News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terpopuler Hari Ini: Gara-gara Skuad Nova Arianto FIFA Mulai Curigai Timnas Indonesia, Alasan Bripda Waldi Bunuh Dosen Cantik

Kabar terpopuler seputar FIFA mulai soroti skuad muda asuhan Nova Arianto, hingga kasus tragis Bripda Waldi bunuh dosen cantik gegerkan publik. Seperti apa?
Selasa, 4 November 2025 - 10:35 WIB
Nova Arianto, Bribda Waldi
Sumber :
  • Instagram/novaarianto30, TimtvOne/Darlianto

tvOnenews.com - Kabar terpopuler hari ini mengenai Timnas Indonesia U17 asuhan Nova Arianto membuat FIFA mulai menaruh perhatian serius.

Sementara dari ranah kriminal, kasus tragis yang melibatkan seorang dosen cantik bernama Erni Yunianti dan polisi Bripda Waldi mengguncang jagat media sosial. Berikut informasi lengkapnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

1. FIFA Mulai Curigai Kekuatan Baru Timnas Indonesia

Timnas Asuhan Nova Arianto

Federasi Sepak Bola Dunia (FIFA) memberikan perhatian khusus terhadap perkembangan Timnas Indonesia U17 yang kini diasuh oleh Nova Arianto.

Tim muda Garuda Muda itu tengah bersiap menghadapi tantangan besar di ajang Piala Dunia U17 2025, setelah mencatatkan performa luar biasa di laga kualifikasi.

Dalam laporan resmi, FIFA menilai bahwa skuad muda Indonesia kini memiliki potensi besar untuk menjadi kekuatan baru di kawasan Asia.

Salah satu nama yang menjadi sorotan adalah Fadly Alberto, pemain yang dianggap sebagai “simbol generasi emas baru” sepak bola Indonesia.

“Di bawah bimbingan taktis Nova Arianto, Fadly telah menunjukkan kedewasaan melampaui usianya, menggabungkan visi yang tajam, ketenangan di area berbahaya, dan tekad yang tak tergoyahkan dalam setiap duel,” tulis laman FIFA.

Bahkan, FIFA menambahkan bahwa kemunculan pemain-pemain muda berbakat ini membuat mereka “mulai curiga” bahwa Indonesia akan menjadi kekuatan yang sulit ditandingi di masa depan.

“Beliau bukan hanya pemain muda yang memiliki potensi besar, tetapi juga simbol generasi muda Timnas Indonesia, generasi yang berani bermimpi dan siap mengukir sejarah baru sepak bola Indonesia di kancah internasional,” lanjut laporan tersebut.

Dukungan terus mengalir kepada Nova Arianto dan anak asuhnya agar dapat mempertahankan performa terbaiknya di ajang internasional nanti.

Baca selengkapnya: Gara-gara Skuad Nova Arianto, FIFA Tiba-tiba Mulai Curiga Timnas Indonesia Lama-kelamaan Nasibnya akan...

2. Kasus Tragis Bripda Waldi dan Dosen Cantik Erni Yunianti

Bripda Waldi Bunuh Dosen

Sementara itu, dari Jambi muncul kabar duka yang menggemparkan publik.

Seorang dosen muda cantik bernama Erni Yunianti (37) ditemukan tewas mengenaskan di kediamannya pada Sabtu, 1 November 2025.

Polisi mengungkapkan bahwa pelaku pembunuhan diduga adalah Bripda Waldi (22), seorang anggota kepolisian yang memiliki hubungan pribadi dengan korban.

Kapolres Bungo, AKBP Natalena Eko Cahyono, membenarkan bahwa kasus ini tengah ditangani secara serius.

“Motifnya sampai dengan saat ini adalah adanya hubungan pribadi, khususnya asmara antara korban dengan pelaku,” ujarnya dalam program Kabar Petang di tvOne.

Lebih lanjut, pihak kepolisian menyebut bahwa tindakan pelaku tergolong keji karena setelah menghabisi nyawa korban, Bripda Waldi juga mencuri sejumlah barang berharga milik Erni dan kemudian menjualnya.

Kasus ini langsung menjadi sorotan publik karena pelaku merupakan seorang aparat negara yang seharusnya menegakkan hukum, bukan melanggarnya.

Banyak netizen menyuarakan keprihatinan dan mendesak agar pelaku dihukum seberat-beratnya sesuai dengan tindak kriminal yang dilakukan.

Di sisi lain, masyarakat juga mengungkapkan rasa duka mendalam untuk keluarga korban yang dikenal sebagai sosok pendidik teladan dan berkepribadian lembut di lingkungan kampus Institut Administrasi dan Kesehatan (IAK) tempatnya mengajar.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca selengkapnya: Dikira Butuh Uang, Usai Bunuh Dosen Cantik, Alasan Utama Bripda Waldi Curi Barang Berharga Korban Ternyata Karena…

(far/kmr/adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT