News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ramai Cocoklogi Liburan Eropa Ridwan Kamil dan Aura Kasih, Ki Prana Lewu Beri Peringatan Menohok

​​​​​​​Cocoklogi Ridwan Kamil dan Aura Kasih soal liburan Eropa ramai dibahas. Ki Prana Lewu beri peringatan agar publik tak mudah berprasangka dan menghakimi.
Minggu, 4 Januari 2026 - 15:41 WIB
Aura Kasih, Ki Prana Lewu, dan Ridwan Kamil
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com / Instagram Aura Kasih / YouTube Intens Investigasi / YouTube Denny Sumargao

tvOnenews.com - Nama Ridwan Kamil kembali menjadi sorotan publik seiring ramainya perbincangan netizen yang mengaitkannya dengan penyanyi Aura Kasih

Isu tersebut kian melebar setelah berbagai foto kebersamaan keduanya di media sosial memunculkan dugaan liburan bersama ke Eropa. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Di tengah derasnya cocoklogi warganet, sosok ahli spiritual Ki Prana Lewu ikut terseret dan akhirnya angkat bicara untuk meluruskan berbagai asumsi yang berkembang.

ridwan kamil
Ridwan Kamil dan Aura Kasih. (Sumber: Kolase tvOnenews.com/ Instagram @ridwankamil @aurakasih)

Perhatian terhadap Ki Prana Lewu bermula ketika foto lama dirinya kembali viral dan disamakan dengan Aura Kasih. 

Bahkan, sebagian netizen menduga adanya hubungan keluarga di antara keduanya.

Menanggapi hal itu, Ki Prana Lewu dengan tegas membantah dan menegaskan bahwa kemiripan tersebut berasal dari foto belasan tahun lalu, saat ia pertama kali terjun ke dunia hiburan dengan penampilan rambut panjang dan tubuh atletis. 

Menurutnya, foto lama yang baru viral sekarang itu keliru jika dikaitkan dengan Aura Kasih.

Selain meluruskan soal foto, Ki Prana Lewu juga menanggapi isu yang lebih luas terkait Ridwan Kamil dan Aura Kasih, khususnya cocoklogi netizen mengenai dugaan liburan Eropa berdua. 

Ia menilai, apa yang dilakukan warganet sejatinya hanyalah praduga yang belum tentu mencerminkan fakta sebenarnya. 

Menurutnya, publik hanya melihat potongan gambar tanpa mengetahui kehidupan yang dijalani oleh pihak-pihak terkait.

Pandangan tersebut disampaikan Ki Prana Lewu dalam tayangan YouTube Intens Investigasi pada 3 Januari 2026. 

ki prana lewu
Ki Prana Lewu soal Cocoklogi Liburan Eropa Ridwan Kamil dan Aura Kasih. (Sumber: YouTube Intens Investigasi)

Ia mengatakan, “Cocoklogi karena gini netizen nih kan sebenarnya memiliki sesuatu hal yang disebut dengan istilah praduga. Ya bisa benar bisa enggak tapi kan kembalikan lagi yang tahu dan menjalani itu kan orang-orang yang bersangkutan.”

Lebih lanjut, Ki Prana Lewu mengingatkan bahwa asumsi publik bisa saja keliru dan berujung pada fitnah. 

“Kalaupun memang betul ya bisa jadi karena itu satu kebetulan yang memang tidak disengaja dilihat oleh para netizen. Kalaupun salah ya jatuhnya kan fitnah ya,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat perlu lebih berhati-hati dalam menarik kesimpulan dari apa yang beredar di media sosial.

Terkait sorotan terhadap gaya hidup dan perjalanan ke luar negeri, Ki Prana Lewu juga menekankan bahwa hal tersebut merupakan hak pribadi setiap individu. 

“Kembali lagi itu hak dari setiap orang mau hidup seperti apa atau memiliki benda seperti apa ya. Kalaupun dikasih ya berarti kan suka alhamdulillah. Kalaupun enggak dikasih ya bisa aja dia beli ya kan. Kan kita enggak pernah tahu atau dia jalan-jalan ke Eropa sekalipun kan bisa aja pakai duitnya sendiri bukan dibayarin orang ya kan,” katanya.

Tak hanya itu, Ki Prana Lewu juga mengungkap bahwa dirinya pernah mengirimkan pesan peringatan kepada Ridwan Kamil jauh sebelum isu ini mencuat ke publik. 

Pesan tersebut didasari perhitungan dan firasat dari ilmu falakiyah yang ia pelajari, meski diakuinya tidak mendapatkan respons. 

Meski demikian, ia memilih menyampaikan hal itu sebagai bentuk kehati-hatian, bukan untuk memperkeruh keadaan.

Menutup keterangannya, Ki Prana Lewu menyampaikan doa agar permasalahan yang tengah dihadapi Ridwan Kamil dapat segera menemukan jalan terbaik. 

Ia menilai isu yang berkembang saat ini telah masuk ke ranah yang lebih besar dan kompleks. 

“Yang jelas seperti tadi sempat saya bilang, ini masuk ranah sudah masuk ranah politik. yang mengetahui lebih dalam kan yang bersangkutan. kita ini hanya sebagai analis yang menyimak segala suatu peristiwa yang terjadi saat ini ataupun yang akan datang,” tuturnya.

Ia juga mengingatkan publik agar tidak mudah melabeli dan menghakimi seseorang, terlebih jika berkaitan dengan karier dan kehidupan pribadi.

 “Kalaupun ini berhubungan dengan karir, ya kembalikan lagi. Kalau orang sudah mengakui kesalahan ya kenapa harus kita korek-korek kembali? Karena kan saya juga sudah pernah menyampaikan jangan sampai melabeling seseorang dengan sebutan hal-hal yang sifatnya tidak baik,” ucapnya.

Sebagai penutup, Ki Prana Lewu mengajak masyarakat untuk lebih rendah hati dalam menilai orang lain. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Karena apa? Karena kita hidup tidak pernah tahu satu detik ke depan. Bisa jadi orang yang kita hina itu lebih baik daripada kita saat ini. Karena ketika Allah sudah membolak-balikkan satu kehidupan seseorang, bisa aja saat ini kita menghina orang lain, bisa jadi di kemudian hari kita yang jadi terhina daripada orang yang kita hina. Sudah serahkan aja sama yang di atas,” pungkasnya.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT