News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Dari Budaya K-Pop ke K-Food, Gelombang Kuliner Korea Siap Taklukkan Indonesia, Ini Alasannya!

Gelombang budaya Korea atau Hallyu telah lama merambah Indonesia, menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat. Dimulai dari popularitas K-Pop hingga K-Food
Kamis, 16 Oktober 2025 - 23:36 WIB
Ilustrasi Dari Budaya K-Pop ke K-Food, Gelombang Kuliner Korea Siap Taklukkan Indonesia, Ini Alasannya!
Sumber :
  • Istockphoto

tvOnenews.com - Gelombang budaya Korea atau Hallyu telah lama merambah Indonesia, menyentuh berbagai aspek kehidupan masyarakat. Dimulai dari popularitas K-Pop yang mengguncang dunia musik hingga drama Korea (drakor) yang menjadi tontonan wajib di berbagai platform digital, pengaruh Korea Selatan kian mengakar kuat di Tanah Air. 

Kini, bukan hanya musik dan hiburan yang menjadi magnet, tetapi juga gaya hidup dan cita rasa kuliner Korea yang mulai merebut hati masyarakat Indonesia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Fenomena ini terlihat jelas dari meningkatnya minat masyarakat terhadap makanan khas Korea seperti tteokbokki, gimbap, dan ramyeon, yang kini mudah ditemui di berbagai kota besar Indonesia. 

Banyak restoran maupun kafe bertema Korea bermunculan, menawarkan sensasi rasa autentik yang dikemas dengan sentuhan modern dan halal. 

Hal ini menjadi bukti bahwa budaya Korea tak hanya memikat lewat visual dan musik, tetapi juga mampu membangun koneksi emosional melalui cita rasa kulinernya. Lebih dari sekadar tren, gelombang K-Food kini menjadi peluang ekonomi yang menjanjikan. 

Dengan populasi besar dan mayoritas penduduk Muslim, Indonesia dianggap sebagai pasar potensial bagi ekspansi industri kuliner Korea. Tak heran, berbagai pelaku bisnis dari Negeri Ginseng mulai melirik peluang kerja sama di sektor makanan dan waralaba untuk memperluas jangkauan pasar mereka.

Melansir dari Antara, salah satu bukti nyata dari upaya ini terlihat dalam keikutsertaan delapan perusahaan kuliner Korea dalam ajang Pameran Waralaba & Lisensi Internasional Indonesia (FLEI) yang digelar di Jakarta pada 10–12 Oktober lalu. 

Di bawah koordinasi Kementerian Pertanian, Pangan dan Urusan Pedesaan Korea Selatan bersama Korea Agro-Fisheries & Food Trade Corporation (aT), delegasi Korea menandatangani tujuh nota kesepahaman (MoU) dengan mitra lokal, menandai langkah strategis dalam memperluas jaringan bisnis mereka di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Minat masyarakat terhadap kuliner Korea semakin meningkat, tidak hanya karena tren semata, tetapi juga karena daya tarik nilai budaya di baliknya. Pengunjung mengaku penasaran ingin mencoba makanan yang sering muncul di serial drama Korea. 

Dari adegan makan malam hangat di musim dingin hingga suasana santai di kedai kecil Seoul, semua itu menumbuhkan rasa ingin tahu dan kedekatan emosional terhadap budaya Korea. Lee Seung-hoon, perwakilan Korea Agro-Fisheries & Food Trade Corporation (aT) di Jakarta, Indonesia memiliki keunggulan demografis yang menjanjikan bagi perkembangan industri kuliner internasional.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT