News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Sudah Memaafkan Loly, Nikita Mirzani Tetap Seret Vadel Badjideh ke Penjara dengan Bukti Kuat dari Luar Negeri, Katanya…

Melalui siaran livenya, Nikita Mirzani mengaku sudah memaafkan Loly, namun ia tetap akan menyeret Vadel Badjideh ke penjara. Lalu seperti apa penjelasannya?
Senin, 16 September 2024 - 16:43 WIB
Nikita Mirzani dan Loly
Sumber :
  • Instagram

tvOnenews.com - Nikita Mirzani kembali menjadi sorotan publik dengan pernyataan terbarunya mengenai konflik yang melibatkan Laura Meizani alias Loly.

Hubungan Niki dengan Loly belakangan diketahui mengalami keretakan sejak setahun lalu.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Kini semakin menyita perhatian setelah Nikita Mirzani menyatakan bahwa ia sudah memaafkan sang putri.

Saat live bersama dengan seleb TikTok Yolo Ine, Nikita Mirzani sempat menyampaikan sebuah pesan untuk Loly.

Salah satu yang dibahas Nikita Mirzani adalah terkait sudah tidak ada lagi orang yang bisa menolong sang anak kelak.

"Sudah tidak ada lagi yang bisa menolong kamu, itu bisa dipastikan. Sudah tidak ada lagi yang peduli dengan kamu," kata Nikita Mirzani saat live.

Nikita Mirzani mengaku sudah pasrah dengan keadaan yang akan terjadi pada putrinya di kemudian hari.

Bila sang anak memilih untuk melakukan tindakan mengakhiri hidupnya, Niki mengaku akan sedih.

Namun di sisi lain, dia akan tetap menjalankan kewajibannya sebagai seorang ibu dan seorang muslim untuk mengurusnya.

"Apapun yang terjadi dengan kamu naudzubillahimindzalik, misal kamu mengaki hidup dengan minum ra**n, gantung d**i, atau apapun itu sedih pasti,” ujar Niki.

“Manusiawi karena gue ini masih manusia ya. Tapi itu sudah jadi jalan kamu ya sudah, tinggal diambil mayatnya dikuburkan selayaknya Islam selesai," imbuhnya.

Nikita mengungkapkan bahwa ia sudah memaafkan Lolly atas berbagai kesalahpahaman yang terjadi di antara mereka.

Sebagai seorang ibu, Niki merasa bahwa memberikan maaf kepada anak adalah hal yang wajar dan perlu dilakukan.

Namun, yang menjadi permasalahan utama adalah keputusannya untuk tidak menerima Lolly kembali di rumah.

"Sudah tidak ada lagi pintu maaf, maaf pasti dimaafkan. Tapi seribu kali maaf tidak ada lagi yang mau membukakan pintu baik di rumah ini ataupun di rumah-rumah orang lain," terangnya.

Di tengah ketegangan ini, Vadel Badjideh diduga sebagai salah satu faktor yang memperburuk situasi antara ibu dan anak tersebut.

Bahkan, Nikita Mirzani secara terang-terangan menyatakan berniat membawa Vadel ke pengadilan dan menjeratnya dengan hukuman penjara.

Nikita Mirzani telah melaporkan Vadel Badjideh ke Polres Metro Jakarta Selatan.

Hal ini diduga karena Niki tak terima anaknya, Laura Meizani atau Loly jadi korban.

Menurut keterangan yang disampaikan Niki dalam laporannya, Loly diduga dua kali melakukan aborsi karena arahan Vadel Badjideh.

Hal ini juga berkaitan dengan persetubuhan anak dibawah umur.

Nikita Mirzani bahkan membawa saksi dari luar negeri untuk menyeret Vadel ke penjara.

"Saksi-saksi dari Nikita Mirzani sudah terbang ke Indonesia dari luar negeri hanya untuk kasus ini, yang komunikasi sama saya 2 dari 3 orang," kata Kasi Humas AKP Nurma Dewi.

Meski terkesan tegas dan keras, sikap Nikita terhadap Lolly dan Vadel sebenarnya bisa dilihat sebagai bentuk rasa sayang.

Sebagai seorang ibu, mungkin tindakan-tindakannya tampak kontroversial, tetapi di balik semua itu, ada keinginan besar untuk melindungi keluarganya.

Dalam beberapa wawancara, Nikita Mirzani tidak ingin Loly terjebak dalam pergaulan yang salah dan terpengaruh oleh pihak-pihak yang tidak baik.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Melalui langkah-langkah hukum ini, Nikita berharap dapat memberikan pelajaran berharga kepada Loly.

Sekaligus menjauhkan sang putri dari orang-orang yang ia anggap berpotensi merusak masa depan anaknya. (adk)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

CMNP Optimistis Gugatan Rp119 Triliun Dikabulkan

Pihaknya telah menyampaikan sejumlah dalil yang didukung dokumen, bukti tertulis, keterangan saksi, serta ahli.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Ancaman Siber Meningkat, Standar Keamanan Data PCI DSS Jadi Tolok Ukur Lindungi Transaksi Digital

Tanpa tolok ukur teknis yang jelas, risiko kebocoran data dan serangan siber dapat meningkat drastis, mengancam kepercayaan publik terhadap sistem digital. Keamanan tidak
Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Karier Melejit! 5 Weton Ini Diramal Naik Jabatan dan Ketiban Proyek Besar pada Tanggal 15 April 2026

Bagi yang sedang mengincar promosi atau mendambakan perubahan karier yang signifikan, hari ini bisa menjadi momentum emas. Berikut prediksi karier weton besok.

Trending

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Grup Chat Ortu Para Pelaku Kekerasan Seksual FH UI Diduga Bocor, Minta Mereka Tak di DO

Viral chat orang tua mahasiswa FH UI diduga bela pelaku pelecehan dan minta tak ada DO, publik soroti minim empati pada korban.
PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

PSI Jakarta Tak Setuju Pramono Kasih Izin Partai Beli Naming Rights Halte

Anggota Komisi A DPRD DKI Fraksi PSI, Kevin Wu, mengaku tidak setuju dengan rencana Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung yang akan mengizinkan parpol membeli hak
Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Usai Penahanan Ajudan Gubernur Riau, KPK Periksa Sekdis PUPR Riau

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memeriksan Ferry Yuanda (FRY) selaku Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang, Perumahan, Kawasan Permukiman dan
Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Anak dan Istri Shin Tae-yong Heran, Kok Bisa STY Masih Suka Bolak-balik Indonesia Meski Tak Lagi Latih Skuad Garuda

Kelakuan Shin Tae-yong yang masih sering bolak-balik ke Indonesia meski jabatannya di skuad Merah-putih sudah digantikan John Herdman bikin keluarganya heran.
Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Miris Para Pelaku Dugaan Pelecehan Seksual FH UI Ternyata Anak Anggota Polisi, TNI, Dekan hingga Wakil Dekan

Kasus pelecehan seksual FH UI mengungkap fakta mengejutkan, pelaku diduga anak polisi, TNI hingga pejabat kampus. Publik soroti transparansi.
Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro Akui Megawati Hangestri Salah Satu Aset Penting Kekuatan Tim di Lapangan

Jakarta Pertamina Enduro akui Megawati Hangestri sebagai aset penting tim meski masih dalam pemulihan cedera lutut, performanya krusial di Proliga.
Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Jurnalis Belanda Murka Bukan Main, Sebut Maarten Paes Tak Layak Jadi Andalan Ajax

Nama Maarten Paes kembali jadi sorotan panas di Belanda usai performanya bersama Ajax menuai kritik tajam dari media setempat. Jurnalis Belanda blak-blakan.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT