News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Hah, Pelatih Baru Timnas Indonesia Pengganti Patrick Kluivert Kemungkinan Berasal dari Jepang, Siapa?

Pelatih baru Timnas Indonesia pengganti Patrick Kluivert kemungkinan berasal dari Jepang? Siapa sosok misterius itu? Simak berita selengkapnya di sini!
Sabtu, 18 Oktober 2025 - 09:13 WIB
Shin Tae-yong (kiri) sewaktu masih melatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • X @timnasindonesia

tvOnenews.com - Timnas Indonesia tengah jadi sorotan usai pemecatan Patrick Kluivert dari kursi pelatih kepala. 

Timnas Indonesia kini sedang dalam masa pencarian sosok baru untuk membimbing skuad Garuda. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sejumlah nama pun mulai dikaitkan dengan Timnas Indonesia, termasuk pelatih asal Jepang yang disebut punya peluang besar.

timnas indonesia
Patrick Kluivert dan Pemain Timnas Indonesia. (Sumber: Timnas Indonesia)

PSSI resmi mengumumkan pemutusan kerja sama dengan Patrick Kluivert pada Kamis, 16 Oktober 2025, setelah Timnas Indonesia gagal lolos ke Piala Dunia 2026 usai dua kekalahan beruntun di babak keempat kualifikasi Zona Asia yaitu 2-3 dari Arab Saudi dan 0-1 dari Irak. 

Kluivert, yang ditunjuk pada Januari 2025 menggantikan Shin Tae-yong, hanya menangani tim selama sembilan bulan.

Dalam pernyataannya, PSSI menilai hasil itu sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap performa tim nasional. 

Meski begitu, federasi tetap mengapresiasi kontribusi Kluivert. Kekalahan 0-6 dari Jepang pada Juni 2025 disebut menjadi salah satu alasan utama pemecatan.

Sementara itu, peluang kembalinya Shin Tae-yong (STY) juga sempat ramai dibahas publik. 

Pelatih asal Korea Selatan itu kini berstatus bebas kontrak setelah dipecat dari klub Ulsan HD pada Agustus lalu. 

Namun, STY membantah rumor kembalinya ke Indonesia dalam wawancara dengan KBS Korea (13 Oktober 2025), menegaskan dirinya ingin melanjutkan karier di Eropa.

Dalam situasi yang penuh spekulasi ini, Coach Justin melalui podcast Offside Dua di kanal YouTube OFFSIDE DUA (17 Oktober 2025) turut memberikan pandangannya terkait pemecatan Kluivert dan arah Timnas Indonesia ke depan.

coach justin
Coach Justin soal Pengganti Patrick Kluivert. (Sumber: YouTube OFFSIDE DUO)

“Makanya gue bilang, gue enggak yakin, bahwa dia dipecat itu sudah fix. Itu udah gue bilang di live reaction. Tidak ada dasar lagi untuk mempertahankan dia. Ini bukan masalah menang kalah,” katanya.

Coach Justin melanjutkan, “Kalau kalah pun tapi mainnya bagus, create banyak peluang, pemain yang diturunkan bagus, perbaikan bagus, gue rasa rakyat masih bisa terima lah.”

“Tapi dengan apa yang dia tunjukkan setelah hampir 10 bulan, lu main kayak begini, gue merasa lu masih enggak kenal pemain lu. Kualitas pemain lu, lu nggak kenal. Jadi enggak ada dasarnya untuk dilanjutkan ke Piala Asia lagi, ngerti enggak?”

“It just take too long. Pelatih yang gagal bawa ke Piala Dunia terus dipecat itu banyak banget yang terjadi. Jadi bukan hal yang baru, bukan hal yang aneh lah.”

Saat Panji Surya bertanya, “Berarti kita November akan ada FIFA Match Day nih. Udah bakal ada pelatih belum nih?”

Coach Justin menjawab, “Cepat. Itu satu dua minggu sudah dapat pelatih baru nih.”

Namun ia menekankan, mencari pelatih baru bukan hal mudah, “Tapi ya itu, tapi kan enggak segampang itu sebenarnya nyari pelatih. Kan benar-benar ini menentukan kita mau ke mana sebenarnya kalau menentukan pelatih.”

Coach Justin kemudian memberi isyarat kuat soal asal pelatih baru tersebut, “Ini masalah networking aja. Makanya gua bilang kemungkinan Jepang karena kita punya hubungan baik dengan Jepang. Jadi ibarat tinggal telepon aja, ‘eh kasih gua pelatih dong.’ Oh, ada ini nih, nih, nih. Gitu kasarnya begitulah.”

Ia menambahkan, “Tapi tidak menutup kemungkinan ya STY juga balik bisa aja. Cuman ya itu gua setuju. Kalau STY balik pun salah satu contoh gaji itu kan gede banget ya. Belum tentu bisa bayar kan. Jadi harus ada negosiasi ulang lah, tidak hanya dari sisi gaji, tapi juga dari sisi lain. Jadi kalau dua-dua mau lebih fleksibel, enggak kepala batu dua-dua bisa aja STY balik.”

Namun, Coach Justin menegaskan feeling pribadinya, “Tapi feeling gue sih akan datang pelatih baru sih.”

“Gue sih lebih ke Jepang ya. Jepang itu konsisten bagus seniornya.”

Lebih lanjut, Coach Justin menjelaskan, “Pelatih bukan yang sekarang ini, tapi yang sebelumnya,” ucapnya menegaskan.

Jika merujuk dari pernyataan tersebut, sosok yang dimaksud kemungkinan besar adalah Akira Nishino, pelatih Jepang yang sukses membawa timnya ke babak 16 besar Piala Dunia 2018 Rusia. 

Akira Nishino
Akira Nishino. (Sumber: ANTARA/REUTERS/ATHIT PERAWONGMETHA)

Berdasarkan data Transfermarkt.co.id, Nishino kini tengah menganggur setelah terakhir menangani Timnas Thailand pada 2021.

Pelatih berusia 68 tahun itu dikenal memiliki pengalaman panjang di sepak bola Asia dan sempat menjadi figur penting di Federasi Sepak Bola Jepang (JFA). 

Namanya juga santer disebut bakal menggantikan posisi Indra Sjafri sebagai Direktur Teknik PSSI.

Dengan segudang pengalaman, Akira Nishino dianggap sosok ideal untuk membangun ulang sistem permainan Timnas Indonesia pasca-Kluivert. 

Jika benar PSSI menjatuhkan pilihan padanya, Indonesia akan kembali dipimpin pelatih asal Asia Timur yang dikenal disiplin dan penuh strategi seperti Shin Tae-yong.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini, publik menanti langkah resmi PSSI. Apakah benar pelatih baru Timnas Indonesia akan berasal dari Jepang seperti yang diyakini Coach Justin?

(anf)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT