamu bilang kurang lebih 10 M.”

Di tengah polemik yang terus bergulir, Farel Prayoga akhirnya buka suara melalui wawancara bersama awak media yang diunggah di kanal YouTube Reyben Entertainment pada 4 Januari 2026. 

Dalam kesempatan itu, Farel didampingi manajernya, Rais, serta Hagistio Pradika, S.Pd., Wakil Ketua Komnas PA DKI Jakarta.

farel prayoga
Farel Prayoga, Manager Rais, dan Hagistio Pradika, S.Pd., Wakil Ketua Komnas PA DKI Jakarta. (Sumber: YouTube Reyben Entertainment)

Farel mengaku prihatin dengan permasalahan yang sedang dihadapinya. “Aku sebenarnya cukup prihatin juga dengan adanya permasalahan ini. Aku juga sudah menguatkan diri aku sendiri dan mulai mendewasakan diri agar aku bisa lebih dewasa dan tidak mengulang kesalahan yang kedua kalinya,” ujar Farel.

Ia juga menyampaikan kejujuran perasaannya terkait situasi yang menimpanya. “Karena masalah ini juga seharusnya aku tidak ada di sini. Maksudnya, bukan di umurkulah aku mengurus masalah seperti ini. Cuma ya mau gimana lagi, ini kan harusnya aku memang harus terlibat di masalah ini karena memang yang bersangkutan aku juga, karena gimana ya bilangnya, peran utamanya saya di sini,” katanya.

Saat ditanya awak media mengenai cara menguatkan diri di tengah tekanan, Farel mengungkapkan bahwa banyak orang di sekitarnya yang memberi dukungan. 

“Oh, banyak orang-orang di sekitar aku, pasti banyak. Ada pendamping aku, ada manajer aku juga yang selalu menguatkan aku. Pastinya juga fans-fans aku yang selalu men-support aku. Itu juga buat aku lebih tenang dan supaya enggak terlalu kena mental,” tutup Farel.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Polemik ini masih terus berkembang dan menyedot perhatian publik. Di tengah konflik antara ayah dan manajer, masa depan Farel Prayoga sebagai penyanyi muda berbakat kini ikut dipertaruhkan, sekaligus menjadi sorotan soal pentingnya perlindungan dan transparansi bagi anak yang berkarier di industri hiburan.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT