News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ya Ampun, Kok Malah Kejadian? Wanita Indigo Ini Pernah Ramal Masa Depan Timnas Indonesia saat Dilatih Patrick Kluivert, Ternyata Sekarang...

Kok bisa ramalan wanita indigo ini tentang bagaimana masa depan Timnas Indonesia bersama Patrick Kluivert dari segi prestasi bisa terwujud? Begini keadaannya.
Minggu, 12 Oktober 2025 - 10:21 WIB
Patrick Kluivert bersama staf pelatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • Instagram @dennylandzaat

tvOnenews.com - Ramalan wanita indigo ini soal masa depan Timnas Indonesia ketika dilatih Patrick Kluivert seolah menjadi kenyataan sekarang.

Pasalnya, ramalan itu mengungkap apakah bisa Patrick Kluivert memimpin Timnas Indonesia untuk mencapai tujuan utama bermain di Piala Dunia 2026.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Keraguan banyak pihak terhadap Patrick Kluivert mulai terbukti. Gagal bawa Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2026 adalah puncaknya.

Padahal, perjuangan Timnas Indonesia untuk mencapai babak itu tinggal selangkah lagi. Skuad Garuda bahkan harus memulainya dari round pertama.

Meski mampu tunjukkan perlawanan sengit, namun nyatanya Timnas Indonesia tetap tak mampu membalikkan keadaan saat lawan Arab Saudi dan Irak.

Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Pelatih Timnas Indonesia, Patrick Kluivert
Sumber :
  • REUTERS/Stringer

 

Sehingga di klasemen akhir grup B round 4 Kualifikasi Piala Dunia 2026, skuad Merah Putih terdampar di dasar klasemen dengan tidak ada satu pun poin yang didapat.

Maka tidak heran jika di media sosial X, tagar Kluivert Out sudah mencapai 40 ribu cuitan. Mereka meminta agar PSSI berlaku yang sama seperti saat mendepak Shin Tae-yong.

Di sisi lain, hancur leburnya Timnas Indonesia ketika dilatih oleh Patrick Kluivert ternyata sudah pernah diterawang oleh wanita indigo bernama Bunda Rita.

Ramalan itu dipaparkan oleh Bunda Rita pada Januari 2025 silam atau beberapa hari saja setelah PSSI umumkan Patrick Kluivert sebagai suksesor Shin Tae-yong.

Sejumlah poin penting digarisbawahi oleh wanita indigo itu. Salah satunya ambisi Patrick Kluivert yang kurang besar terhadap Timnas Indonesia.

“Untuk pelatih yang akan baru ini tidak membawa motivasi yang lebih 'wow' atau lebih maju gitu loh,“ ramal Bunda Rita dari kanal YouTube Ganjil Misteri, 12 Januari 2025 lalu.

Lebih lanjut, Bunda Rita juga melihat kalau Timnas Indonesia di bawah Patrick Kluivert akan sedikit mengalami kemunduran dari segi prestasi.

“Malah yang saya lihat kok sedikit merosot dan sedikit mundur, ya. Selain penggantian yang lama dari yang baru ini, dan kalau saya lihat sering terjadi keributan-keributan ya di antara pemain pelatih, kayak ngga sinkron” ungkapnya.

Bunda Rita menegaskan bahwa ada ambisi dalam diri Patrick Kluivert untuk selalu menang, namun ia tidak tahu bagaimana cara menangani kondusifitas di dalam timnya.

Terawangan paranormal terkait masa depan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
Terawangan paranormal terkait masa depan Patrick Kluivert di Timnas Indonesia
Sumber :
  • PSSI & YouTube Ganjil Misteri

 

“Masalahnya, timnas kita ini ingin sekali lebih ke atas, tapi pelatih ini merasa diam. Sepertinya mau menang, menang, menang, tapi tidak memikirkan bagaimana yang dilatihnya, yang saya lihat seperti itu,” jelasnya.

Oleh karenanya, Bunda Rita tidak terlalu terkejut apabila hasil yang diraih Timnas Indonesia semasa dilatih Patrick Kluivert agak sedikit menurun.

“Banyak kemunduran dengan pergantian pelatih yang sekarang ini timnas kita, dalam sepak bola lho ya,” pungkasnya.

Hampir 10 bulan berlalu, ramalan Bunda Rita tadi diungkit netizen. Ternyata terawangan tentang Patrick Kluivert itu benar-benar terasa di Timnas Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Poin yang disampaikan Bunda Rita yakni prestasi Timnas Indonesia menurun saat dilatih Patrick Kluivert jadi kenyataan usai Garuda gagal ke Piala Dunia 2026.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT