News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Segini Gaji yang Mesti Dibayar PSSI Kalau Berniat Bawa Kembali Shin Tae-yong Jadi Pelatih Timnas Indonesia

Jika PSSI mau bawa kembali Shin Tae-yong ke Timnas Indonesia apabila Patrick Kluivert dianggap gagal di Kualifikasi Piala Dunia 2026, segini prediksi gaji STY.
Sabtu, 11 Oktober 2025 - 09:27 WIB
Shin Tae-yong (kiri) sewaktu masih melatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • X @timnasindonesia

Hal ini diungkapkan langsung oleh mantan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan saat ditanya oleh Deddy Corbuzier beberapa tahun lalu.

“(Gaji Shin Tae-yong) Dua miliar per bulan. Itu di luar kendaraan, apartemen, dan sebagainya,” cerita Iwan Bule di kanal YouTube Corbuzier. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Tapi itu kan tim, ada enam pelatih lainnya. Mungkin dia (Shin Tae-yong) dapat 1,1 lah,” sambungnya.

Di periode terakhirnya melatih Timnas Indonesia, ada kabar yang bilang jika gaji Shin Tae-yong naik menjadi 2,8 miliar Won atau setara dengan Rp32,9 miliar per tahun.

Sebaliknya, gaji Shin Tae-yong justru turun saat melatih Ulsan HD. Padahal di sana, STY menjadi pelatih dengan bayaran termahal di liga Korea Selatan.

“Klub tersebut telah menawarkan gaji tertinggi di K-League dan kedua belah pihak dikatakan telah mencapai tingkat kesepakatan yang signifikan, meskipun mereka belum menandatangani kontrak,“ rilis Yonhap.

Prediksi Gaji Shin Tae-yong Jika Comeback ke Timnas Indonesia 

Shin Tae-yong (kiri) sewaktu masih melatih Timnas Indonesia
Shin Tae-yong (kiri) sewaktu masih melatih Timnas Indonesia
Sumber :
  • X @timnasindonesia

 

Jika Shin Tae-yong comeback, maka PSSI mesti mencopot posisi pelatih timnas Indonesia Patrick Kluivert terlebih dahulu dengan pesangon hingga puluhan miliar.

Kalau melihat gaji Shin Tae-yong di periode terakhirnya bersama Timnas Indonesia, maka tiap bulannya pelatih Korea Selatan itu mendapat Rp2,74 miliar.

Berkaca dari data-data di atas, PSSI tampaknya harus membayar gaji lebih dari Rp2,74 miliar per bulan atau Rp32,9 miliar tiap tahun jika ingin bujuk Shin Tae-yong lagi.

Seperti kata eks Ketum PSSI Mochamad Iriawan, gaji yang diterima Shin Tae-yong tersebut biasanya belum termasuk kendaraan hingga tempat tinggal.

Lebih lanjut, nominal tersebut juga belum termasuk dengan kesepakatan lain yang dicapai antara STY dengan PSSI, seperti iklan atau bonus-bonus tertentu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan cuma itu, Shin Tae-yong biasanya juga membawa gerbong kepelatihan sendiri dari Korea Selatan sehingga PSSI harus menyiapkan dana yang lebih besar lagi.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT