News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Viral Lagi, Gus Miftah Kritik Pedas Gaya Berdakwah Ustaz Maulana: Idola Modelan Gitu

Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah kembali bikin geger publik dalam video saat menyindir keras sosok Ustaz Maulana yang sering tampil di Televisi.
Selasa, 24 Desember 2024 - 14:06 WIB
Gus Miftah sindir keras gaya berdakwah Ustaz Maulana.
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Miftah Maulana Habiburrahman alias Gus Miftah kembali bikin geger publik usai videonya viral saat menyindir keras sosok Ustaz Maulana yang sering tampil di Televisi.

Baru-baru ini sebuah unggahan video memperlihatkan Gus Miftah tengah mengkritik keras gaya dakwah Ustaz Maulana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Mantan Utusan Khusus Presiden Bidang Keagamaan itu bakan membawa-bawa nama Nahdlatul Ulama (NU) di dalam kritiknya terhadap Ustaz Maulana.

Video viral yang memperlihat Gus Miftah menyindir gaya dakwah Ustaz Maulana itu diunggah oleh akun twitter atau X @yaniarsim, pada Selasa (17/12/2024).

Dalam kesempatan salah satu pengajian yang dia pimpin, Gus Miftah secara gamblang mengungkapkan kekesalannya terhadap gaya dakwah Ustaz Maulana yang dianggapnya tidak pantas.

"Pagi-pagi, pukul setengah enam menyalakan televisi, yang ditonton apa? 'jamaah, oh jamaah' itu idola orang sekarang modelan gitu," kata Gus Miftah sebagaimana dilihat dalam video akun X @yanirsim.

Lebih lanjut, Gus Miftah mengatakan bahwa cara tersebut tidak mungkin dipertontonkan tokoh agama dari Nahdlatul Ulama (NU).

Gus Miftah
Gus Miftah
Sumber :
  • YouTube/GusYusufChannelTegalrejo

 

Ia juga turut menyinggung materi yang dibawakan oleh Ustaz Maulana yang diambil dari kitab tasawuf, Al Hikam. Menurutnya, kitab tersebut tidak pas jika dibawakan dengan gaya pecicilan.

"Menurutmu kiai NU pecicilan begitu pantas? Gak pantas, (kiai NU) pegangnya (kitab) Al Hikam. Berdakwah di TV kok sambil pecicilan, itu tidak pantas" jelas dia.

Untuk diketahui, Ustaz Maulana memiliki ciri khas dalam menyampaikan dakwahnya yakni dengan menyelipkan sisi humor kepada para jemaahnya.

Kemudian, Pondok Pesantren Ora Aji, Sleman, Yogyakarta itu mengungkap alasan para Kiai dan tokoh agama NU jarang muncul di televisi.

"Makanya jangan kaget kalau kiai-kiai NU jarang yang muncul dan keluar di TV, kenapa? Malu, orang ngaji kok diatur-atur," ujar Gus Miftah.

Terakhir, Gus Miftah berpandangan bahwa para tokoh agama saat menyampaikan dakwah harus memiliki kebebasan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Kiai itu harusnya ngatur, begitu masuk TV kok diatur-atur," imbuhnya.

Sebelumnya, Gus Miftah sedang jadi perbincangan hangat publik saat mengolok-olok seorang penjual es teh bernama Sunhaji hingga merendahkan komedian senior Yati Pesek dengan kata-kata yang tidak pantas.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT