News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terungkap Dua Motif Sementara Pembunuh Mahasiswi UMM di Jawa Timur, Bripka AS dan Suyit Ditetapkan sebagai Tersangka

kasus pembunuhan mahasiswi UMM, Faradila Amalia Najwa masih didalami pihak Kepolisian Jawa Timur.
Kamis, 25 Desember 2025 - 07:55 WIB
Terungkap Dua Motif Sementara Pembunuh Mahasiswi UMM di Jawa Timur, Bripka AS dan Suyit Ditetapkan sebagai Tersangka
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/istimewa

Jakarta, tvonenews.com- Fakta baru terungkap pada kasus pembunuhan yang menyeret oknum polisi, Bripka AS. Dengan tega menghabisi adik iparnya sendiri.

Kuasa Hukum Ungkap Fakta Lain atas Meninggalnya Mahasiswi UMM yang Dibunuh Bripka AS
Kuasa Hukum Ungkap Fakta Lain atas Meninggalnya Mahasiswi UMM yang Dibunuh Bripka AS
Sumber :
  • istimewa/tvonenews.com

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejauh ini, kasus pembunuhan mahasiswi UMM, Faradila Amalia Najwa masih didalami pihak Kepolisian Jawa Timur. Terungkap motif sementara dari pelaku yang kini ditahan, Bripka AS alias Agus Sulaiman dan Suyit.

Tak hanya bertujuan untuk menghilangkan nyawa mahasiswi UMM Faradila. Polisi mengatakan kalau ada dua motif lain yang diketahui dan kini didalami.

Berdasarkan keterangan sementara, motif pembunuhan diduga dipicu oleh rasa sakit hati dan adanya keinginan tertentu.

Maka dengan ini, kepolisian belum dapat memastikan secara rinci sebelum seluruh keterangan diselaraskan.

Terungkap Dua Motif Sementara Pembunuh Mahasiswi UMM di Jawa Timur, Bripka AS dan Suyit Ditetapkan sebagai Tersangka
Terungkap Dua Motif Sementara Pembunuh Mahasiswi UMM di Jawa Timur, Bripka AS dan Suyit Ditetapkan sebagai Tersangka
Sumber :
  • dok.kolase tvOnenews.com/istimewa

"Keterangan sementara ya bilang sakit hati, ada juga terkait ingin memiliki barang gitu. Makanya masih kita dalami keterangannya supaya pas gitu motifnya," ujar Kasubdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Jatim AKBP Arbaridi Jumhur, dikutip dari laman resmi media hub Polri, Kamis (25/12).

Sehubungan dengan kasus ini, katanya Polisi masih memeriksa dua tersangka dalam kasus pembunuhan Faradila Amalia Najwa, mahasiswi Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) asal Kabupaten Probolinggo.

Menurutnya, pemeriksaan lanjutan dilakukan untuk memperoleh keterangan yang lebih pasti dari kedua tersangka, mengingat adanya perbedaan pengakuan.

"Jadi hari ini kita konfrontir lagi ya. Karena ada beberapa keterangan dari kedua tersangka yang berbeda," ujar Jumhur saat dikonfirmasi, Senin (22/12).

"Masih kita dalami karena masih ada perbedaan itu kan. Terkait motif masih kita dalami, kita cross check karena kita juga kemarin melakukan pemeriksaan di kosan," katanya.

"Juga teman-teman yang kuliah ini juga kita periksa, Ibu kos-nya juga kita periksa supaya nyambung itu semua," sambungnya.

Sebagaimana informasinya, Faradila yang ditemukan meninggal dunia di aliran sungai wilayah Kecamatan Wonorejo, Kabupaten Pasuruan, pada Selasa (16/12) lalu.

Kemudian, jasad korban pertama kali ditemukan oleh warga yang tengah mencari rumput di sekitar lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Petugas kepolisian yang menerima laporan segera mendatangi lokasi untuk melakukan evakuasi. Korban ditemukan masih mengenakan jaket hitam, celana panjang warna krem, serta helm berwarna pink.(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT