News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Fakta Terbaru soal Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta, Densus 88 Temukan Hal yang Mengejutkan

Ada fakta baru yang ditemukan soal terduga pelaku. Pihak kepolisian bersama tim densus 88 terus mendalami kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta ini
Selasa, 11 November 2025 - 09:03 WIB
3 Fakta Terbaru soal Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta, Densus 88 Temukan Hal yang Mengejutkan
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com/Istimewa

Jakarta, tvOnenews.com- Peristiwa ledakan di SMAN 72 Jakarta memicu rasa khawatir pihak manapun, terlebih warga Jakarta dan sekitarnya.

Pasalnya, ledakan itu diduga terjadi lebih dari satu kali di area sekolah SMAN 72 Jakarta, hingga membuat puluhan siswa dan guru terluka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Dua personel Gegana Brimob Polda Metro Jaya berjaga di tempat terjadinya ledakan di SMAN 72 Jakarta, Jakarta, Jumat (7/11).
Dua personel Gegana Brimob Polda Metro Jaya berjaga di tempat terjadinya ledakan di SMAN 72 Jakarta, Jakarta, Jumat (7/11).
Sumber :
  • Antara

 

Sampai saat ini, pihak kepolisian bersama tim densus 88 terus mendalami kasus ledakan di SMAN 72 Jakarta ini. 

Muncul temuan baru disampaikan oleh tim Detasemen Khusus (Densus) 88 Antiteror Polri soal terduga SMAN 72 Jakarta.

Berikut 3 Fakta Terbaru soal Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta 

1. Diduga korban bullying 

Sehubungan dengan peristiwa ledakan SMAN 72 Jakarta waktu lalu, muncul adanya dugaan kalau pelaku merupakan korban bullying atau perundungan.

Sehingga masih didalami, muncul dugaan jika sang siswa tersebut, jadi pelaku pada ledakan kemarin. Sebab di senjata api ditemukan tulisan “Brenton Tarrant. Welcome to Hell".

3 Fakta Terbaru soal Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta, Densus 88 Temukan Hal yang Mengejutkan
3 Fakta Terbaru soal Terduga Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta, Densus 88 Temukan Hal yang Mengejutkan
Sumber :
  • dok.kolase tvonenews.com/Istimewa

 

"Kita malam mau meluruskan informasi sehingga tidak simpang siur, tadi disampaikan oleh Bapak Kapolda Metro Jaya," katanya.

"Ini masih dilakukan pendalaman terhadap motif, apakah yang bersangkutan korban 'bullying' (perundungan)? Ini juga masih kita dalami," kata Kabid Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto

2. Diduga tak anti agama atau paham tertentu

Fakta kedua, kalau terduga pelaku ledakan di SMAN 72 Jakarta bukan anti agama tertentu ataupun terlibat sama organisasi atau kelompok tertentu.

"Kita juga ingin meluruskan kepada masyarakat, memang terjadi di tempat ibadah, tetapi yang bersangkutan ini bukan anti agama tertentu," ujar Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto. 

Lebih lanjut, Budi menyebutkan untuk motif masih dilakukan pendalaman. Kasus ini pun viral di media sosial.

"Diduga ada kurang perhatian keluarga dan itu sudah akumulasi, artinya, dari rumah, dari keluarga dan dari lingkungan sekitar, ini yang membuat jadi akumulasi yang harusnya kita berempati," katanya.

3. Suka kunjungi situs gelap yang bertemakan kekerasan

Fakta selanjutnya, pelaku telah merakit sendiri bom yang diledakkan di sekolah.

Pihak Kepolisian bersama Tim densus 88 terus mendalami dan menganalisis sejumlah aspek, termasuk motif serta aktivitas media sosial dari terduga pelaku.

"Yang bersangkutan kerap mengunjungi komunitas daring, terutama di forum dan situs-situs gelap, yang menampilkan video atau foto orang yang benar-benar meninggal dunia," katanya. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Biasanya itu akibat kecelakaan, perang, pembunuhan atau kejadian brutal lainnya,” jelas Juru Bicara Densus 88 Antiteror Polri AKBP Mayndra Eka Wardhana di Jakarta, dikutip dari Antara, Selasa (11/11).(klw)

 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Pelatih Sassuolo Angkat Topi untuk Jay Idzes, Sebut Kapten Timnas Indonesia itu Layak Dapat Penghormatan Besar

Nama Jay Idzes kembali mencuri perhatian, kali ini datang langsung dari Italia. Pelatih Sassuolo akui kapten Timnas Indonesia itu layak dapat penghormatan besar.
Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Final Four Proliga 2026: Dio Zulkifli Ungkap Faktor Kemenangan Telak Jakarta LavAni Menang Telak Atas Garuda Jaya

Jakarta LavAni meraih kemenangan meyakinkan pada laga pembuka Final Four Proliga 2026 atas Jakarta Garuda Jaya dengan skor 3-0 (25-17, 25-20, 25-17).
Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Masih Punya Pertandingan Sisa, Seberapa Besar Peluang Persib Juara Lagi?

Persib Bandung terus menunjukkan ambisinya dalam perburuan gelar BRI Super League 2025/2026. Dengan komposisi skuad yang dinilai mewah, Maung Bandung diprediksi
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi

Trending

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

Akhirnya PSSI Jawab Persoalan Status WNI 4 Pemain Timnas Indonesia di Eredivisie

PSSI menegaskan polemik yang menimpa sejumlah pemain naturalisasi Timnas Indonesia di Belanda tidak berkaitan dengan status mereka sebagai Warga Negara Indonesi
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Terungkap, Atlet Indonesia Tolak Tawaran Naturalisasi dari Turki, FPTI: Mungkin Bisa Sampai 3

Ketua Umum Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Yenny Wahid menyebut atlet panjat tebing Indonesia menolak tawaran naturalisasi dari Turki.
Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Pembonceng Motor Tewas di Kalideres Jakbar Diduga Ditabrak Truk TNI, Polisi Selidiki Bersama POM TNI

Polisi mengungkap fakta baru dibalik insiden tewasnya pembonceng sepeda motor berinisial AM (50), usai motornya ditabrak oleh truk, Jalan Utan Jati Arah Timur
Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

Penerimaan Bea Cukai Tertekan, IAW Desak Audit Total untuk Tutup Kebocoran Negara

IAW soroti penerimaan Bea Cukai yang terkontraksi, desak audit forensik dan reformasi sistemik untuk cegah kebocoran puluhan triliun.
Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Langkah Tegas Dedi Mulyadi Berantas Nepotisme di Proyek Perbaikan Rumah Tidak Layak Huni, Lebih Transparan!

Dedi Mulyadi siapkan sistem transparan untuk program rutilahu di Jawa Barat. Nepotisme diputus, masyarakat kini bisa ajukan bantuan rumah secara transparan.
Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Belum Lama Beri Diskon, Dedi Mulyadi Kini Mudahkan Warga Jabar Bayar Pajak Kendaraan: Jika Sulit Bisa Curhat Online

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM) menyediakan aplikasi Curhat Samsat Jabar untuk menyelesaikan keluhan warga Jabar yang sulit bayar pajak kendaraan (PKB).
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT