News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Bukan Louis Van Gaal, Pengamat Lebih Sarankan 2 Nama Ini yang Paling Cocok Jadi Pelatih Baru Timnas Indonesia

Setelah pemecatan Patrick Kluivert, rumor pelatih baru Timnas Indonesia mencuat. Bukan Louis van Gaal, pengamat lebih sarankan dua nama ini untuk timnas.
Selasa, 21 Oktober 2025 - 10:13 WIB
Louis van Gaal dan Pemain Timnas Indonesia
Sumber :
  • Kolase tvOnenews / Instagram @afcajax / PSSI

tvOnenews.com - Setelah kegagalan di Kualifikasi Piala Dunia 2026, Timnas Indonesia kini tengah menjadi sorotan publik sepak bola nasional dan internasional. 

Pemecatan Patrick Kluivert membuat kursi pelatih Timnas Indonesia kembali kosong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Banyak pihak menunggu siapa yang akan dipercaya PSSI memimpin skuad Garuda menuju babak baru. 

timnas indonesia
Para Pemain Timnas Indonesia. (Sumber: AFC)

Rumor yang berkembang menyebut nama besar seperti Louis van Gaal, mantan pelatih Timnas Belanda, yang digadang-gadang bakal menggantikan posisi Kluivert. 

Namun hingga kini, belum ada kepastian resmi dari PSSI mengenai siapa yang akan menahkodai Timnas Indonesia selanjutnya. 

Di tengah spekulasi itu, muncul berbagai pendapat dari pengamat dan media asing mengenai sosok yang paling tepat untuk memimpin Garuda ke arah yang lebih baik.

Menariknya, meski nama Louis van Gaal ramai diperbincangkan, sejumlah pengamat sepak bola dalam negeri justru menilai bahwa Indonesia sebaiknya mencari sosok lain yang lebih realistis dan sesuai dengan kebutuhan tim. 

Dua nama yang disebut paling cocok itu berasal Asia yang dinilai punya rekam jejak dan karakter sesuai dengan sepak bola Indonesia.

Dalam podcast Offside Dua bersama Panji Suryono pada 17 Oktober 2025, Coach Justin menyebut dua sosok lain yang menurutnya lebih tepat untuk menangani Timnas Indonesia ke depan.

Pengamat Timnas Indonesia
Coach Justin soal Pengganti Patrick Kluivert. (Sumber: YouTube OFFSIDE DUO)

“Cepat. Itu satu dua minggu sudah dapat pelatih baru nih,” ujar Coach Justin optimis. Namun ia menambahkan, pemilihan pelatih tidak boleh terburu-buru. 

“Tapi ya itu, enggak segampang itu sebenarnya nyari pelatih. Ini benar-benar menentukan kita mau ke mana sebenarnya kalau menentukan pelatih,” lanjutnya.

Coach Justin menilai ada dua kandidat potensial selain Louis van Gaal yang bisa membawa arah positif bagi Timnas Indonesia: Shin Tae-yong (STY) dan Akira Nishino.

Menurutnya, STY memiliki kelebihan besar karena sudah memahami kultur dan karakter pemain Indonesia. 

“Kalau STY balik pun bisa aja. Cuman ya itu, gajinya gede banget, belum tentu bisa bayar kan. Jadi harus ada negosiasi ulanglah. Kalau dua-dua mau fleksibel, enggak kepala batu, bisa aja STY balik,” ujarnya.

shin tae-yong
Mantan pelatih Timnas Indonesia Shin Tae-yong. (Sumber: Instagram @shintaeyong7777)

Meski begitu, Coach Justin menegaskan bahwa kemungkinan kembalinya STY tetap kecil.

Hal ini sejalan dengan pernyataan langsung Shin Tae-yong kepada media Korea KBS pada 13 Oktober 2025, yang menegaskan dirinya tidak tertarik menggantikan Kluivert.

Nama kedua yang disarankan Coach Justin adalah Akira Nishino, pelatih asal Jepang yang pernah menangani Timnas Jepang di Piala Dunia 2018. 

“Gue sih lebih ke Jepang ya. Jepang itu konsisten bagus, seniornya. Pelatih bukan yang sekarang ini, tapi yang sebelumnya,” tegasnya.

Akira Nishino memang punya rekam jejak mentereng. Ia sukses membawa Jepang ke babak 16 besar Piala Dunia 2018 dan sempat menjadi pelatih Gamba Osaka dengan prestasi gemilang di J-League. 

Ia juga pernah melatih Timnas Thailand pada 2021 dan kini berstatus tanpa klub.

Akira Nishino
Akira Nishino. (Sumber: AFC)

Menurut catatan Transfermarkt, Nishino juga sempat dikabarkan akan menjadi Direktur Teknik PSSI menggantikan Indra Sjafri. 

Dengan pengalamannya di Asia Tenggara, terutama bersama Thailand, sosok Nishino dianggap lebih memahami peta kekuatan sepak bola ASEAN dibandingkan pelatih Eropa seperti Van Gaal.

Sementara itu, rumor mengenai Louis van Gaal terus berkembang setelah media Vietnam, Soha, melaporkan bahwa pelatih berusia 73 tahun itu disebut-sebut akan datang bukan untuk membawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia, melainkan menargetkan emas SEA Games 2025.

Namun, rumor tersebut tidak sepenuhnya diyakini oleh para pengamat Indonesia. 

Banyak yang menilai perekrutan Van Gaal terlalu ambisius, baik dari segi finansial maupun strategi jangka panjang.

“Ini masalah networking aja. Makanya gua bilang kemungkinan Jepang karena kita punya hubungan baik dengan Jepang. Jadi ibarat tinggal telpon aja, ‘eh kasih gua pelatih dong’. Oh, ada ini nih. Kasarnya begitu,” ujar Coach Justin.

Pernyataan ini menunjukkan bahwa arah PSSI mungkin akan lebih realistis dengan melirik pelatih Asia yang punya kedekatan dengan sistem sepak bola Indonesia. 

Dengan demikian, baik Shin Tae-yong maupun Akira Nishino menjadi dua nama yang paling masuk akal untuk menggantikan Patrick Kluivert.

Kini, publik menanti langkah PSSI berikutnya. Apakah benar Louis van Gaal yang akan datang, atau justru salah satu dari dua nama yang disarankan Coach Justin yang akhirnya memimpin Timnas Indonesia?

Tiga alasan mengapa dua sosok ini lebih cocok jadi pelatih Timnas Indonesia:

1. Adaptasi cepat terhadap kultur pemain lokal. Baik STY maupun Nishino telah terbukti memahami karakter sepak bola Asia Tenggara.

2. Efisiensi biaya dan sistem pembinaan. Pelatih Asia umumnya memiliki struktur kerja lebih fleksibel dan efisien.

3. Konsistensi dan kesinambungan program. Kedua pelatih ini mampu menyatukan visi jangka panjang dengan realitas sepak bola Indonesia.

Langkah menentukan pelatih baru akan menjadi babak penting dalam perjalanan Timnas Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Apapun keputusan akhirnya, publik berharap pelatih baru nanti bukan hanya membawa kemenangan di lapangan, tapi juga fondasi kuat untuk masa depan sepak bola nasional.

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT