News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sambil Bercucuran Air Mata, Sahabat Nia Kurnia Ungkap Gadis Penjual Gorengan Itu Pernah Bilang soal Perpisahan, Katanya...

Yoeka juga mengungkapkan, jika gadis penjual gorengan tersebut pernah mengatakan soal perpisahan kepadanya, sebelum Nia ditemukan tewas mengenaskan. Katanya...
Selasa, 17 September 2024 - 23:14 WIB
Sambil Bercucuran Air Mata, Sahabat Nia Kurnia Ungkap Gadis Penjual Gorengan Itu Pernah Bilang soal Perpisahan, Katanya...
Sumber :
  • YouTube/tvOneNews

tvOnenews.com - Nia Kurnia adalah gadis penjual gorengan yang ditemukan tewas mengenaskan. Jasadnya bahkan dikuburkan tak layak di sebuah perkebunan di Padang Pariaman, Sumatera Barat.

Gadis dengan nama lengkap Nia Kurnia Sari itu memang biasa menjajakan jualannya berkeliling kampung dengan berjalan kaki mulai pukul 16.00-18.00 waktu setempat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, pada Jumat (6/9/2024), Nia tak kunjung pulang ke rumah hingga pukul 7 malam. Alhasil, keluarga dan dibantu warga setempat bergegas mencari keberadaan gadis tersebut.

 

Tak kunjung ketemu, Nia kemudian dinyatakan hilang. Sayang, sekalinya ditemukan, Nia sudah tak bernyawa. Tubuhnya yang tanpa busana tekubur di sebuah perkebunan dan baru ditemukan pada Minggu (8/9/2024).

 

Dalam wawancaranya bersama tvOnenews, Rini, kakak Nia, mengatakan jika adiknya itu berjualan gorengan karena ingin mengumpulkan uang untuk kuliah.

"Iya nabung untuk biaya kuliah dia (Nia)," ujar Rini, dilansir acara Fakta tvOnenews pada Selasa (17/9/2024).

"Sudah terkumpul Rp3 juta (uang tabungan Nia untuk kuliah)," sambungnya.

 

Masih dalam wawancara yang sama, Rini mengenak sosok adiknya yang kini sudah berpulang. Menurutnya, Nia adalah sosok yang ceria, tapi juga pendiam.

"Ceria, pendiam, sopan, ramah," ujar Rini.

 

Sahabat Nia, yakni Yoeka Aulia juga membeberkan, jika gadis itu sangat dekat dengannya. Bahkan, mereka punya panggilan kesayangan masing-masing, di mana Yoeka memanggil Nia dengan sebutan Anya dan Nia memanggilnya adek.

"Yoeka lebih terbuka sama Anya daripada sama keluarga," pungkasnya, dilansir program Fakta tvOnenews.com.

 

Yoeka juga menyebut, jika sejak masih sekolah ia dan Nia kerap berjualan gorengan bersama. Yoeka mengaku membantu membawa dagangan sahabatnya itu berkeliling kampung, sambil menawarkannya kepada orang lain.

 

Kepergian Nia tentu menjadi pukulan berat bagi Yoeka sebagai sahabat karibnya. Apalagi sahabatnya itu ditemukan tewas dalam keadaan yang mengenaskan.

"Anya itu lengkap, dia jadi kakak, abang, sahabat. Jadi, kehilangan Anya gak bisa Yoeka ibaratkan kayak apa. Soalnya Anya segitu spesialnya dalam hidup Yoeka," ujar Yoeka sambil menahan tangisnya pecah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Yoeka juga mengungkapkan, jika gadis penjual gorengan itu pernah mengatakan soal perpisahan kepadanya. Nia mengatakan kepadanya, jika mereka tidak bisa selalu bersama-sama.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT