News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tidak Hanya Legit Begini Rasa Juara Duriannya Kota Semarang

Kecamatan Mijen terkenal sebagai pemasok durian di Kota Semarang. Beberapa di antaranya menjadi langganan juara di festival durian, seperti durian Yu Yem ini.
Selasa, 25 Januari 2022 - 09:14 WIB
Durian Yu Yem dari Kota Semarang.
Sumber :
  • Tim tvOne - Teguh Joko Sutrisno

Semarang, Jawa Tengah - Kecamatan Mijen terkenal sebagai pemasok durian di Kota Semarang. Tanah dan iklimnya sangat cocok untuk tanaman durian. Maka tak heran, jika banyak tumbuh varietas durian unggulan di sini. Beberapa di antaranya bahkan menjadi langganan juara di ajang festival-festival durian. Satu di antaranya adalah durian Yu Yem. 

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Durian Yu Yem Semarang ini, ukurannya tidaklah besar. Tapi isinya jangan ditanya. Warna dagingnya kuning tua, teksturnya padat dan kesat, tebal, berbiji kecil, serta tentu saja rasanya manis dan ada sedikit pahit khas durian lokal.

 

Menurut pemiliknya, Muhammad Kholil, durian Yu Yem merupakan hasil turunan dari pohon durian induk miliknya yang sudah berumur lebih dari seratus tahun. Pohon di belakang rumahnya tersebut berukuran tinggi 30 meter. Untuk mengamankannya ia bahkan memasang penangkal petir di atasnya.

 

Pohon induk yang sudah punya bawaan buah dengan tekstur dan rasa super itu, lalu ia kembangkan dengan cara disilang dengan bibit super lainnya. Hasilnya, ia mendapatkan sepuluh bibit varietas baru yang kemudian ditanam di lahan sekitar satu hektar. Dan hasilnya, pohon-pohon itu berbuah super. Salah satunya si "Yu Yem" tadi.

 

"Yu Yem itu saya ambil dari nama Sutiyem, ibu saya. Ada juga durian Kholil, saya ambil dari nama saya," katanya sambil tertawa.

 

Durian Yu Yem dan Kholil ini paling banyak diburu penggemar durian di Semarang. Apalagi durian tersebut berulangkali meraih juara di berbagai festival durian.

 

"Yang Yu Yem ini kan hasil varietas baru. Kalau yang Kholil sudah berbuah lebih dulu di tahun 2008. Pertama, dulu saya ikut festival durian tingkat Kota Semarang dan juara satu. Lalu, menang lagi di tingkat Provinsi Jawa Tengah. Kemudian, menjadi juara 1 tingkat nasional pada lomba Sumber Daya Genetik Kementerian Pertanian," cerita Kholil bangga.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Kholil tidak menjual duriannya ke mana-mana. Ia menjualnya sendiri di rumah. Itu saja ia sudah kewalahan melayani penggemar durian yang berdatangan saat musim durian seperti sekarang ini.

Halaman Selanjutnya :
Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi Nekat Debt Collector di Jakbar: Cegat Pengendara di Jalan, Berakhir Adu Mulut dengan Pemilik Motor

Aksi percobaan penyitaan paksa kendaraan oleh kelompok debt collector atau penagih utang atau yang akrab disapa "mata elang" kembali meresahkan warga.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT