News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

3 Weton yang akan Dihantui Malapetaka pada Tanggal 9 April 2025, Harus Waspada untuk Weton Senin Kliwon hingga...

Berikut adalah tiga weton yang diyakini akan dihantui malapetaka pada tanggal 9 April 2025, berdasarkan perhitungan tradisional.
Selasa, 8 April 2025 - 10:28 WIB
Ilustrasi pohon tumbang
Sumber :
  • Unsplash/Mick Haupt

tvOnenews.com - Pada 9 April 2025, menurut perhitungan weton dalam tradisi Jawa, ada beberapa weton yang diprediksi akan mengalami malapetaka atau kesialan.

Weton adalah sistem penanggalan yang menggabungkan hari dalam kalender Jawa dengan pasaran (Legi, Pahing, Pon, Wage, dan Kliwon).

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setiap kombinasi weton dianggap memiliki karakteristik tertentu, dan ada kepercayaan bahwa beberapa weton memiliki potensi untuk membawa malapetaka pada waktu-waktu tertentu.

Berikut adalah tiga weton yang diyakini akan dihantui malapetaka pada tanggal 9 April 2025, berdasarkan perhitungan tradisional.

1. Weton Senin Kliwon

Weton Senin Kliwon dikenal sebagai salah satu kombinasi weton yang memiliki potensi untuk membawa kesulitan, terutama ketika berhadapan dengan tanggal-tanggal tertentu.

Pada 9 April 2025, Senin Kliwon diprediksi akan mengalami banyak rintangan dalam kehidupan mereka, baik dalam urusan pekerjaan, keuangan, maupun hubungan pribadi. Kesulitan ini bisa datang dalam bentuk ketegangan atau bahkan masalah yang lebih besar yang membutuhkan penyelesaian yang hati-hati.

Oleh karena itu, bagi mereka yang memiliki weton Senin Kliwon, disarankan untuk lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan dan lebih sabar dalam menghadapi tantangan.

Ilustrasi orang frustrasi
Ilustrasi orang frustrasi
Sumber :
  • Pexels/Andrea Piacquadio

 

2. Weton Jumat Wage

Weton Jumat Wage juga merupakan salah satu weton yang akan menghadapi malapetaka pada 9 April 2025.

Kombinasi ini dikenal dengan karakteristiknya yang sering berhadapan dengan ujian hidup yang cukup berat.

Pada tanggal tersebut, mereka yang memiliki weton Jumat Wage mungkin akan menghadapi masalah besar yang terkait dengan hubungan keluarga atau pekerjaan.

Malapetaka yang bisa terjadi mungkin berhubungan dengan perasaan tertekan atau kesulitan dalam menjalani rutinitas sehari-hari.

Bagi pemilik weton ini, perlu untuk menjaga keseimbangan mental dan emosi, serta berdoa agar bisa terhindar dari masalah besar.

Ilustrasi pasien gawat darurat
Ilustrasi pasien gawat darurat
Sumber :
  • Pexels/Pavel Danilyuk

 

3. Weton Rabu Pahing

Weton Rabu Pahing merupakan weton yang akan merasakan dampak buruk pada 9 April 2025.

Mereka yang memiliki weton ini sering kali dipengaruhi oleh kesulitan yang datang secara mendadak, dan pada tanggal tersebut, kesialan bisa datang dalam bentuk masalah kesehatan atau keuangan yang tak terduga.

Rabu Pahing yang tidak berhati-hati bisa mengalami kecelakaan atau kehilangan. Oleh karena itu, disarankan bagi mereka untuk lebih berhati-hati dalam kegiatan sehari-hari dan menjaga kesehatan tubuh, serta menghindari pengambilan keputusan yang berisiko tinggi.

 

Pada tanggal 9 April 2025, beberapa weton, termasuk Senin Kliwon, Jumat Wage, dan Rabu Pahing, diprediksi akan dihantui malapetaka.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meskipun ini hanya berdasarkan perhitungan weton tradisional, sangat penting bagi mereka yang memiliki weton ini untuk lebih berhati-hati dan tetap waspada.

Malapetaka bisa datang kapan saja, namun dengan sikap yang hati-hati dan penuh perhitungan, kita bisa mengurangi risikonya dan menghadapi tantangan dengan lebih siap. (ism)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

KDM Tutup Lokasi Tambang, Bupati Bogor Sampai Mohon-mohon ke Gubernur Jawa Barat: Pak Tolong!

KDM Tutup Lokasi Tambang, Bupati Bogor Sampai Mohon-mohon ke Gubernur Jawa Barat: Pak Tolong!

Ribuan warga dari Kecamatan Cigudeg, Rumpia, dan Parungpanjang akhirnya menggeruduk Kantor Bupati Bogor, di Cibinong, Senin (3/5/2026) menuntut Dedi Mulyadi..
Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Gara-gara KDM Tutup Tambang di Bogor, Ratusan Warga Terdampak, Angka Cerai Meningkat hingga Pinjol Merajalela

Ribuan warga dari tiga kecamatan di Kabupaten Bogor geruduk Kantor Pemkab Bogor, menagih janji Gubernur Dedi Mulyadi terkait kompensasi pasca penutupan tambang.
Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120

Profil dan Rekam Jejak Siwa, Kandidat Kuat Bos Baru The Fed yang Dekat dengan Trump Artikel ini sudah tayang 120
Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Media Belanda Tak Habis Pikir, Baru Semusim di Inggris, Gelandang Berdarah Indonesia Rp1 Triliun Jadi Incaran Raksasa Italia

Nasib Tijjani Reijnders di Man City mulai jadi tanda tanya besar. Baru semusim merumput di Liga Inggris, gelandang berdarah Indonesia itu kini diincar Juventus.
Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Ada Perbaikan Tol Jakarta-Cikampek Selama Sepekan ke Depan, Ini Titiknya

Para pengguna tol Jakarta-Cikampek (Japek) diimbau untuk memperhatikan adanya pengerjaan rekonstruksi perkerasan jalan yang akan berlangsung selama sepekan ke depan. 
Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Pelatih Belanda Prediksi Juara Super League 2025-2026: Persib atau Borneo Sama Saja Tapi Persija yang Tentukan

Jean Paul van Gastel gagal mencuri poin bagi PSIM Yogyakarta setelah kalah 1-0 dari Persib Bandung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Kota Bandung, Senin (4/5/2026). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT