Suami Mpok Alpa Akui Tabungan Habis untuk Biaya Pengobatan, Asuransi Tak Lagi Bisa Menolong, Netizen Pro Kontra
- YouTube/IntensInvestigasi
tvOnenews.com - Suami mendiang komedian Mpok Alpa, Ajie Darmaji, akhirnya buka suara soal perjuangan berat yang dialaminya selama mendampingi sang istri berjuang melawan penyakit kanker payudara.
Bukan hanya secara emosional, namun juga finansial, karena biaya pengobatan yang tinggi membuat keluarga harus menguras segala sumber daya yang dimiliki.
Ajie menceritakan bahwa asuransi kesehatan yang dimiliki keluarga sudah tidak lagi dapat digunakan karena habis limit.
Setelah itu, tabungan yang disiapkan selama bertahun-tahun, termasuk dana untuk pendidikan anak-anak, habis digunakan demi perawatan Mpok Alpa.
“Asuransi udah habis limit,” kata Ajie saat ditemui usai tahlilan tujuh hari wafatnya Mpok Alpa di kediamannya, kawasan Ciganjur.
Menurutnya, perjuangan itu berlangsung hampir dua tahun, sejak sang istri mulai menjalani pengobatan intensif. Semua dana tabungan habis terkuras.
“Untuk (tabungan) anak-anak sekolah, alhamdulillah ya, habis kepakai buat semuanya yang kemarin waktu Mpok masih sakit,” ujarnya dengan nada berat.
Ketika tabungan benar-benar menipis, Ajie mengaku terpaksa menjual aset berupa kendaraan.
Setidaknya dua unit mobil harus dilepas untuk menutup biaya rumah sakit dan perawatan.
“Ada bahkan udah beberapa kendaraan yang kita lepas. Dua mobil,” ungkapnya.
Salah satu mobil yang dijual bahkan punya kenangan emosional karena merupakan kendaraan yang menemani masa-masa awal karier Mpok Alpa di dunia hiburan.
Ajie menyebut kondisi keuangan keluarga kini benar-benar terkuras akibat rangkaian pengeluaran tersebut.
“Pokoknya yang jelas, (kantong) kita udah pada kering. Abis banget mah enggak, udah kering kayak gitu,” paparnya.
Setelah kepergian Mpok Alpa, Ajie mengungkap sikapnya terkait tawaran bantuan dari sahabat-sahabat sang istri.
Sebagai orang tua tunggal yang kini harus mengurus anak, ia menegaskan tidak pernah menolak kebaikan orang lain.
“Saya tegaskan lagi, saya nggak pernah nolak pemberian seseorang. Kalau dikasih, saya ambil,” ucap Ajie.
Menurutnya, menolak bantuan sama saja dengan bersikap sombong pada ketetapan Tuhan.
“Itu rezeki dari Allah melalui tangan hamba-Nya. Kalau kita tolak, berarti kita manusia yang sombong,” tambahnya.
Ia menekankan prinsip bahwa menerima kebaikan tidak sama dengan meminta-minta.
"Dikasih kita ambil, enggak dikasih kita jangan pernah minta. Kayak gitu,” tuturnya.
Pernyataan Ajie tersebut menimbulkan perdebatan di media sosial.
Tidak sedikit netizen yang memberikan dukungan, namun ada pula yang menyayangkan sikapnya.
"Sekarang lu kerja ya bang. Jangan sampe harta yang udah dikumpulin, yang seharusnya buat anak-anak Mpok Alpa, malah habis," tulis seorang netizen.
“Jual rumah, pindah ke tempat yang lebih sederhana, sisa uangnya bisa dipakai untuk modal usaha kalau nggak mau kerja," komentar netizen lain lebih keras.
Namun, ada juga warganet yang membela Ajie.
“Komen-komen ngeri kaya sok tau banget hidup orang. Pdhl sekarang kerjaan bayaran dollar sambil di rumah juga ada. Jangan sok julid,” tulis seorang netizen.
“Emang kalian tau kehidupan rumah tangganya? Kalau nggak tau mending nggak usah ngomong aneh-aneh. Orang mah doain aja yang terbaik buat almarhumah dan anak-anak yang ditinggal," komentar serupa.
Perdebatan ini membuat kisah perjuangan finansial keluarga Mpok Alpa semakin ramai dibicarakan.
Banyak yang merasa iba dengan kondisi Ajie, sementara sebagian lain menilai bahwa keputusan finansial keluarga tersebut bisa dikelola dengan cara berbeda. (adk)
Load more