News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tingkah 'Tengil' Wenny Myzon Setelah Dipecat PT Timah Tbk Semakin Menjadi-jadi, Berulah Ajak Ribut Sana Sini

Setelah dipecat dari PT Timah Tbk, Wenny Myzon ternyata tetap melanjutkan olok-olokannya terhadap netizen yang mengkritiknya. Kali ini Psikolog dr Lita Gading..
Rabu, 12 Februari 2025 - 17:33 WIB
Eks Karyawati PT Timah Tbk, Dwi Citra Weni atau Wenny Myzon yang viral karena mengolok-olok pekerja honorer gunakan BPJS Kesehatan
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com/Instagram.com @wenny_myzon

tvOnenews.com – Sosok Dwi Citra Weni atau Wenny Myzon, mantan karyawan PT Timah Tbk yang dipecat setelah mengolok-olok pekerja honorer sebagai "kaum BPJS Kesehatan," masih ramai diperbincangkan di media sosial, khususnya di Instagram, Rabu (12/2/2025).

Setelah dipecat PT Timah Tbk, Wenny Myzon ternyata tetap melanjutkan olok-olokannya terhadap netizen yang mengkritiknya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Gaya bahasa dan topik yang diangkat Wenny Myzon di media sosial tidak mengalami perubahan. Mantan karyawan PT Timah Tbk ini masih kerap melontarkan sindiran kepada pihak yang berseberangan dengannya, tetap menggunakan istilah "kaum BPJS Kesehatan."

Tingkah Wenny Myzon yang kontroversial ini semakin memancing banyak orang untuk memberikan tanggapan negatif terhadap dirinya.

Eks Karyawati PT Timah Tbk, Dwi Citra Weni atau Wenny Myzon yang viral karena mengolok-olok pekerja honerer gunakan BPJS Kesehatan
Eks Karyawati PT Timah Tbk, Dwi Citra Weni atau Wenny Myzon yang viral karena mengolok-olok pekerja honerer gunakan BPJS Kesehatan
Sumber :
  • Kolase Tvonenews.com/Instagram.com @wenny_myzon

 

Terbaru, psikolog Lita Gading turut menanggapi perilaku Wenny Myzon yang dianggap semakin berlebihan.

Lita Gading berbicara untuk mengklarifikasi tuduhan Wenny Myzon yang menyebut bahwa dirinya memiliki kemampuan untuk memasukkan seseorang menjadi karyawan PT Timah Tbk, alias berperan sebagai "orang dalam" (ordal).

"Dengar ya kamu! Kamu sudah punya masalah, mau bikin masalah lagi dengan saya? Hati-hati kamu! Makanya kalau kamu enggak tahu saya, cek dulu saya," ujar Lita Gading dalam video yang diunggah Wenny Myzon di Instagram.

Selain itu, Lita Gading juga menegaskan bahwa dirinya tidak memiliki hubungan khusus dengan PT Timah Tbk.

"Aneh deh kamu ini, saya enggak punya orang dalam, apalagi bisa memasukkan orang ke PT Timah Tbk. Kamu ini ya, bikin masalah saja. Saya bukan orang dalam, paham ya?" katanya.

Reaksi Wenny Myzon

Menariknya, dalam unggahan video tersebut, Wenny Myzon menanggapi kemarahan Lita Gading dengan nada yang lebih lunak.

Dalam keterangannya, ia mengaku tidak bermaksud menuduh, melainkan hanya bercanda dan mengagumi sang psikolog.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Eks karyawati PT Timah Tbk Wenny Myzone bertikai dengan psikolog dr Lita Gading

"Siap dokku sayang yang cantik, pasti aku dengar kata-kata dokter. Aku malah kagum loh dokter, karena selama ini orang selalu bilang aku masuk Timah pakai ordal. Nah, kebetulan dokter ada kenal, makanya aku posting, mana tahu dokter bisa bantu yang mau kerja buat direkomendasikan. Itu aja kok, dok, enggak ada maksud apa-apa. Coba deh dok lihat, saya salah satu follower dokter loh, karena dari dulu suka lihat dokter main film dari zaman dulu. Ya Allah, dok, sama fans sendiri dari zaman aku kecil gitu amat seriusnya. Kiss love buat dokter cantik aku," tulis Wenny Myzon menanggapi video kemarahan Lita Gading.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT