News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Driver Ojol Ini Ungkap Nama Oknum Polisi Penerima Sabu yang Hampir Menjebaknya, Namanya...

Driver ojol hampir saja dijebak sebagai kurir narkoba untuk mengantarkan paket baju berisi sabu-sabu. Ia harus mengantarkan sabu itu ke oknum polisi bernama...
Senin, 29 Juli 2024 - 19:41 WIB
Blak-Blakan, Driver Ojol Ini Sebut Nama Oknum Polisi yang Jadi Penerima Sabu yang Hampir Menjebaknya, Namanya...
Sumber :
  • YouTube/tvOnenewscom

tvOnenews.com - Seorang pengemudi ojek online nyaris dijebak oleh oknum diduga polisi untuk mengantarkan sabu. Dengan penuh rasa curiga, driver tersebut langsung mengeceknya dan melaporkannya ke BNN terdekat.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Seorang driver ojol bernama makmuri nyaris menjadi korban jebakan seorang konsumen yang diduga merupakan oknum polisi. Hal itu terjadi usai dirinya mendapat orderan untuk mengirimkan baju bayi yang ternyata berisi sabu-sabu.

 

Driver ojol bernama Makmuri tersebut menceritakan kronologinya. Saat itu ia mendapat pesanan untuk mengantar barang dari seseorang di aplikasi ojek online. Pengirimnya menyerahkan baju bayi untuk diantarkan ke Perumahan Bumi Karomah Jaya, Kemiling, Bandar Lampung.

 

tvonenews

 

Setelah menerima barang yang akan diantarkan tadi, Makmuriri menyadari jika baju yang akan diantar terlihat lusuh atau tidak wajar. Ia kemudian membuka paket tersebut dengan disaksikan beberapa driver ojol lainnya.

 

Kecurigaan Makmuri pun ternyata benar. Paket baju bayi itu berisi satu buah plastik klip berisi sabu-sabu. Takut dan panik, Makmuri lalu mendatangi kantor BNN Provinsi Lampung yang berada tak jauh dari lokasinya biasa mangkal.

 

Makmuri pun memberikan alasan kepada penerima barang tersebut, bahwa dirinya sedang di bengkel untuk mengganti busi motornya. Barulah setelah itu makmuri dan pihak BNN menuju alamat tujuan barang yang hendak dikirimkan tadi.

 

BNN pun langsung masuk dan melakukan penggerebekan, sementara Makmuri menunggu di sekitar lokasi. Meski sudah melakukan penggerebekan, ada hal yang membuat Makmuri bingung.

 

Sebab, tidak ada orang yang ditangkap dari hasil penggerebekan tadi. Padahal, ada barang bukti satu klip berisi sabu-sabu. Petugas BNN kemudian mengatakan kepada Makmuri, jika penerima barang tersebut merupakan anggota polisi.

 

"Negosiasi mereka saya gak tahu, tiba-tiba ya lepas gitu aja," cerita Makmuri, seperti dilansir dari wawancara dengan tvOnenews.

 

"BNN ngomong, 'ini polisi yang terima'. Terus keterangan dari BNN, 'sampeyan mau dijebak', seperti itu. Setelah itu saya gak tau apa-apa," lanjutnya.

 


Tangkap layar driver ojol nyaris jadi korban jebakan, terima order berisikan narkoba jenis sabu. Sumber: YouTube/tvOnenewscom.

 

Makmuri menyebutkan jika oknum diduga polisi yang jadi penerima paket sabu tersebut bernama Ricky.

 

Hal tersebut diketahui setelah Makmuri mencoba melacak nomor telepon yang tertera di aplikasi ojek online lewat aplikasi pengidentifikasi kontak bernama Getcontact.

 

"Nama di aplikasi Ricky. Saya cek dari Getcontact istri saya, tulisannya 'Ricky buser Tbs'," ujarnya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

 

Hingga artikel ini ditulis belum ada keterangan lebih lanjut dari BNN Provinsi Lampung mengenai jebakan yang nyaris menjadikan driver ojek online sebagai korbannya. (ism)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Media Belanda Kaget Lihat El Clasico Indonesia Berakhir Mencekam, Nasib Thom Haye di Persib Jadi Perhatian

Kemenangan Persib atas Persija dalam laga panas bertajuk El Clasico Indonesia justru meninggalkan luka mendalam bagi Thom Haye. Media Belanda sorot tajam.
SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

SBY: Demokrat dan Prabowo Harus Menjadi Bagian dari Solusi

Presiden ke-6 RI sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menegaskan bahwa partainya bersama Presiden Prabowo harus menjadi solusi mengentaskan masalah bangsa.
AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Van Basty Sousa Acungkan Jari Tengah ke Bobotoh, Gelandang Persija Itu Kini Dibayang-bayangi Sanksi Berat PSSI

Kali ini, sorotan tajam tertuju pada gelandang asing Persija, Van Basty Sousa. Ia terekam kamera sempat mengacungkan jari tengah ke arah tribun penonton berisikan para Bobotoh.
Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pro-Kontra Pilkada Tak Langsung Lewat DPRD, Pengamat Ingatkan Risiko Politik Elitis

Pengamat Citra Institute menilai sistem Pilkada tak langsung akan menjauhkan rakyat dari proses demokrasi yang seharusnya menjadi hak fundamental warga negara.
Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

Harga Gabah Anjlok di Bawah HPP, DPR Desak Pemerintah dan Bulog Bergerak Cepat

DPR RI menyoroti anjloknya harga gabah di tingkat petani saat musim panen.

Trending

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

AHY Tak Hadiri Acara Demokrat karena Dampingi Prabowo, SBY: Negara yang Utama, Baru Partai

Presiden ke-6 sekaligus Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) membeberkan alasan Ketua Umum (Ketum) tak hadiri puncak perayaan Natal Nasional Partai Demokrat, Senin (12/1/2026).
Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gebrakan Gubernur Jabar KDM: Siapkan Sanksi Berat Bagi Proyek Berkualitas Buruk di Jawa Barat

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi (KDM), mengambil langkah tegas terkait pengerjaan proyek infrastruktur di wilayahnya. 
Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Thom Haye Diancam Dibunuh, Kini Giliran Allano Lima Kena Rasis setelah Laga Persib Vs Persija Skor 1-0

Di balik pertandingan Persib Bandung Vs Persija Jakarta skor 1-0, gelandang Timnas Indonesia, Thom Haye dapat ancaman pembunuhan hingga Allano Lima kena rasis.
Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Update Ranking BWF Usai Malaysia Open 2026: Fajar/Fikri Tembus Peringkat 4 Dunia!

Berikut update ranking BWF usai gelaran Malaysia Open 2026.
Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Profil Dino Rossano Hansa, Sosok Adik Kandung Ibu Denada yang Mengasuh Ressa Rizky Rossano Selama 24 Tahun

Berikut profil sosok Dino Rossano Hansa, adik kandung almarhumah Emilia Contessa sekaligus paman Denada Tambunan, yang mengasuh Al Ressa Rizky Rossano (24).
Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan Lebat dan Angin Kencang Landa Jakarta, BMKG Wanti-wanti Cuaca Ekstrem hingga 13 Januari 2026

Hujan lebat dan angin kencang melanda Jakarta sejak Senin 12 Januari 2026. BMKG peringatkan cuaca ekstrem hingga 13 Januari, warga diminta waspada.
Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

Curhat Pilu Denada, Sosok yang Harusnya Jadi Ayah Malah Ikut Gugat Bersama Ressa Rizky

​​​​​​​Denada curhat pilu usai digugat Ressa Rizky. Lebih kecewa karena pamannya ikut menggugat. Kuasa hukum ungkap fakta di balik konflik keluarga ini.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT