Tips & Trik Memaksimalkan PLTS Atap di Pabrik dan Rumah Dengan Energi Terbarukan
- Istockphoto
tvOnenews.com - Energi surya sedang naik daun, dimana panel fotovoltaik (PV) bukan lagi sekadar simbol hijau di atap gedung bertingkat; kini ia menjadi salah satu kunci efisiensi biaya dan pengurangan emisi di berbagai sektor.
Dalam mendukung pencapaian Net Zero Emission dan pelestarian lingkungan, pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) bisa menjadi salah satu jawabannya.
Kunci utama implementasi penggunaan energi surya adalah data konsumsi, skema pendanaan yang tepat, dan kemitraan dengan penyedia berpengalaman.
Hasilnya bukan hanya penghematan biaya, tetapi juga kontribusi nyata terhadap pencapaian target Net Zero Emission.
Sekaligus membuktikan bahwa memanen matahari itu mudah, efektif, dan menguntungkan. Berikut rangkuman tips dan trik yang bisa Anda terapkan untuk membangun PLTS, baik untuk skala industri maupun rumah tangga.
1. Lakukan Audit Energi Terlebih Dahulu
Sebelum satu panel pun terpasang, audit energi menyeluruh membantu memetakan pola konsumsi listrik.
Data ini memudahkan Anda menentukan kapasitas sistem, menyeimbangkan beban puncak, dan memperkirakan waktu balik modal.
Beban tertinggi terjadi pada siang hari, waktu yang sama ketika produksi listrik surya mencapai puncaknya.
2. Pilih Skema Pendanaan yang Fleksibel
Banyak penyedia layanan menawarkan model Solar-as-a-Service, di mana mereka menanggung biaya investasi, perizinan, hingga pemeliharaan.
Skema semacam ini cocok bagi perusahaan atau rumah tangga yang ingin mulai tanpa membebani arus kas.
Anda tinggal membayar listrik yang dihasilkan dengan tarif lebih rendah daripada PLN, sementara perawatan ditangani penyedia.
3. Prioritaskan Keselamatan
Panel PV ditempatkan di ketinggian dan terhubung langsung dengan jaringan listrik.
Pastikan kontraktor bersertifikasi, menggunakan peralatan keselamatan lengkap, dan mematuhi standar mutu internasional.
Ini bukan area untuk berhemat secara sembrono, karena sistem yang buruk berisiko korsleting dan kebocoran atap.
4. Integrasikan dengan Sistem Manajemen Energi
PLTS atap paling efektif bila terhubung ke sistem manajemen energi (EMS) yang memantau produksi dan konsumsi secara real-time.
Dashboard digital akan menunjukkan kapan listrik surya melimpah, kapan baterai terisi, dan kapan perlu menarik daya grid.
Dengan data ini, Anda bisa menjadwalkan mesin berdaya tinggi atau menyalakan AC di rumah pada saat produksi surya maksimum.
Dengan memadukan langkah di atas, implementasi energi surya menjadi lebih terencana dan berdampak. Kunci utamanya adalah data konsumsi, skema pendanaan yang tepat, dan kemitraan dengan penyedia berpengalaman.

- Istockphoto
Hasilnya bukan hanya penghematan biaya, tetapi juga kontribusi nyata terhadap pencapaian target Net Zero Emission sekaligus membuktikan bahwa memanen matahari itu mudah, efektif, dan menguntungkan.
PT Blasfolie Internasional Indonesia, salah satu perusahaan kemasan plastik meresmikan instalasi Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) Atap yang terpasang di pabrik Karawang, Jawa Barat dengan kapasitas 730kWp.
Pemasangan PLTS Atap ini merupakan hasil kolaborasi dengan Suryanesia, sebagai perusahaan penyedia solusi Solar-as-a-Service bagi pelaku bisnis di Indonesia.
“Sebagai bagian dari komitmen kami untuk mewujudkan Green Production Factory, PT Blasfolie Internasional Indonesia ingin berperan aktif dalam meminimalisir dampak lingkungan dan memperkuat
kontribusi positif bagi masyarakat. Kolaborasi dengan Suryanesia kami pilih karena mereka tidak
hanya menawarkan solusi energi terbarukan yang andal, tetapi juga menjunjung tinggi standar
keselamatan dan kualitas kerja yang sejalan dengan nilai-nilai perusahaan kami,” ujar Kennie Angesty. (udn)
Load more