News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Gus Miftah Sampai Geleng-geleng, Hercules Pernah Ditembak Jarak 1 Meter Tapi Nggak Mati, Ternyata Rahasia Mantan Preman Ini…

Hercules seorang preman legendaris yang pernah ditakuti oleh banyak orang. Ia menceritakan pengalamannya pernah ditembak dan dibacok, ternyata rahasiannya...
Kamis, 29 Februari 2024 - 18:15 WIB
Mantan Preman Legendaris, Hercules pernah ditembak dan dibacok
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com

tvOnenews.com - Nama seorang mantan preman legendaris, Hercules kembali disebut oleh publik, setelah seorang Jawara Garut menantangnya dan tersebar di media sosial.

Pria dengan nama asli Rosario de Marshall atau kerap disapa Hercules ini menjadi sosok preman legendaris yang pernah ditakuti oleh banyak orang.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Sebab, Hercules pernah membangun dinasti preman di Tanah Abang pada tahun 1980 an hingga 1996. 

Kini, pria asal Timor Leste ini sudah bertaubat dan menjadi seorang Ketua Umum Ormas Gerakan Rakyat Indonesia Baru (GRIB). 

Meski begitu, masih banyak pihak yang ingin melawan dirinya.

Namun, masih banyak masyarakat yang belum mengetahui kisahnya yang menarik saat menjadi seorang preman legendaris.

Melalui tayangan pada kanal YouTube Gus Miftah Official, Hercules menceritakan tentang pengalamannya pernah ditembak dan dibacok namun dirinya masih tetap hidup hingga saat ini.

Seperti apa cerita pengalaman mantan preman legendaris, Hercules tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Pria yang sohor disapa Maung Hercules ini mengaku pernah menjadi gelandangan, namun pada era 90 an, dirinya memiliki penghasilan diatas Rp1 juta per malam.


Mantan Preman Legendaris, Hercules. (Tim tvOne - Haris)

Uang tersebut ia dapatkan sebab Hercules dipercaya untuk menjaga area judi di kawasan bongkaran, Tanah Abang, Jakarta Pusat.

“Karena memang daerah lembah hitam ini tinggal tergantung kitanya aja, kalau berani mati ya. Lembah hitam ini macam-macam, ada judi, tempat minuman-minuman, termasuk prostitusi,” ungkap Hercules pada tayangan YouTube Gus Miftah Official.

Hercules mengaku kala itu hampir setiap malam selalu ada orang yang menjadi korban tewas akibat perkelahian.

Kemudian, Gus Miftah menanyakan pengalaman dari Maung Hercules yang tidak pernah terlupakan saat malam itu.

“Pengalaman apa di dunia malam waktu itu yang tidak bisa dilupakan?” tanya Gus Miftah kepada Hercules.

Mantan preman itu pun menjawab dirinya pernah dikeroyok oleh puluhan orang, peristiwa pembacokan setiap malam.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Bahkan Hercules pernah ditembak dalam jarak satu meter dengan enam peluru mengenai mata kanannya.

“Pengeroyokan, pembacokan, hampir setiap malam. Pernah ditembak satu meter dengan beberapa peluru,” ujar Hercules.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT