News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Suku di Sini Biasa Melakukan Marathon Seks Selama 6 Jam, Kok Bisa Sih?

Setiap daerah di dunia memiliki tradisi dan ritual yang unik, bahkan kadang terdengar tidak biasa bagi masyarakat modern. Namun di balik keunikan itu, suku di -
Kamis, 30 Oktober 2025 - 15:29 WIB
Kenali Tradisi Unik Suku Sironi dan Suku Muria
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

Jakarta, tvOnenews.com – Setiap daerah di dunia memiliki tradisi dan ritual yang unik, bahkan kadang terdengar tidak biasa bagi masyarakat modern.

Namun di balik keunikan itu, tersimpan nilai budaya, filosofi kehidupan, serta cara pandang masyarakat terhadap alam dan sesamanya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Salah satu contohnya datang dari Suku Sironi di Bolivia, sebuah negara di Amerika Selatan yang dikenal sebagai penghasil koka dan timah terbesar di dunia.

Suku Sironi
Suku Sironi
Sumber :
  • Antara

 

Suku yang hidup di wilayah timur Bolivia ini dikenal memiliki adat dan kebiasaan khas yang menjadi bagian penting dari identitas mereka.

Suku Sironi memegang teguh nilai-nilai spiritual dan kepercayaan terhadap alam.

Setiap aktivitas sosial maupun pribadi sering kali disertai ritual atau simbol-simbol tertentu yang dianggap membawa keberuntungan dan kekuatan.

Tradisi itu diwariskan secara turun-temurun dan menjadi bagian dari proses pembelajaran bagi generasi muda mereka.

Menurut sejumlah catatan antropologi, beberapa tradisi Suku Sironi dilakukan sebagai bentuk penghormatan terhadap kehidupan, kesuburan, dan kebersamaan.

Meskipun bagi masyarakat luar adat tersebut terlihat aneh, bagi masyarakat setempat hal itu memiliki nilai sosial dan budaya yang tinggi.

Para peneliti yang pernah menelusuri kehidupan Suku Sironi mencatat bahwa mereka hidup secara komunal dan masih mempertahankan sistem sosial tradisional.

Mereka memiliki pandangan bahwa keseimbangan antara tubuh, alam, dan semangat hidup harus dijaga. Karena itu, banyak ritual dilakukan untuk memperkuat hubungan antarmanusia serta antara manusia dan alam sekitar.

Suku Maasai Kenya
Suku Maasai Kenya
Sumber :
  • YouTube Kesatria Berkacu

 

Selain Suku Sironi, Suku Maasai di Kenya juga dikenal dengan adat istiadat yang tidak kalah menarik.

Masyarakat Maasai, yang mendiami wilayah Kenya dan Tanzania, merupakan salah satu suku paling terkenal di Afrika karena budaya dan gaya hidup nomaden mereka.

Dalam tradisi kunonya, tamu dianggap sebagai raja. Ungkapan ini bukan sekadar peribahasa, tetapi diwujudkan dalam perilaku sehari-hari.

Setiap tamu yang datang disambut dengan keramahan luar biasa, mulai dari penyediaan makanan, tempat beristirahat, hingga pelayanan terbaik dari keluarga tuan rumah.

Nilai utama yang dijunjung tinggi oleh masyarakat Maasai adalah rasa hormat, kebersamaan, dan saling berbagi.

Dalam pandangan mereka, kedatangan tamu merupakan berkah yang harus disyukuri, bukan beban. Oleh karena itu, tuan rumah akan memberikan pelayanan terbaik sebagai bentuk penghormatan dan rasa syukur.

Bagi masyarakat modern, tradisi tersebut mungkin terdengar janggal, namun bagi warga Maasai, tradisi itu memiliki makna sosial mendalam, menjaga hubungan baik, mempererat persaudaraan, dan memperlihatkan penghargaan tertinggi terhadap orang lain.

Antropolog menyebut, tradisi “tamu adalah raja” telah menjadi simbol kuat dari nilai keramahtamahan khas Afrika Timur. Dalam kehidupan mereka yang sederhana, nilai solidaritas dan gotong royong sangat dijunjung tinggi.

Bahkan, sistem sosial suku Maasai dikenal sebagai salah satu yang paling kuat mempertahankan identitas budaya di tengah modernisasi.

Selain dikenal dengan adatnya yang unik, Kenya kini juga tengah berkembang pesat di bidang ekonomi. Negara ini menjadi salah satu pusat investasi di Afrika, terutama di sektor properti dan infrastruktur.

Sejumlah investor global menanamkan modal di ibu kota Nairobi, yang kini dipenuhi proyek gedung-gedung pencakar langit dan pusat bisnis modern.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perpaduan antara kemajuan ekonomi dan pelestarian tradisi membuat Kenya menarik perhatian dunia.

Di sisi lain, Bolivia juga terus berupaya mempertahankan keberagaman etnis dan adat istiadatnya, termasuk budaya Suku Sironi yang masih eksis hingga kini.

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT