News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Masih Ingat Safee Sali? Dulu Pernah Obrak Abrik Timnas Indonesia di Piala AFF 2010, Sekarang Rumah Tangganya Jadi Sorotan di Malaysia karena...

Safee Sali sempat menjadi momok menakutkan bagi Timnas Indonesia saat membela Malaysia di final Piala AFF 2010. Kini dia tengah ramai dibicarakan di negaranya.
Sabtu, 30 Maret 2024 - 12:34 WIB
Pemain Malaysia Safee Sali
Sumber :
  • Kolase tvOnenews

tvOnenews.com - Safee Sali dahulu merupakan striker ganas Malaysia yang sempat merepotkan lini pertahanan Timnas Indonesia di Piala AFF 2010.

Setelah sekian lama, Safee Sali kembali mendapat sorotan. Kali ini bukan dalam hal kariernya sebagai seorang pesepakbola legendaris Malaysia.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Eks striker Timnas Malaysia Safee Sali itu justru tengah tersandung polemik yang melibatkan dirinya dan sang istri yang kini tengah menjadi trending topic di Negeri Jiran.

Nama Safee Sali cukup dikenal oleh penggemar sepak bola nasional setelah dia dianggap sebagai pengubur mimpi Timnas Indonesia untuk menjadi kampiun Piala AFF 2010.

Pada masa itu, Safee Sali tampil sangat luar biasa dalam pertandingan dua leg final Piala AFF 2010 yang mempertemukan antara Timnas Indonesia melawan Malaysia.

Tidak tanggung-tanggung, mantan striker Pelita Jaya itu memborong tiga gol dari dua pertandingan ke gawang Timnas Indonesia di final Piala AFF 2010.

tvonenews

Pada pertandingan leg pertama final Piala AFF 2010 di Stadion Bukit Jalil, Kuala Lumpur, Malaysia, Safee Sali mencetak dua gol ke gawang kiper Timnas Indonesia, Markus Horison.

Lalu pada pertandingan leg kedua, Safee Sali memastikan gelar juara Piala AFF 2010 saat satu golnya menjebol gawang Timnas Indonesia di Stadion Gelora Bung Karno, Jakarta.

Safee Sali mempersembahkan trofi Piala AFF 2010 untuk Malaysia di depan para penggemar skuad Garuda yang ketika itu memadati stadion.

Akan tetapi, tidak lama setelah Piala AFF 2010, Safee Sali justru memutuskan untuk bermain di Indonesia bersama Pelita Jaya sebelum ke Arema Cronus.

Padahal, Safee Sali baru saja mengubur mimpi penggemar skuad Garuda dan tak butuh waktu lama dia langsung menjadi idola saat berkarier di Indonesia pada 2011-2013.

Seusai bermain di Indonesia, Safee Sali kemudian kembali ke Malaysia dan berkarier di sana hingga akhirnya memutuskan gantung sepatu pada 2023.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Namun, kabar kurang sedap muncul beberapa saat setelah Safee Sali memutuskan pensiun dari dunia sepak bola yang membesarkan namanya.

Safee Sali disebut tengah tersandung kasus perceraian hingga perebutan hak asuh anak dengan istrinya yakni Fitria Elfina hingga menjadi trending topic di Malaysia.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT