News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Lebih Pilih Tinggal Bersama Sarwendah, Betrand Peto Bicara Jujur soal Perlakuan Ayah dan Ibu Kandungnya Selama ini, Tak Disangka…

Betrand Peto saat ini lebih memilih tinggal bersama Sarwendah, ia bicara jujur soal perlakuan menyakitkan orang tua kandungnya di masa lalu. Seperti apa?
Selasa, 15 Oktober 2024 - 11:00 WIB
kolase Betrand Peto dan Sarwendah - Maria Oktaviana Kurniawati Jehaut
Sumber :
  • kolase tim tvOnenews

tvOnenews.com - Perceraian Ruben Onsu dan Sarwendah pada 24 September 2024 lalu masih menjadi sorotan banyak pihak, termasuk soal Betrand Peto.

Meski perceraian tersebut menimbulkan berbagai spekulasi, perhatian publik justru tertuju pada kehadiran putra angkat pasangan tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Setelah perceraian, Betrand memutuskan untuk tinggal bersama Sarwendah, ibu angkat yang telah membesarkannya dengan penuh kasih.  

Namun, di balik kehidupan barunya bersama Sarwendah, Betrand menyimpan luka mendalam terkait hubungan dengan orang tua kandungnya.

Dalam momen emosional sebelum perceraian Ruben dan Sarwendah, anak yang akrab disapa Onyo, pernah mengungkap perasaan yang selama ini ia pendam.

Di hadapan Ruben Onsu dan Sarwendah, Onyo bicara jujur soal perlakuan kedua orang tua kandungnya.  

Onyo menceritakan bahwa perhatian dari orang tua kandungnya, terutama sang ibu, Maria Oktaviana atau Vivi, baru muncul setelah dirinya terkenal sebagai artis.

Ia merasa diabaikan saat masih kecil dan menjalani kehidupan sulit di kampung halamannya di Nusa Tenggara Timur.  

"Sebelumnya Onyo minta maaf sama Mama, sama Bapak, kalau ada omongan yang Mama Bapak nggak suka," ucap Onyo membuka perasaannya dengan suara bergetar.  

Onyo mengingat masa-masa sulit ketika ia berjuang sendirian dan tidak mendapatkan perhatian yang sama seperti adik-adiknya.

"Jadi Onyo dengar dari sana (kampung) ada yang kangen. Kangen itu pada saat Onyo sudah jadi artis. Waktu Onyo masih jualan, nggak ada tuh yang kangenin Onyo," katanya dengan nada kecewa. 

Lebih lanjut, Betrand Peto mengungkapkan bahwa sang ibu lebih sering memberikan perhatian kepada adik-adiknya dibandingkan kepadanya.

"Mama beliin baju ke Chetryn, Kevin, nggak apa-apa Onyo nggak dibeliin. Itu saat Onyo SD kelas empat," kenangnya. 

Kekecewaan Betrand Peto semakin dalam ketika menyadari bahwa ibunya baru menunjukkan perhatian setelah dirinya terkenal.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Yang Onyo rasain itu, Mama datang ke Onyo saat Onyo sudah jadi artis, sudah terkenal. Dulunya, jarang merhatiin Onyo," ujar Onyo lirih, memperlihatkan betapa dalam luka yang ia rasakan.

Selain itu, Betrand Peto juga mempertanyakan pilihan ibunya untuk membangun keluarga baru dan meninggalkan dirinya.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT