News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Anak 'Tukang Sayur' yang Jadi Bintang Timnas Indonesia, Dulu Tak Mampu Beli Sepatu Tapi Kini Nasibnya di Korea Selatan Bisa Punya...

Kisak sukses anak tukang sayur yang jadi bintang Timnas Indonesia. Pratama Arhan lahir dari keluarga sederhana, ibunya pedagang sayur keliling sementara ayahnya
Kamis, 28 November 2024 - 11:01 WIB
Kisah Anak 'Tukang Sayur' yang Jadi Bintang Timnas Indonesia, Dulu Tak Mampu Beli Sepatu Tapi Kini Nasibnya di Korea Selatan Bisa Punya...
Sumber :
  • Didiet Cordiaz / Instagram Pratama Arhan

tvOnenews.com - Pratama Arhan, bintang Timnas Indonesia yang kini dikenal luas, memiliki kisah hidup yang inspiratif.

Perjalanan bek kiri berusia 20 tahun ini penuh perjuangan dan pengorbanan, terutama dari keluarganya yang berasal dari kehidupan sederhana di Blora, Jawa Tengah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Arhan mencuri perhatian publik sepak bola Asia Tenggara setelah menampilkan performa gemilang di Piala AFF 2020. 

Pemain PSIS Semarang ini menjadi salah satu kunci sukses Indonesia melaju ke final turnamen tersebut.

Posisi full-back kiri yang ia isi solid dan memukau banyak pihak, hingga menarik perhatian klub Seongnam FC dari Korea Selatan.

Namun, di balik kesuksesan ini, ada cerita perjuangan yang mengharukan. 

Ibu Pratama Arhan, Surati, menceritakan bagaimana keluarganya menghadapi berbagai keterbatasan untuk mendukung impian sang putra. 

*Perjuangan Pratama Arhan: Dari Anak 'Tukang Sayur' hingga Pemain Bintang dan Miliki Apartemen di Korea

Pratama Arhan lahir dari keluarga sederhana. Ayahnya seorang pekerja serabutan, sementara ibunya pedagang sayur keliling. 

Rumah mereka berlantaikan tanah, mencerminkan kehidupan yang jauh dari kata mewah. Sejak kecil, Arhan menunjukkan minat besar pada sepak bola. 

Pasangan Pratama Arhan dan Azizah Salsha
Pasangan Pratama Arhan dan Azizah Salsha
Sumber :
  • Instagram

 

Bermain dengan bola plastik di depan rumah menjadi rutinitasnya sejak duduk di bangku kelas dua SD.

“Arhan dari kelas dua SD sudah main bola plastik di depan rumah tetangga dengan anak-anak yang lain, karena di sini tidak ada lapangan bola,” ujar Surati, seperti dilansir dari YouTube.

Bakatnya semakin terasah ketika bergabung dengan Sekolah Sepak Bola (SSB) Putera Mustika di Blora. Tidak peduli hujan atau panas, Arhan selalu hadir dalam latihan. 

Dedikasi dan semangatnya tidak pernah surut meski fasilitas yang dimilikinya serba terbatas.

Keterbatasan ekonomi menjadi hambatan utama bagi keluarga Arhan. Bahkan, untuk membeli sepatu sepak bola, mereka harus berutang atau menjual barang di rumah. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Surati mengisahkan, Arhan pernah menggunakan sepatu bola seharga Rp25 ribu yang hanya bertahan satu kali pakai.

“Dulu kami memang susah sekali, utang sana-sini. Dulu dia tidak punya sepatu, tidak punya Rp25 ribu, dan itu pun sekali dipakai sudah jebol,” kenang Surati.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT