News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Akhir Tahun Dar Der Dor Kabar Perceraian Artis, Psikolog Ingatkan 3 Kunci Keharmonisan Rumah Tangga

Menjelang akhir tahun 2025, kabar perceraian artis makin ramai. Psikolog ungkap tiga kunci penting agar rumah tangga tetap harmonis dan terhindar dari konflik.
Kamis, 30 Oktober 2025 - 19:41 WIB
Ilustrasi pasangan bertengkar
Sumber :
  • Pexels/Timur Weber

tvOnenews.com - Menjelang akhir tahun 2025, kabar mengejutkan datang dari dunia hiburan tanah air. Sejumlah pasangan selebritas memutuskan untuk bercerai.

Gelombang perceraian di kalangan selebritas belakangan ini mengejutkan publik. Pasalnya, beberapa di antaranya selama ini dikenal sebagai pasangan harmonis dan nyaris tak pernah tersentuh isu miring.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebut saja pasangan muda Pratama Arhan dan Azizah Salsha, Tasya Farasya dan Ahmad Assegaf, Bedu dan Irma Kartika, hingga Raisa dan Hamish Daud, dan yang terbaru Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa — semua akhirnya memilih berpisah.

Terbaru, kabar perpisahan Deddy Corbuzier dan Sabrina Chairunnisa kembali mengguncang jagat hiburan.

Di tengah kabar perceraian selebritis yang kian marak, psikolog ungkap beberapa pilar penting yang bisa bantu jaga keharmonisan rumah tangga.

Melansir dari kanal YouTube Hidup Sehat tvOne, Sani Budianti Hermawan, S.Psi, Psikolog, bagikan penjelasan ilmiahnya.

3 Pilar Penting dalam Rumah Tangga

Ilustrasi pasangan bertengkar
Ilustrasi pasangan bertengkar
Sumber :
  • Pexels/Timur Weber

 

1. Komunikasi

Komunikasi ada dua bentuk, yakni verbal atau secara langsung dan non verbal atau biasa juga dikenal dengan sebutan bahasa cinta.

 Psikolog Sabrina menyerankan agar kita mengetahui bahasa cinta diri sendiri dan pasangan.

"Apakah kita attachment, apakah memang ada service gitu ya dan sebagainya. Nah, itu kita harus kenali dulu diri kita baru kita baru bisa mengekspresikannya melalui kegiatan sehari-hari," ucapnya.

"Misalnya gini, suami yang senang dipeluk ya kita harus peluk gitu. Atau istri yang suka di diafirmasi gitu, kayak apa, diapresiasi ya sudah diberikan," kata Psikolog Sabrina menambahkan.

Komunikasi antar pasangan juga harus dilandasi juga dengan kompromi untuk bisa mengatasi berbagai perbedaan.

"Jadi berbeda itu sebenarnya wajar, tapi perbedaan yang terus menerus tanpa ada kompromi dan kesepakatan itu akan menimbulkan rasa tidak searah, tidak satu visi yang akhirnya berbeda pendapat, berbeda jalan, dan akhirnya ya menuju kepada kecekcokan tadi," kata Psikolog Sabrina.

2. Manajemen finansial

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Psikolog Sabrina menjelaskan, banyaknya kasus perceraian salah satunya karena masalah ekonomi.

"Bukan berapa banyaknya besarnya uang atau kurangnya uang, tapi bagaimana pengaturannya," paparnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT