News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Wastra dan Kriya Indonesia Maju ke Panggung Global: Merawat Akar, Membuka Jalan Baru

Meet The Makers kembali menggelar program budaya dan pameran kriya Nusantara, menegaskan komitmen menjaga tradisi, mendukung artisan, dan memperluas dampak global.
Rabu, 3 Desember 2025 - 13:15 WIB
Kain Tenun Khas Sumatera Utara (Ulos).
Sumber :
  • Sri Gustina Hasan

Jakarta, tvOnenews.com - Meet The Makers kembali membuka ruang bagi ekosistem kriya Nusantara dengan menghadirkan rangkaian pameran, dialog budaya, serta program edukasi yang mempertemukan tradisi dengan inovasi. Gelaran ini menjadi momentum penting bagi para seniman, perajin, desainer, dan advokat kriya untuk memperkuat posisi kriya sebagai karya seni, bukan sekadar komoditas.

Sebagai kolektif yang telah konsisten bertahun-tahun mendukung artisan lokal, Meet The Makers berupaya memastikan bahwa pengetahuan, teknik, dan filosofi yang diwariskan secara turun-temurun tetap hidup dan berkembang. Di tengah tantangan ekonomi global serta dampak pandemi yang masih dirasakan banyak perajin, gerakan ini menjadi penopang agar tradisi dapat terus berlanjut dan tetap relevan bagi generasi mendatang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gelaran ke-18 ini melibatkan mitra pendukung dari sektor sosial dan budaya, serta menghadirkan 11 artisan dari berbagai daerah. Mereka mewakili identitas dan karakter kriya yang berbeda, mulai dari wastra tradisional hingga desain kontemporer yang memadukan cerita leluhur dengan pendekatan modern. Keberagaman ini menunjukkan bahwa kriya Indonesia bukan hanya warisan, tetapi juga ruang eksplorasi kreatif yang dinamis.

Pameran berlangsung di Mitra Hadiprana, Kemang, Jakarta pada 29 November hingga 4 Desember 2025. Dalam enam hari penyelenggaraan, publik dapat menyaksikan perjalanan panjang kriya—dari proses penciptaan hingga makna yang terkandung di balik setiap motif, teknik, dan material.

Salah satu pengisi pameran menegaskan bahwa semangat pelestarian budaya berangkat dari cinta terhadap tradisi. Ia menuturkan bahwa di wilayah seperti Nusa Tenggara Timur, masyarakat tetap menanam kapas dan memintalnya menjadi benang meskipun kondisi alam tidak selalu mendukung. Prosesnya memakan waktu, dilakukan dengan tangan, dan penuh keuletan. Hal ini menjadi simbol bahwa kriya bukan hanya produk, tetapi juga napas identitas dan ekspresi hidup masyarakat.

Tidak hanya menghadirkan pameran, Meet The Makers juga menyelenggarakan rangkaian kegiatan edukasi. Para peserta akan terlibat dalam sesi artist talk, demonstrasi teknik, hingga interaksi langsung dengan audiens dari Indonesia maupun mancanegara. Program lintas negara ini menjadi bukti bahwa kriya Indonesia memiliki posisi penting dalam percakapan global mengenai budaya, keberlanjutan, dan desain.

Tahun ini, Meet The Makers mengangkat tema “Roots and Routes”. Tema tersebut menggambarkan dua tujuan besar: merawat akar budaya Indonesia, sekaligus membuka jalur kolaborasi serta wacana baru bagi perkembangan seni kriya. Melalui tema ini, penyelenggara ingin menegaskan bahwa tradisi bukan untuk disimpan dalam masa lalu, tetapi harus diberi ruang untuk bertumbuh, berevolusi, dan membentuk masa depan.

Tema tersebut juga menyoroti peran penting perempuan dalam dunia kriya Indonesia. Banyak teknik wastra dan kerajinan tradisional lahir dari tangan perempuan—membentuk identitas dan sistem sosial dalam komunitas adat. Dengan memberi ruang bagi suara perempuan artisan, program ini sekaligus memperkuat keberlanjutan ekosistem kreatif berbasis budaya.

Meet The Makers melibatkan seniman tradisi maupun kontemporer yang memiliki komitmen serupa: merawat warisan budaya sambil membuka peluang baru agar kriya tetap diterima dan dihargai secara lebih luas. Mereka hadir dengan visi bahwa kriya Indonesia tidak hanya layak disimpan dalam museum atau dikenang dalam sejarah, tetapi juga dikenakan, dipakai, dan diapresiasi sebagai bagian dari kehidupan masyarakat modern.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gelaran ini menjadi pengingat bahwa keberlanjutan budaya tidak dapat berjalan sendiri. Dibutuhkan ekosistem yang saling menguatkan: kreator, komunitas, pembeli, institusi, serta ruang kolaborasi yang membuka dialog antara tradisi dan inovasi.

Dengan arah yang jelas dan komitmen bersama, Meet The Makers kembali menegaskan bahwa kriya Nusantara bukan sekadar warisan, tetapi masa depan yang sedang dibangun. (nsp)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Prabowo Terimakasih ke MUI: Saya Bangga Jadi Presiden RI

Prabowo Terimakasih ke MUI: Saya Bangga Jadi Presiden RI

Presiden RI, Prabowo Subianto menghadiri kegiatan Pengukuhan Pengurus MUI periode 2025–2030 di Masjid Istiqlal, Jakarta, Sabtu (7/2/2026).
Seleknas PBSI 2026 Rampung, Jalur Menuju Pelatnas Masih Berlanjut

Seleknas PBSI 2026 Rampung, Jalur Menuju Pelatnas Masih Berlanjut

Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) telah merampungkan Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2026 yang digelar pada 3–7 Februari 2026 di Majeh Arena, Wadas, Karawang. 
Drama Penalti Lawan Iran, Hector Souto Sebut Perjuangan Timnas Futsal Fantastis

Drama Penalti Lawan Iran, Hector Souto Sebut Perjuangan Timnas Futsal Fantastis

Pelatih kepala timnas futsal Indonesia Hector Souto mengaku bangga dengan perjuangan para pemainnya meskipun harus mengakui keunggulan Iran melalui adu penalti pada final Piala Asia Futsal 2026, Sabtu (7/2/2026).
Belum Selesai Isu Selingkuh dan Poligami, Video Insanul Fahmi Diduga Dugem Viral, Istri Sah Bereaksi

Belum Selesai Isu Selingkuh dan Poligami, Video Insanul Fahmi Diduga Dugem Viral, Istri Sah Bereaksi

Belum reda isu selingkuh dan poligami dengan Inara Rusli, kini video Insanul Fahmi diduga sedang dugem bersama teman-temannya viral di media sosial.
Ketua PN Depok Ditangkap KPK, MA Respons Begini

Ketua PN Depok Ditangkap KPK, MA Respons Begini

Mahkamah Agung (MA) merespons penangkapan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, I Wayan Eka Mariarta dan Wakilnya, Bambang Setyawan oleh KPK.
Media Malaysia Bandingkan Prestasi Timnas Futsal Indonesia Sekarang dengan Negeri Jiran Dulu

Media Malaysia Bandingkan Prestasi Timnas Futsal Indonesia Sekarang dengan Negeri Jiran Dulu

Media Malaysia membahas ketertinggalan Timnas Futsal Malaysia dari Indonesia, meski Negeri Jiran tercatat lebih dulu menekuni olahraga futsal secara serius ...

Trending

Ketua PN Depok Ditangkap KPK, MA Respons Begini

Ketua PN Depok Ditangkap KPK, MA Respons Begini

Mahkamah Agung (MA) merespons penangkapan Ketua Pengadilan Negeri (PN) Depok, I Wayan Eka Mariarta dan Wakilnya, Bambang Setyawan oleh KPK.
Drama Penalti Lawan Iran, Hector Souto Sebut Perjuangan Timnas Futsal Fantastis

Drama Penalti Lawan Iran, Hector Souto Sebut Perjuangan Timnas Futsal Fantastis

Pelatih kepala timnas futsal Indonesia Hector Souto mengaku bangga dengan perjuangan para pemainnya meskipun harus mengakui keunggulan Iran melalui adu penalti pada final Piala Asia Futsal 2026, Sabtu (7/2/2026).
Belum Selesai Isu Selingkuh dan Poligami, Video Insanul Fahmi Diduga Dugem Viral, Istri Sah Bereaksi

Belum Selesai Isu Selingkuh dan Poligami, Video Insanul Fahmi Diduga Dugem Viral, Istri Sah Bereaksi

Belum reda isu selingkuh dan poligami dengan Inara Rusli, kini video Insanul Fahmi diduga sedang dugem bersama teman-temannya viral di media sosial.
Seleknas PBSI 2026 Rampung, Jalur Menuju Pelatnas Masih Berlanjut

Seleknas PBSI 2026 Rampung, Jalur Menuju Pelatnas Masih Berlanjut

Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI) telah merampungkan Seleksi Nasional (Seleknas) PBSI 2026 yang digelar pada 3–7 Februari 2026 di Majeh Arena, Wadas, Karawang. 
Adam Przybek Dicoret, Persib Bandung Daftarkan Sang Legenda yang Sudah Pensiun di Putaran Kedua Super League

Adam Przybek Dicoret, Persib Bandung Daftarkan Sang Legenda yang Sudah Pensiun di Putaran Kedua Super League

Kejutan diberikan oleh Persib Bandung setelah Adam Przybek tak masuk skuad Super League. Sang legenda Made Wirawan tiba-tiba terdaftar pemain di putaran kedua.
Hasil Final Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Vs Iran Lanjut ke Extra Time

Hasil Final Piala Asia 2026: Timnas Futsal Indonesia Vs Iran Lanjut ke Extra Time

Hasil final Piala Asia 2026 antara Timnas Futsal Indonesia melawan Iran di Indonesia Arena, Jakarta, pada Sabtu (7/2/2026).
Kabar Gembira untuk John Herdman, Striker Keturunan Depok yang Minat Bela Timnas Indonesia Menggila di Belanda

Kabar Gembira untuk John Herdman, Striker Keturunan Depok yang Minat Bela Timnas Indonesia Menggila di Belanda

Kabar positif untuk pelatih Timnas Indonesia, John Herdman. Striker keturunan Depok yang terbuka gabung skuad Garuda, Dean Zandbergen, menggila di Belanda.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT