News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Buku puisi "Hujan Bulan Juni" Sapardi Djoko Damono Terbit di Rusia

Buku puisi "Hujan Bulan Juni" karya penyair Sapardi Djoko Damono dapat dinikmati oleh pembaca Rusia mulai 17 Januari 2022. Diterbitkan Penerbit Vodolei dengan
Rabu, 2 Februari 2022 - 16:52 WIB
Aggota keluarga merapikan foto almarhum Sapardi Djoko Damono di rumah duka Ciputat, Tangerang Selatan
Sumber :
  • (ANTARA FOTO/MUHAMMAD IQBAL)

Jakarta - Buku puisi "Hujan Bulan Juni" karya penyair Sapardi Djoko Damono dapat dinikmati oleh pembaca Rusia mulai 17 Januari 2022.

Buku ini diterbitkan di Rusia oleh Penerbit Vodolei dengan judul "дождь в июне". Penerjemahan diprakarsai oleh Oksana Kotkina, warga Rusia yang memiliki kecintaan terhadap bahasa dan karya sastra Indonesia.

"Vodolei tertarik untuk memperkenalkan sastra Indonesia terutama puisi-puisi karya Sapardi Djoko Damono kepada pembaca di Rusia," kata Foreign Rights Manager Gramedia International, Wedha Stratesti, representatif resmi buku-buku terbitan Gramedia untuk pasar luar negeri, dikutip dari keterangan resmi, Rabu.

“Proses penerbitan buku ini yang sangat komunikatif dan penuh antusiasme, membuat kami optimistis buku ini akan diterima dengan baik di Rusia.”

Sajak-sajak dan esai Sapardi Djoko Damono yang wafat pada 19 Juli 2020 saat ini telah diterjemahkan ke dalam belasan bahasa, termasuk bahasa Inggris, Jerman, Prancis, Belanda, Arab, Jepang, Cina, Jawa, Bali, Italia, Portugis, Korea, Tagalog, Thai, Malayalam, Rusia, serta Urdu. Kumpulan puisi "Hujan Bulan Juni" sendiri terakhir diterbitkan dalam bahasa Mandarin pada 2017.

Kebahagiaan juga turut diungkapkan oleh Editor bidang Sastra Gramedia Pustaka Utama, Mirna Yulistianti.

“Banyak jalan menuju penerjemahan karya sastra Indonesia ke bahasa asing. Dalam konteks ini, Hujan Bulan Juni telah membawa nama Indonesia ke negara-negara yang lebih luas. Sebelumnya Hujan Bulan Juni telah terbit dalam bahasa Jepang, Arab, dan Mandarin, berikutnya akan terbit dalam bahasa Thailand dan Serbia.”

“Ini pertama kali buku Gramedia Pustaka Utama terbit dalam bahasa Rusia melalui Gramedia Internasional. Sebuah pencapaian yang sangat layak diapresiasi. Jika selama ini penerjemahan kebanyakan ke bahasa Inggris, Prancis, dan Jerman, maka sudah saatnya pintu-pintu terjemahan ke bahasa lain kita buka,” lanjutnya.

"Hujan Bulan Juni" edisi Rusia memiliki desain sampul yang kental nuansa Indonesia dengan menampilkan lukisan dua kepala wayang pada sampulnya. Buku ini juga semakin terasa spesial, karena menghadirkan beberapa ilustrasi karya Sapardi Djoko Damono di antara puisi-puisinya.

Sapardi telah menerbitkan lebih dari 50 buku berbagai jenis: puisi, cerpen, dan teori sastra, dan telaah budaya – karya asli maupun terjemahan. Buku puisi pertama yang berjudul "duka-Mu abadi" (1969) diterbitkan oleh sahabatnya, Jeihan Sukmantoro; sesudah itu berturut-turut yang terbit dua buku, "Mata Pisau" dan "Akuarium" (1974) oleh sebuah penerbit indie, Puisi Indonesia.

Kumpulan puisi "Hujan Bulan Juni", "Melipat Jarak", "Perahu Kertas", "Sihir Hujan", "Ayat-ayat Api", "Namaku Sita", "Sutradara itu Menghapus Dialog Kita", "Kolam", "Perihal Gendis dan mBoel" terbit berturut-turut sampai tahun 2020. (ant/mii)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 
Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Detik-Detik Tabrakan Kereta Bekasi, Sausan Terpental ke Rak Bagasi: Aku Masih Hidup?

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Gara-gara Ego NAC Breda Kalah dari Dean James Tersenggol, KNVB Ngeri Efek Domino Skandal Paspoortgate

Perseteruan panas antara NAC Breda dan KNVB kian memanas setelah kedua pihak saling berhadapan di Pengadilan Utrecht, Selasa (28/4/2026) waktu Belanda.
Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Datangi Rumah Duka di Bekasi, Dedi Mulyadi Beri Santunan Rp50 Juta dan Janji Haru untuk Keluarga Korban Tragedi Tabrakan Kereta

Rasa duka menyelimuti kediaman almarhumah Nurlaela di Kampung Ceger, Cikarang Timur, saat Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi datang berkunjung, Selasa (28/4). 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT