News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

​​​​​​​Profil Dokter Vinny Fladiniyah yang Hina Suku Sunda saat Live TikTok, Padahal Kasus Resbob Belum Selesai

Nama dokter Vinny Fladiniyah Puluhulawa mendadak menjadi sorotan publik. Perhatian ini muncul di tengah panasnya kasus rasisme yang melibatkan YouTuber Resbob -
Senin, 15 Desember 2025 - 12:37 WIB
Dokter koas Vinny Fladiniyah Puluhulawa diduga hina suku Sunda
Sumber :
  • Instagram/@rendyradiohade

tvOnenews.com — Nama dokter Vinny Fladiniyah Puluhulawa mendadak menjadi sorotan publik. Perhatian ini muncul di tengah panasnya kasus rasisme yang melibatkan YouTuber Resbob alias Muhammad Adimas Firdaus, yang sebelumnya diduga menghina suku Sunda serta suporter Persib Bandung, Viking Persib Club (VPC), hingga menuai kemarahan publik dan aparat penegak hukum.

Di saat kasus Resbob belum mereda, publik kembali dibuat geram dengan beredarnya video yang memperlihatkan dokter Vinny Fladiniyah diduga melakukan penghinaan terhadap suku Sunda saat siaran langsung di media sosial.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Video Viral Diduga Menghina Suku Sunda

Dokter koas Vinny Fladiniyah Puluhulawa & YouTuber Muhammad Adimas Firdaus alias Resbob diduga hina suku Sunda
Dokter koas Vinny Fladiniyah Puluhulawa & YouTuber Muhammad Adimas Firdaus alias Resbob diduga hina suku Sunda
Sumber :
  • Kolase Instagram/@rendyradiohade & Tangkapan layar YouTube Resbob

Video tersebut diunggah oleh akun Instagram @rendyradiohade dan dengan cepat menyebar luas. Dalam unggahannya, akun tersebut menuliskan keterangan bernada kecewa.

“Parah. Lagi dan lagi suku aing dirasis orang planet,” tulis akun tersebut, dikutip Senin (15/12/2025).

Dalam video itu, Vinny Fladiniyah secara terang-terangan melontarkan pernyataan yang dianggap merendahkan masyarakat Sunda.

“Orang Sunda tahu apa sih?” ujar Vinny dalam video tersebut.

Ia kemudian menyebut mental orang Sunda lemah dan mudah jatuh jika dimarahi atau dibentak. Vinny bahkan membandingkan dengan suku lain seperti Manado dan Ambon yang menurutnya lebih kuat secara mental.

“Di sini berteriak pun mereka sudah menangis. Mendingan orang Manado, orang Ambon apalagi,” ucapnya.

“Orang Sunda mah di sini dipelototin juga nangis!” sambungnya.

Pernyataan tersebut memicu gelombang kecaman dari warganet yang menilai ucapan Vinny bersifat rasis dan tidak pantas, terlebih disampaikan oleh seorang tenaga medis.

Latar Belakang dan Riwayat Kontroversi

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terpidana kasus penipuan pemberangkatan calon haji khusus, Vinny Shintia Dewi (44) berhasil ditangkap Kejati DIY, Rabu (7/8/2024).
Terpidana kasus penipuan pemberangkatan calon haji khusus, Vinny Shintia Dewi (44) berhasil ditangkap Kejati DIY, Rabu (7/8/2024).
Sumber :
  • Tim tvOne - Sri Cahyani Putri

Vinny Fladiniyah diketahui merupakan lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Jenderal Achmad Yani (UNJANI). Sebagai dokter muda yang sedang membangun karier, publik menaruh harapan besar agar ia mampu menjaga etika, sikap profesional, dan tanggung jawab sosial.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT