News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Habib Rizieq Shihab Tiba-tiba Disorot Langsung oleh Gus Miftah, Katanya Sosok Imam Besar Ternama ini Orangnya…

ketika Gus Miftah sedang berdakwah. Ia mengungkapkan bagaimana pandangannya soal sosok Habib Rizieq Shihab. Rupanya sosok pemimpin FPI ini dimata Gus Miftah...
Senin, 29 Juli 2024 - 16:16 WIB
Pendapat Gus Miftah mengenai Habib Rizieq Shihab
Sumber :
  • Kolase tvOnenews.com

tvOnenews.com - Seorang Imam besar sekaligus pemimpin Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab menjadi sosok yang disegani oleh banyak orang. 

Sosok ulama dan tokoh Islam, Habib Rizieq Shihab yang sangat dikenal di Tanah Air dengan dobrakannya dalam mengecam adanya kelompok teroris.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Terlepas dari sejumlah kasus kontroversialnya, Habib Rizieq merupakan seorang keturunan langsung dari Nabi Muhammad SAW

Hal ini juga dibongkar oleh Gus Miftah ketika dirinya sedang berdakwah. Ia mengungkapkan bagaimana pandangannya mengenai sosok Habib Rizieq Shihab.

Salah seorang jamaah menanyakan pendapatnya mengenai sosok Habib Rizieq Shihab yang sebenarnya menurut Gus Miftah.

Menurutnya, kita wajib menghormatinya selama dzurriyah Nabi atau keturunan Nabi Muhammad SAW.

“Saya bilang selaku Dzurriyahnya Nabi saya, wajib hormat,” ungkap Gus Miftah pada satu ceramahnya.

Gus Miftah
Pendapat Gus Miftah mengenai Habib Rizieq Shihab. (Kolase tvOnenews)

Meskipun secara pemikiran atau pendapat terkadang berbeda dengan sejumlah orang, namun Gus Miftah mengingatkan tentang satu hal, yaitu tidak boleh menghilangkan rasa hormat kepadanya.

“Walaupun dia secara pandangan bernegara ideologi, berbeda dengan kita. Kita boleh kok berbeda pendapat dengan Habib Rizieq dengan Habib Bahar, dengan siapapun,” ujarnya.

“Tapi saya minta satu, kamu boleh tidak taat, tapi jangan pernah menghilangkan rasa hormat,” tegas Gus Miftah.

Terlebih, Habib Rizieq Shihab merupakan keturunan Nabi Muhammad SAW. Sebagai umat muslim sebaiknya tetap menghormati para keturunannya.

“Yang kita hormati apa? Dzurriyahnya Kanjeng Nabi,” kata Gus Miftah.

Biarpun kerap berbeda pendapat dan tidak ada kewajiban untuk taat kepadanya, namun sebagai umat muslim wajib untuk menghormatinya.

“Soal kita berbeda pendapat dengan dia ya boleh-boleh saja dong, nggak ada kewajiban kita untuk taat,” tuturnya.

“Tetapi ada kewajiban untuk hormat,” lanjut Gus Miftah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain itu, Gus Miftah mengingatkan untuk jangan pernah memusuhi Habib Rizieq serta para keturunan Rasulullah SAW.

“Selama itu betul Dzurriyahnya Kanjeng Nabi, Anda tolong, jangan pernah memusuhinya,” pungkasnya. (Kmr)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT