News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kini Diasuh Sarwendah dan Ruben Onsu, Betrand Peto Ungkap Kurangnya Perhatian dari Ibu Kandungnya: Di Hati Onyo...

Lama memendam perasaan, Betrand Peto akhirnya berani cerita soal kurangnya perhatian dari ibu kandungnya yaitu Mama Vivi di depan Ruben Onsu dan Sarwendah.
Jumat, 28 Februari 2025 - 15:08 WIB
Betrand Peto dan ibu kandungnya, Mama Vivi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Anak asuh Ruben Onsu dan Sarwendah yaitu Betrand Peto tiba-tiba mengungkit perhatian yang diberikan oleh ibu kandungnya di NTT.

Dalam kesempatan itu, Onyo sampai bicara dengan nada tinggi ketika mengenang kehidupan masa kecilnya bersama keluarga kandungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sekarang ini, Betrand Peto sudah hidup bahagia bersama ibu asuhnya yaitu Sarwendah serta kedua adiknya Thalia dan Thania.

Kebahagiaan Betrand Peto agak sedikit berkurang lantaran dia harus tinggal pisah rumah dari Ruben Onsu yang telah bercerai dengan Sarwendah.

Kendati demikian, kasih sayang yang diberikan oleh Ruben Onsu dan Sarwendah tidak akan berkurang kepada tiga anaknya termasuk Onyo.

Hal ini karena Ruben Onsu masih sering menemui ketiga anaknya ke rumah Sarwendah untuk sekedar lepas rindu atau jalan-jalan bareng.

Akan tetapi, setelah sudah diasuh Ruben Onsu dan Sarwendah, Betrand Peto tiba-tiba bercerita soal kurangnya perhatian yang ia dapat dari ibu kandungnya, Mama Vivi.

Betrand Peto dan ibu kandungnya, Mama Vivi
Betrand Peto dan ibu kandungnya, Mama Vivi
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

 

Hal itu dikatakan oleh Betrand Peto pada 2021 silam atau dua tahun setelah Onyo menjadi anak adopsi dari pasangan selebriti Ruben Onsu dan Sarwendah.

Melalui kanal YouTube The Onsu Family, saat itu orang tua kandung Betrand Peto dari NTT yaitu Ferdy Peto dan Maria Oktaviana atau Mama Vivi diundang ke Jakarta.

Dalam siniar tersebut juga hadir Betrand Peto bersama kedua orang tua asuhnya yaitu Ruben Onsu dan Sarwendah yang bertanya-tanya kepada keluarga Onyo.

Sebagai informasi, kedua orang tua kandung Betrand Peto yaitu Fredy Peto dan Maria Oktaviana dikabarkan telah bercerai saat Onyo masih kecil. 

Setelah bercerai dari Fredy Peto, ibu kandung Onyo yakni Mama Vivi diketahui telah menikah lagi dengan orang lain, sehingga ia tak lagi tinggal bareng Betrand Peto.

Kondisi inilah yang membuat Betrand Peto sedikit emosional kepada Mama Vivi lantaran kurangnya perhatian yang diberikan oleh ibunya itu.

“Apa Mama lebih memilih suami baru daripada kembali ke anak-anak Mama?,” tegas Onyo kepada Mama Vivi.

Onyo mengatakan karena Mama Vivi telah menikah lagi, maka dia terpaksa berjualan kue keliling kampung di Manggarai, NTT untuk menghidupi adik-adiknya.

“Saat mereka kumpul kayak gitu, saya cuma diliatin doang sama temen-temen mereka.,” kata Betrand Peto. 

“Tapi rasa malu saya gak ada, jalan-jalan terus, 'kue kue kue' sampai Onyo lewatin jalan yang gak keliatan sama orang, sama sekali gak dipanggil,” sambungnya.

“Di hati Onyo ini cuma gini, ‘hah, Onyo ini siapa?’,” ujar Betrand Peto mengutip dari YouTube The Onsu Family pada 2021 lalu.

Mama Vivi hanya terpaku menanggapi perkataan anak kandungnya tadi. Ia pun mengatakan tetap menyayangi Onyo meski telah punya keluarga baru.

Ruben Onsu, Betrand Peto, Sarwendah
Ruben Onsu, Betrand Peto, Sarwendah
Sumber :
  • Instagram

 

“Ini keputusan yang sulit, tapi Mama enggak pernah melupakan Onyo. Mama tetap sayang, meskipun mungkin caranya salah di mata Onyo,” tukas Mama Vivi.

Tak ingin pembicaraan itu menjadi tegang, Sarwendah pun coba menenangkan situasi. Ia pun menasehati Onyo agar berlaku sopan terhadap orang tua kandungnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Bunda sama Ayah itu hanya menjadi orang tua asuh buat Onyo, sedangkan Mama dan Papa itu orang tua kandung Onyo,” jelas Sarwendah.
 
“Kalau masa lalu itu menyakitkan, biarkan jadi pelajaran buat Onyo,“ ungkap eks istri Ruben Onsu sambil menasehati Onyo.

(han)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT