News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Komentar Pedas Media Belanda terhadap Kekalahan Timnas Indonesia saat Melawan Irak, Tak Habis Pikir sama Keputusan...

Timnas Indonesia harus menelan pil pahit, karena kalah dalam dua pertandingan penentu diputaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia.
Minggu, 12 Oktober 2025 - 16:32 WIB
Komentar Pedas Media Belanda terhadap Kekalahan Timnas Indonesia saat Melawan Irak, Tak Habis Pikir sama Keputusan...
Sumber :
  • Instagram Jay Idzes

Jakarta, tvOnenews.com- Setelah pertandingan timnas Indonesia melawan Irak hari ini (12/10) sejumlah komentar datang dari berbagai arah, hingga viral dimedia sosial (Medsos). 

Timnas Indonesia harus menelan pil pahit, karena kalah dalam dua pertandingan penentu diputaran keempat Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Asia. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Komentar Pedas Media Belanda terhadap Kekalahan Timnas Indonesia saat Melawan Irak, Tak Habis Pikir sama Keputusan...
Komentar Pedas Media Belanda terhadap Kekalahan Timnas Indonesia saat Melawan Irak, Tak Habis Pikir sama Keputusan...
Sumber :
  • Instagram Jay Idzes

 

Kalah tipis satu poin, yang mana lebih dulu menghadapi Arab Saudi dengan skor 2-3 dan Oram 1-0 angka yang sungguh disesalkan. Langkah Kapten Jay Idzes dan pemain timnas Indonesia harus terhenti di sini. 

Disamping kekalahan yang harus diterima timnas Indonesia hari ini. Kota juga patut bersyukur atas perjuangan hingga bisa lolos sejauh ini, diluar dari berbagai kekurangan yang ada. 

Salah komentar pedas itu datang dari media asing, media Belanda yang melihat permainan timnas Indonesia sudah cukup baik dibanding sebelumnya. 

Pasalnya, kekalahan timnas Indonesia saat ini juga ada faktor x atau lainnya. Diduga adanya keputusan kontroversi Wasit saat pertandingan melawan Irak. 

Media Belanda, Voetball Primeur, turut menyoroti kegagalan Timnas Indonesia melangkah ke Piala Dunia.

Mereka menilai wasit asal China, Ma Ning kala memimpin pertandingan, membuat sejumlah keputusan kontroversial dan merugikan skuad garuda.

Bahkan, media belanda menggambarkan bahwa Indonesia seolah menjadi korban “perampokan” di lapangan karena keputusan-keputusan aneh sang pengadil.

"Menjelang akhir pertandingan ada momen aneh terjadi, ketika Indonesia seolah dirampok penalti," tulis Voetbal Primeur. 

Disampaikan sikap pertama saat Ole Romeny mencoba melewati bek Irak, Zaid Tahseen, pada menit 69'. 

Pemain Oxford United itu sejatinya sudah mendorong bola untuk melewatinya, tetapi dijegal pemain bernomor punggung 4 tersebut. Aksi yang diketahui Ma Ning itu dianggap sebagai pelanggaran, tetapi hanya memberikan kartu kuning atas foul tersebut. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seharusnya Tahseen diganjar kartu merah karena merupakan orang terakhir dari lini pertahanan Singa Mesopotamia.

Puncaknya, saat tim memasuki injury time babak kedua, bola operan Jay Idzes di kotak penalti Irak dan Kevin Diks mencoba mengontrol dengan kaki.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT