News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tak Seperti Gus Miftah Mengolok Penjual Es Teh, Biduan Niken Salindry Justru Viral Setelah Borong Dagangan: Aku Ngerti kok Mas

Seorang pendakwah kondang, Gus Miftah atau Miftah Maulana Habiburrahman kini menjadi pembicaraan publik usai mengolok-olok penjual es teh dengan kata kasar.
Rabu, 4 Desember 2024 - 22:06 WIB
Berbeda dengan Gus Miftah, Biduan Niken Salindry mendapat pujian
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Seorang pendakwah kondang, Gus Miftah atau Miftah Maulana Habiburrahman kini menjadi pembicaraan publik usai mengolok-olok penjual es teh dengan kata kasar.

Kata-kata tersebut dinilai kurang pantas diucapkan bagi seorang pemuka agama seperti Gus Miftah kepada seorang penjual es teh saat dirinya memimpin kajian.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pengajian itu terjadi di Magelang pada Rabu, (20/11/2024) lalu, Gus Miftah melihat pedagang es teh yang berdagang di antara penonton. 

“Es tehmu iseh akeh ora? (Es teh mu masih banyak nggak?) Masih? Yo kono didol gobl*k (Ya sana dijual gobl*k). Dolen disik nek rung payu takdir (Dijual dulu, kalau belum laku berarti takdir,” ungkap Gus Miftah.

Aksi yang dilakukan Gus Miftah sontak mengundang reaksi dari netizen dengan berbagai sindiran.

Tak hanya Gus Miftah, bahkan kedua pemuka agama disamping Gus Miftah, Habib Zaidan bin Yahya dan KH Usman Ali Salman juga ikut mendapat ultimatum netizen.

Berbeda dengan seorang biduan yang satu ini.

Ditengah ramainya pembicaraan publik soal Gus Miftah mengolok Penjual Es Teh, biduan Niken Salindry justru viral karena aksinya dengan pemuka agama tersebut.

Pedangdut sekaligus sinden, Niken Salindry justru mendapat pujian dari netizen setelah videonya viral saat melarisi dagangan penjual es teh.

Pesinden Niken Salindry memborong dagangan penjual es teh
Pesinden Niken Salindry memborong dagangan penjual es teh
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

 

Dilansir tvOnenews.com dari tayangan TikTok pada akun @serliiiiiiyyy, biduan ini pernah memborong semua dagangan dari penjual es teh yang sedang berjualan di tengah-tengah penonton.

Bahkan, disaat masih berada diatas panggung, dirinya langsung membayar semua dagangan penjual tersebut.

“Mas, Mase yang jual es teh sama es jeruk, sini. Itu totalnya berapa semua? Rp100 ribu? Oke. Semuanya (penonton) boleh ambil itu ya, yang mau ambil, ambil aja,” ungkap Niken Salindry di atas panggung.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bukan hanya itu, Niken mengatakan agar penjual es tersebut tidak perlu berjualan dan menikmati konsernya, ia mengajak penjual es itu untuk berjoget bersama penonton lainnya.

“Sampean melok joget yo mas. Nggak usah bakulan (jualan),” ujarnya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT