GULIR UNTUK LIHAT KONTEN
News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ternyata Bukan 100 tapi 700 Orang Lebih Jadi Korban Penipuan WO Ayu Puspita, Zahra: Ada Grupnya

Zahra mengaku syok dan lemas menjadi korban penipuan Ayu Puspita. Sebab dia pada tanggal 13 Desember 2025 menikah
Jumat, 12 Desember 2025 - 13:16 WIB
Ternyata Bukan 100 tapi 700 Orang Lebih Jadi Korban Penipuan WO Ayu Puspita, Zahra: Ada Grupnya
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/yt tvonenews

Jakarta, tvonenews.com- Korban dari wedding organizer atau WO Ayu Puspita disebut-disebut mencapai ratusan. Hal ini dibenarkan salah satu korbannya, Zahra. 

Zahra Korban WO Ayu Puspita
Zahra Korban WO Ayu Puspita
Sumber :
  • youtube transtv

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dalam keterangannya, Zahra yang menjadi salah satu korban WO Ayu Puspita, mengaku sudah masuk ke dalam grup para korban penipuan WO by Ayu Puspita tersebut.

Zahra juga mengatakan kalau dirinya syok dan lemas menjadi korban penipuan Ayu Puspita. Sebab pada tanggal 13 Desember 2025 akan menikah malah jadi korban WO Ayu Puspita.

"Terus aku langsung dimasukin ke grup member penipuan sama MUA aku ini. grupnya untuk member wo ayu ini," ceritanya dikutip dari Youtube transtv, Jumat (12/12).

Lebih lanjut, Zahra mengaku bukan hanya 100 tapi sudah mencapai 700 orang lebih menjadi korban kasus penipuan WO Ayu Puspita

Ternyata Bukan 100 tapi 700 Orang Lebih Jadi Korban Penipuan WO Ayu Puspita, Zahra: Ada Grupnya
Ternyata Bukan 100 tapi 700 Orang Lebih Jadi Korban Penipuan WO Ayu Puspita, Zahra: Ada Grupnya
Sumber :
  • dok.tvonenews.com/yt tvonenews

Pasalnya, saat ia baru join grup member WO itu sudah ada 300 orang korban didalamnya. Setelah viral menjadi 700 orang atau anggota.

"Terus juga ada grup member yang menjadi korban wo ayu, ternyata yang isinya sudah ada 300 orang. Ini korbannya, bahkan sudah ada 2026 pun menjadi korban karena sudah bayar tuh," ungkap Zahra.

"Sekarang (setelah viral), kayanya sudah 700 orang digrup itu isinya, itu gabungan juga sama vendor si sama mua aku itu katanya dibayar telat H-7 sampai sebulan kaya gitu," tambahnya menceritakan.

Cerita dia masuk ke grup para korban Ayu itu, karena pihak MUA atau yang ditunjuk WO Ayu Puspita dihari pernikahannya. MUA mengabarkan batal untuk jasanya dan ia pun diajak ke grup tersebut.

Dalam kesempatan yang sama, Zahra mengaku syok berat hingga lemas, ketika tahu WO Ayu Puspita yang ia pilih tersandung kasus penipuan. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dia sebagai korban merasa malu dan kaget karena isu penipuan wedding organizer Ayu itu sudah tersebar ke grup whatsapp Mamahnya. 

Padahal kurang lebih 5 hari lagi ia menikah didalam obrolannya itu. Zahra mengaku bingung harus bagaimana, karena harus mencari pengganti WO dan seluruhnya untuk acara pernikahannya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

DPR: Telegram Siaga TNI Bukan untuk Sipil, Masyarakat Tak Perlu Cemas

Anggota Komisi I DPR RI, Okta Kumala Dewi, meminta masyarakat tidak perlu khawatir dengan terbitnya Telegram Panglima TNI Nomor TR/283/2026 yang berisi
Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Sentilan Pedas Conor McGregor ke Charles Oliveira usai Rebut Sabuk BMF: Dia Tidak Pantas

Conor McGregor melontarkan kritik pedas kepada Charles Oliveira usai pertarungan perebutan sabuk BMF di UFC 326, menyebut gaya bertarungnya “sangat buruk”.
Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Hormati Keputusan PN Jakpus soal Vonis Bebas Delpedro Cs, Polda Metro Jaya: Seluruh Proses Dijalankan Sesuai Prosedur

Polda Metro Jaya menghormati keputusan majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat yang membebaskan Delpedro Marhaen dan tiga terdakwa lain dalam perkara
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Alumni FKT UGM 96 Gelar Bazar Ramadhan di Jantung Tahura Bunder, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Alumni FKT UGM 96 Gelar Bazar Ramadhan di Jantung Tahura Bunder, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta

Momen peringatan Hari Jadi ke-271 DIY serta Hari Bakti Rimbawan ke-43, Alumni Angkatan 1996 Fakultas Kehutanan UGM menggelar "Bazaar Ramadhan Alas Bunder 2026"
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.

Trending

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Makin Depresi Ditinggal Megawati Hangestri? Pelatih Red Sparks Ungkap Kekecewaan Berat pada Sosok Ini

Setelah ditinggal Megawati Hangestri, Red Sparks mengalami penurunan performa di V-League 2025/2026. Kondisi tersebut membuat pelatih Ko Hee-jin mengkritik.
Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Penuh Haru, Ayah Vidi Aldiano Sebut Doanya Dikabulkan Tuhan Saat Melepas Kepergian Sang Anak

Ayah Vidi Aldiano, Harry Kiss, mengungkap doa yang dikabulkan Tuhan saat melepas kepergian sang anak. Pesannya menyentuh hati banyak orang.
Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Mau Mudik Lebaran Pakai Mobil Listrik? Sebelum Berangkat Perhatikan Tips Berikut Agar Perjalanan Aman dan Nyaman

Apakah Anda berencana untuk menggunakan mobil listrik saat mudik? Sebelum berangkat, persiapkan tips berikut ini agar perjalanan Anda menjadi aman dan nyaman.
Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Jelang Big Match Liga Champions, Luca Toni Beri Alarm untuk Bayern Munich

Legenda sepak bola Italia, Luca Toni, mengingatkan Bayern Munich agar tidak meremehkan Atalanta jelang pertemuan kedua tim pada babak 16 besar UEFA Champions League musim ini.
Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Wujud Kepedulian Sosial di Momen Ramadan, Denpom IV/2 Yogyakarta Gandeng Komunitas Jip Santuni Ratusan Anak Panti Asuhan

Momentum bulan Ramadan dimanfaatkan oleh Detasemen Polisi Militer (Denpom) IV/2 Yogyakarta untuk menebar kepedulian kepada sesama dengan mengadakan bakti sosial
Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Usai Diperiksa Bareskrim Polri Terkait Kasusnya soal Toraja, Pandji Berharap Restorative Justice

Komika Pandji Pragiwaksono berharap kasusnya yang diduga menghina suku Toraja dapat diselesaikan melalui restorative justice (RJ). Diketahui, hari ini Pandji
KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

KPK Periksa Eks Menhub Budi Karya, Dalami Pengadaan di DJKA

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksa mantan Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi jalur kereta api di DJKA
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT