News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Foto Liburan Ridwan Kamil dan Aura Kasih di Eropa Tersebar, Asli atau Rekayasa? Begini Kata Pakar Telematika

Banyak netizen yang mencocokkan foto-foto Aura Kasih dan Ridwan Kamil seakan mereka memiliki kedekatan. Untuk membuktikan keaslian foto, begini penjelasan pakar telematika
Minggu, 28 Desember 2025 - 18:08 WIB
Ridwan Kamil dan Aura Kasih
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com/ Instagram @ridwankamil @aurakasih

tvOnenews.com - Publik seakan bertanya apa alasan dari keputusan Atalia Praratya untuk menggugat cerai suaminya, Ridwan Kamil.

Kini netizen mengaitkan kedekatan Ridwan Kamil dengan sosok wanita lain, salah satu yang terseret namanya yaitu Aura Kasih.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak netizen yang mencocokkan foto-foto Aura Kasih dan Ridwan Kamil seakan mereka memiliki kedekatan.

Pakar Telematika, Abimanyu Wahjouwidajat menjelaskan cara untuk membuktikan apakah foto-foto tersebut dapat membuktikan kedekatan mereka? Benarkah foto tersebut asli atau hasil editan pihak yang tidak bertanggung jawab?

Kolase foto dugaan liburan bareng Aura Kasih dan Ridwan Kamil
Kolase foto dugaan liburan bareng Aura Kasih dan Ridwan Kamil
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jika dilihat dari foto-foto yang viral di media sosial, terlihat foto RK yang sedang berlibur di Eropa seakan tidak sendirian. Sebab, fotonya seperti dipotret oleh seseorang.

“Logikanya sekarang, semua foto tersebut bukan foto selfie. Kalau begitu ada yang fotoin, bukan jarak dekat. Nah yang fotoin ini siapa?” ungkap Abimanyu pada tayangan YouTube Cumicumi.

Dari posisi pengambilan foto, keduanya terkadang mengambil foto dalam berbagai sudut, seperti mengambil jarak jauh hingga posisi yang bagus. 

Berdasarkan penjelasan tersebut, Abimanyu menjelaskan adanya niat tertentu untuk mencari foto terbaik.

“Dari situ sudah jelas, they are not alone,” tegasnya.

Kemudian foto dapat dibuktikan dari kesamaan waktu, bukan waktu unggah foto maupun videonya tetapi kesamaan momentum.

“Paling tidak umpamanya yang satu diunggah katakanlah tanggal 23 di satu bulan tertentu, yang satunya diunggah sebulan setelahnya. Berarti memang ada perbedaan waktu,” terang pakar telematika itu.

“Kalau berjarak dekat, berarti hanya delay,” sambungnya.

Pakar Telematika, Abimanyu Wachjouwidajat
Pakar Telematika, Abimanyu Wachjouwidajat
Sumber :
  • Tim tvOne - Apa Kabar Indonesia Pagi

Jika ingin melihat lebih teliti dapat dibuktikan dengan arah bayangannya.

“Kalau mau melihat lebih teliti sih, arah bayangannya. Udah saya tidak mau mengambil kesimpulan periksa sendiri,” kata Abimanyu.

Selain itu, colour tone dan temperatur juga bisa membuktikan apakah keduanya berada di momen yang sama atau tidak.

“Kemudian bisa dilihat colour tone-nya dari dua foto tersebut, tinggal dibandingkan. Itu orang-orang fotografi tahu lah,” jelas Abimanyu.

“Dari temperatur itu pasti kelihatan, itu sama-sama lag diluar apa nggak,” lanjutnya.

Tak hanya itu dengan cara-cara tersebut, sejumlah cara lainnya bisa digunakan untuk membuktikan apakah keduanya berada di momen yang sama atau tidak.

“Terlepas dari situ, sebetulnya tinggal dicek betulkah keduanya memang lagi ada di kota yang sama atau tidak dan beberapa cara lainnya juga bisa,” ujarnya.

Dalam hal ini pakar telematika tersebut menjelaskan berdasarkan foto yang beredar di media sosial. 

Namun, apabila foto ini dijadikan sebagai pembuktian hukum di pengadilan, maka bisa terjadi penyanggahan. Jika ingin lebih detail bisa ditelusuri hingga ke metadata.

“Tapi saya belum perlu masuk sampai ke metadata. Karena belum diminta untuk pembuktian pengadilan segala jadi ini baru sampai disini saja analisanya,” kata Abimanyu.

Abimanyu menjelaskan bahwa suatu data digital pada dasarnya akan menjadi ramai dibicarakan apabila informasi tersebut viral.

Dari yang viral tersebut maka data harus diperiksa atau di verifikasi. 

Setelah melakukan verifikasi, data tersebut akan menjadi valid berarti sudah dinilai sebagai data yang value dan layak digunakan sebagai bukti.

“Tetapi kalau dari jejeran data yang banyak, satu ditutup-tutupi, yang satu blur, yang satu kurang diapain, di crop, ditambahi caption ini itu nah itu yang harus dipilah,” tuturnya.

“Karena masa mau menggunakan data yang sudah hasil editan. Walaupun baru dikasih caption, itu sudah editan. Dia tidak layak untuk dijadikan bukti apalagi kesaksian,” pungkasnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Oleh sebab itu, harus dilakukan penelusuran mencari data yang paling awal dan masih bersih dari editan. Tentunya pada konten dari pemilik handphone aslinya.

(kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT