GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kenapa Resbob Pakai Baju Tahanan Warna Hijau bukan Oranye?

Tak sedikit warganet mempertanyakan alasan Resbob mengenakan baju tahanan berwarna hijau, bukan oranye seperti yang umum terlihat dalam berbagai kasus hukum ...
Kamis, 18 Desember 2025 - 11:44 WIB
Resbob pelaku penghina suku Sunda dan suporter Persib Viking pakai baju tahanan warna hijau di Polda Jawa Barat
Sumber :
  • Tangkapan layar

Jakarta, tvOnenews.com — Penampilan Adimas Firdaus alias Resbob saat dihadirkan dalam konferensi pers Polda Jawa Barat menyita perhatian publik. Tak sedikit warganet mempertanyakan alasan Resbob mengenakan baju tahanan berwarna hijau, bukan oranye seperti yang umum terlihat dalam berbagai kasus hukum.

Direktorat Reserse Siber (Ditressiber) Polda Jawa Barat telah resmi menetapkan Resbob sebagai tersangka kasus ujaran kebencian terhadap masyarakat Sunda dan suporter Persib Bandung Viking.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dari hasil pemeriksaan, motif utama perbuatan tersebut terungkap bukan sekadar emosi sesaat, melainkan dorongan keuntungan finansial.

Sosok konten kreator Resbob alias Adimas Firdaus hina suku Sunda hingga suporter Persib Viking.
Sosok konten kreator Resbob alias Adimas Firdaus hina suku Sunda hingga suporter Persib Viking.
Sumber :
  • Istimewa

Kapolda Jawa Barat Irjen Pol Rudi Setiawan mengungkapkan bahwa Resbob secara sengaja merancang konten siaran langsung bermuatan penghinaan untuk memancing atensi publik dan meningkatkan jumlah penonton.

“Yang bersangkutan adalah seorang live streamer. Dari tayangan yang dibuat, tersangka mendapatkan saweran. Konten ujaran kebencian itu sengaja dilakukan untuk meningkatkan penonton demi meraup pundi-pundi rupiah,” ujar Rudi Setiawan saat konferensi pers di Mapolda Jabar, Rabu (17/12/2025).

Resbob sebelumnya diamankan di Kota Semarang, Jawa Tengah, setelah berpindah-pindah lokasi. Usai pemeriksaan intensif dan pengumpulan barang bukti, penyidik memastikan unsur pidana telah terpenuhi.

Konten Kreator Adimas Firdaus alias Resbob digelandang polisi usai ditangkap di daerah Jawa Tengah
Konten Kreator Adimas Firdaus alias Resbob digelandang polisi usai ditangkap di daerah Jawa Tengah
Sumber :
  • Tangkapan Layar

Atas perbuatannya, Resbob dijerat Undang-Undang Informasi dan Transaksi Elektronik (ITE) dengan ancaman hukuman maksimal enam tahun penjara. Dalam kondisi tertentu, hukuman dapat diperberat sesuai pasal yang dikenakan.

Alasan Resbob Pakai Baju Tahanan Hijau

Munculnya Resbob dengan rompi tahanan hijau memicu spekulasi publik. Namun, hal tersebut berkaitan dengan kebijakan internal Polda Jawa Barat.

Di wilayah Polda Jabar, baju tahanan berwarna hijau digunakan untuk kasus kriminal umum, termasuk ujaran kebencian dan tindak pidana non-narkotika yang ditangani oleh satuan reserse kriminal atau siber.

Sementara itu, warna oranye lebih umum digunakan untuk kasus narkotika, meski penerapannya dapat berbeda di setiap daerah.

Konferensi pers kasus Resbob di Mapolda Jabar Kota Bandung Rabu (17/12/ 2025) sore.
Konferensi pers kasus Resbob di Mapolda Jabar Kota Bandung Rabu (17/12/ 2025) sore.
Sumber :
  • Cepi Kurnia/tvOne

Penggunaan warna cerah seperti hijau atau oranye memiliki tujuan utama agar tahanan mudah dikenali dan meminimalkan risiko pelarian, khususnya saat berada di ruang publik atau konferensi pers.

Usai penetapan tersangka, perwakilan masyarakat Sunda turut mendatangi Polda Jabar. Mereka bahkan membawa Kuda Renggong sebagai simbol budaya dan bentuk apresiasi kepada kepolisian atas penindakan kasus tersebut.

Salah satu momen yang menjadi perhatian publik adalah saat Resbob menyampaikan permintaan maaf kepada masyarakat Sunda.

Video tersebut diunggah Ketua Umum DPP Paguyuban Cepot Motah Indonesia, Tommy Subagja, melalui akun TikTok @tommysubagja001 dan langsung viral.

“Buat warga Jawa Barat, khususnya suku Sunda. Semua paguyuban-paguyuban, Viking. Pokoknya semua masyarakat Sunda saya minta maaf yang sebesar-besarnya,” ucap Resbob dalam video tersebut.

“Tolong maafin saya, saya menyesal atas perbuatan saya,” lanjutnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Tommy Subagja pun menanggapinya dengan ucapan selamat yang satir.

“Selamat kamu ya, kamu nanti makan cadong,” ucapnya singkat.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kejati Sumsel Tahan Dua Eks Pejabat PT Semen Baturaja, Kasus Distribusi Rugikan Perusahaan Rp 74,3 Miliar

Kejati Sumsel Tahan Dua Eks Pejabat PT Semen Baturaja, Kasus Distribusi Rugikan Perusahaan Rp 74,3 Miliar

Tim Penyidik Kejaksaan Tinggi Sumatera Selatan (Kejati Sumsel) kembali melakukan penahanan terhadap dua tersangka dalam perkara dugaan tindak pidana korupsi keg
Loalah, Pelatih Bulgaria Ternyata Fasih Berbahasa Indonesia, Ini Rekam Jejaknya bersama Persija, Persipura, hingga Timnas

Loalah, Pelatih Bulgaria Ternyata Fasih Berbahasa Indonesia, Ini Rekam Jejaknya bersama Persija, Persipura, hingga Timnas

Kehadiran Timnas Bulgaria di ajang FIFA Series 2026 di Indonesia membawa cerita tersendiri. Sosok pelatihnya Aleksandar Dimitrov bukan nama asing bagi publik ..
Sehebat Apa Kiper Keturunan Surabaya Ini sampai jadi Buah Bibir jelang FIFA Series?

Sehebat Apa Kiper Keturunan Surabaya Ini sampai jadi Buah Bibir jelang FIFA Series?

Penjaga gawang muda milik FC Volendam Kayne van Oevelen menjadi perbincangan publik sepak bola Indonesia menjelang FIFA Series. Kiper berdarah Surabaya itu di-
Pendapat Jujur Pelatih Bulgaria soal Timnas Indonesia dan Strateginya Kalahkan John Herdman

Pendapat Jujur Pelatih Bulgaria soal Timnas Indonesia dan Strateginya Kalahkan John Herdman

Pelatih Timnas Bulgaria Aleksandar Dimitrov memberikan apresiasi terhadap Timnas Indonesia yang akan menjadi tuan rumah ajang FIFA Series pada Maret 2026 ... -
Alex Marquez Blak-blakan Jelang MotoGP 2026: Tak Banyak yang Tahu Cara Kalahkan Marc!

Alex Marquez Blak-blakan Jelang MotoGP 2026: Tak Banyak yang Tahu Cara Kalahkan Marc!

Alex Marquez menilai belum banyak pembalap yang mengetahui cara untuk mengalahkan Marc Marquez di lintasan.
Obat Segala Penyakit Dibongkar dr Zaidul Akbar: Ternyata Bukan Dimulai dari Raga

Obat Segala Penyakit Dibongkar dr Zaidul Akbar: Ternyata Bukan Dimulai dari Raga

Dr Zaidul Akbar bongkar obat dari segala penyakit, ternyata bukan dimulai dari raga, simak penjelasannya berikut ini.

Trending

Kota Nagi Larantuka Bakal Memiliki Kantor Imigrasi, Saroha: Ini Berperan Penting untuk Memberi Perlindungan PMI

Kota Nagi Larantuka Bakal Memiliki Kantor Imigrasi, Saroha: Ini Berperan Penting untuk Memberi Perlindungan PMI

Pemda Kabupaten Flores Timur bersama Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Imigrasi Nusa Tenggara Timur merencanakan pembentukan Kantor Imigrasi di Nagi Larantuka
Sirkuit Phillip Resmi Dicoret dari Kalender MotoGP 2027, Casey Stoner Buka Suara

Sirkuit Phillip Resmi Dicoret dari Kalender MotoGP 2027, Casey Stoner Buka Suara

Keputusan MotoGP untuk memindahkan Grand Prix Australia dari Grand Prix Australia di Sirkuit Phillip Island ke Adelaide Street Circuit mulai musim 2027 menuai gelombang kritik. 
Kasus Bullying Siswa ABK di Surabaya, DPRD Dorong Pembentukan Kelas Khusus

Kasus Bullying Siswa ABK di Surabaya, DPRD Dorong Pembentukan Kelas Khusus

Anggota Komisi D DPRD Kota Surabaya, dr. Zuhrotul Mar’ah, menyoroti kasus dugaan perundungan yang dialami AM (16), siswa inklusi atau anak berkebutuhan khusus di lingkungan sekolah menegah kejurusan di kawasan Wonokromo, Surabaya.
Kenapa Dianjurkan Membaca Surah Al-Kahfi di Hari Jumat? Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Keutamaan dan Kisah di Baliknya

Kenapa Dianjurkan Membaca Surah Al-Kahfi di Hari Jumat? Ustaz Khalid Basalamah Ungkap Keutamaan dan Kisah di Baliknya

Kenapa umat Muslim disunnahkan membawa Surah Al-Kahfi setiap hari Jumat? Ustaz Khalid Basalamah ungkap keutamaan dan kisah di baliknya.
AKBP Didik Putra Kuncoro Langsung Ditahan Bareskrim Polri Usai Resmi Dipecat

AKBP Didik Putra Kuncoro Langsung Ditahan Bareskrim Polri Usai Resmi Dipecat

Eks Kapolres Bima Kota AKBP Didik Putra Kuncoro langsung ditahan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri usai dijatuhi putusan pemecatan dari Polri.
Polemik Lapak Penjual Daging, Pemerintah Kota Medan Diminta Fasilitasi Langkah Mediasi

Polemik Lapak Penjual Daging, Pemerintah Kota Medan Diminta Fasilitasi Langkah Mediasi

Polemik lapak penjual daging babi di Kota Medan menyeruak usai adanya permintaan penertiban oleh sejumlah pihak.
Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026, Kamis 19 Februari: Ada Big Match Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata

Jadwal Proliga 2026 hari ini, yang akan diramaikan dengan duel seru di sektor putri antara Jakarta Popsivo Polwan vs Bandung BJB Tandamata yang akan menjadi pembuka di Seri Bogor.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT