News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Pemain Asing di Indonesia Dimanjakan? Pratama Arhan Bicara Jujur ke Grace Tahir, Suami Azizah Salsha Ungkap Fakta Mengejutkan!

Pratama Arhan mengungkapkan bahwa pemain asing di Indonesia sering mendapat perlakuan istimewa. Ia menilai ini menjadi tantangan pemain lokal untuk berkembang.
Senin, 16 Desember 2024 - 16:39 WIB
Pratama Arhan
Sumber :
  • Instagram/pratamaarhan8

tvOnenews.com - Pratama Arhan, bek kiri andalan Timnas Indonesia, baru-baru ini berbicara blak-blakan mengenai perlakuan terhadap pemain asing di klub sepak bola Indonesia.

Dalam wawancaranya bersama Grace Tahir di kanal YouTube, suami Azizah Salsha ini mengungkapkan fakta menarik yang jarang diketahui publik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, Pratama Arhan lahir di Blora pada 21 Desember 2001, ia telah menjadi salah satu talenta muda paling bersinar di sepak bola Indonesia.

Kariernya dimulai bersama PSIS Semarang, di mana ia tampil gemilang dan menarik perhatian banyak pihak.

Kemudian, ia melanjutkan perjalanan ke Jepang untuk bergabung dengan Tokyo Verdy, klub kasta kedua di J2 League.

Keputusannya untuk bermain di luar negeri menunjukkan bahwa pemain Indonesia memiliki potensi besar untuk bersaing di level internasional.

Meski kini tengah merampungkan masa kontraknya di Suwon FC, klub asal Korea Selatan, Arhan dipastikan akan melanjutkan kariernya di luar negeri pada 2025, seperti yang diungkapkan oleh mertuanya, Andre Rosiade

Dalam wawancaranya, Pratama Arhan menceritakan bagaimana ia bertekad untuk mandiri sejak muda.

Pratama Arhan

“Saya sudah targetkan sebelum lulus SMA sudah masuk klub, udah punya gaji sendiri, nggak ngerepotin orang tua,” ungkapnya kepada Grace Tahir.

Tekadnya itu terbukti berhasil, karena ia mampu mencapai prestasi besar baik di level klub maupun Timnas Indonesia. 

Ketika ditanya tentang perbedaan pemain Indonesia dengan pemain dari negara seperti Jepang dan Korea Selatan, Arhan mengakui bahwa dari segi keterampilan, pemain Indonesia tidak kalah.

Namun, ia menekankan pentingnya peningkatan pengalaman dan mentalitas. 

“Mungkin karena kita butuh pengalaman, terus mental juga,” jelasnya.

Ia juga menyoroti betapa pentingnya daya juang yang kuat dan konsistensi latihan fisik.

Menurutnya, mentalitas yang kuat dapat membantu pemain Indonesia bersaing di level yang lebih tinggi.  

Hal menarik dari wawancara ini adalah pengakuan Arhan soal perlakuan terhadap pemain asing yang berkarier di Indonesia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Menurutnya, pemain asing kerap mendapat perlakuan istimewa dibandingkan pemain lokal.  

“Ya beda sih menurut saya, kadang kayak pemain asing di klub itu kayak lebih dimanjakan,” ujar Arhan.  

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT