News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ruben Onsu Dapat Peringatan dari Ayah Kandung Betrand Peto, Katanya Cara Mendidik Onyo Sebaiknya...

Ferdy Peto pernah mengingatkan Ruben Onsu soal cara mendidik Betrand Peto selama ini. Rupanya ada perbedaan di keluarga mereka saat mendidik Onyo. Seperti apa?
Selasa, 31 Desember 2024 - 18:51 WIB
Ferdy Peto, Sarwendah dan Betrand Peto
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Ayah kandung Betrand Peto, Ferdy Peto, ternyata pernah memberikan peringatan kepada Ruben Onsu tentang cara mendidik putranya.

Dalam sebuah kesempatan, Ferdy berbicara dari hati ke hati dengan Ruben mengenai hal ini.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Percakapan tersebut terjadi sebelum Ruben dan istrinya kala itu, Sarwendah, resmi mengangkat Onyo sebagai anak mereka.  

Sebelum dikenal luas, Betrand Peto hanyalah seorang remaja sederhana asal Nusa Tenggara Timur (NTT) yang hidup dalam keterbatasan.

Namun, kehidupan Onyo berubah drastis ketika video dirinya menyanyi viral di media sosial.

Bakat luar biasa yang ia miliki menarik perhatian banyak orang, termasuk Ruben Onsu.  

Melihat potensi besar dalam diri Onyo, Ruben dan Sarwendah memberikan dukungan penuh untuk mengembangkan kariernya di Jakarta.

Dengan bantuan mereka, Onyo mendapatkan peluang yang sebelumnya tak pernah ia bayangkan.

Dukungan ini membuat Onyo menjadi salah satu penyanyi muda berbakat yang memiliki banyak penggemar di Indonesia.  

Namun, jauh sebelum Ruben resmi menjadi ayah asuh Betrand Peto, Ferdy Peto memberikan pandangannya mengenai cara mendidik anaknya.

Dalam percakapan tersebut, Ferdy menegaskan bahwa ia mendidik Onyo dengan cara yang cukup keras sejak kecil.  

“Permisi Pak Ruben, saya kalau mendidik anak ini harus keras,” ujar Ferdy Peto, seperti yang dilansir dari kanal YouTube The Onsu Family.

Ferdy menjelaskan bahwa didikan keras itu dilakukan untuk membentuk karakter Onyo agar lebih kuat dan disiplin.  

Ia juga menegaskan bahwa dalam keluarganya, mereka tidak pernah mengajarkan anak-anak untuk membenci siapa pun.

Sebaliknya, nilai-nilai kasih sayang dan saling menghormati selalu menjadi prioritas utama.  

“Kami tidak pernah mendidik atau mengajarkan anak untuk membenci satu dan lainnya,” lanjut Ferdy. 

Sebelum Betrand pindah ke Jakarta, perjalanan itu tidak berjalan mulus.

Kakek dan nenek Onyo di NTT sempat tidak setuju dengan keputusan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mereka merasa berat hati melepaskan cucu kesayangannya yang selama ini tinggal bersama mereka.  

“(Opa-oma) mereka awalnya sangat nggak mau. Yang mereka inginkan (Betrand) balik Jakarta ke NTT,” kata Ferdy.  

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT