News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Terkenal Seram, John Kei Preman Legendaris Sama Sekali Tak Sudi Putranya jadi Sok Jagoan, Suruh Jadi Abdi Negara

John Refra atau dikenal sebagai John kei merupakan preman legendaris yang namanya sudah tak asing lagi di Indonesia. Sederet kasus hukum pernah menjeratnya.
Kamis, 29 Februari 2024 - 17:19 WIB
Potret John Kei dan putranya, Keiland Refra.
Sumber :
  • Istimewa/Instagram @amkei.ind

tvOnenews.com - John Refra atau lebih dikenal sebagai John kei merupakan preman yang namanya sudah tak asing lagi di Indonesia.

Berbagai masalah hukum pernah menjeratnya John Kei dan kelompoknya, termasuk di antaranya sebagai tersangka pembunuhan berencana.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

John Kei beserta anggota kelompoknya pernah terlibat dalam kasus pengeroyokan, kekerasan, dan pembunuhan di kawasan Duri Kosambi, Jakarta Barat, pada Minggu 21 Juni 2020. 


Sosok mantan preman John Kei. (kolase tvOnenews)

Pria asal kepulauan Kei itu terbukti melanggar Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana dan Pasal 170 KUHP tentang pengeroyokan yang menyebabkan korban meninggal dunia.

Bolak-balik mendekam di jeruji besi pun tak terhindarkan dari kehidupan John Kei.

Jika Anda masih ingat, Tan Harry Tantono alias Ayung meregang nyawa karena berurusan dengan John Kei. 

Ayung saat itu ditemukan tewas dengan 32 luka tusuk di bagian pinggang, perut, dan leher di dalam kamar 2701, Swiss-Belhotel pada 26 Januari 2012 lalu.  

Sementara itu, kepolisian Daerah Metro Jaya saat itu bergerak cepat mengusut kematian Ayung setelah tiga tersangka, yakni Tuce Kei, Ancola Kei, dan Chandra Kei, menyerahkan diri dan mengaku telah menusuk pria asal Surabaya itu. 

Waktu itu, polisi membekuk Deni Res dan Kupra yang berperan menganiaya Ayung.  

Kelimanya mengaku membunuh Ayung bersama teman-temannya yang sempat buron lantaran ingin menagih janji pelunasan utang Ayung atas jasa debt collector senilai Rp600 juta. 

Polisi saat itu mencium keterlibatan John Kei dalam kasus kematian Ayung, meski lima tersangka itu tidak ada satu pun yang angkat bicara soal keterlibatan tokoh pemuda Pulau Kei, Maluku Tenggara, tersebut.  

Hal tersebut saat itu dibenarkan oleh Tito Refra, yang menjadi kuasa hukum kelimanya.

Saat itu, John Kei pun akhirnya dibekuk aparat dalam sebuah operasi penyergapan dengan mengerahkan 75 orang personel di hotel C'One, Pulomas, Jakarta Timur, pada Jumat (17/2/2012) lalu.

John Kei tak mau putranya menjadi preman

Keiland Refra dan sang ayah, John Kei.

Meski begitu, siapa sangka ternyata rekam jejak kriminal John Kei tidak berlaku bagi putranya, Keiland Refra.

Keiland Refra merupakan putra bungsu John Kei dari lima bersaudara.

Namun tak begitu banyak informasi mengenai tanggal lahir Keiland Refra. 

Diketahui bahwa Keiland Refra putra Godfather of Jakarta (julukan John Kei) itu mempunyai hobi tinju.

Prestasi Keiland di dunia boxing adalah pernah meraih medali emas pada kejuaraan Tinju Piala Kapolda Metro Jaya.

Keiland mengungkap soal kegiatannya terjun di dunia tinju saat bincang di Laurend Hutagalung TV, tayang 11 juni 2022.

"Kalau gua sih untuk entertain, bukan karena gua sering ribut di jalan ya, andaikan ada orang kita ribut di jalan," tuturnya dilansir Youtube.

"Kalau gua udah mendalami boxing, bokap gua selalu berpesan,'misalnya kamu ribut dipukul sama orang, kamu harus pukul orang itu jangan lebih dari tiga kali, pukul satu kali kalau udah jatuh, udah selesai," ungkapnya.

Tapi ia kesulitan mencari lawan untuk kelas berat, lantaran ia memiliki berat badan mencapai 91 kg.

"Harusnya bertanding, lawan gua pertama tuh harusnya orang bule, tapi covid. Lawan yang kedua  memundurkan diri tanpa alasan," ujarnya dilansir Youtube Laurend Hutagalung TV.

"Lawan ketiga ada, udah ketemu gua di lokasi, udah sama-sama ambil seragam, udah nimbang jug. Pas dipanggil ke atas ring udah nggak ada, ditelpon alasannya di Bekasi, langsung dicoret," paparnya.

Pada akun YouTube Laurend Hutagalung, Keiland Refra ditanya tentang sosok ayahnya, yakni John Kei. 

Dalam kesempatan tersebut, Keiland pun menyebut bahwa hubungannya dengan sang ayah sangat baik. 

Menariknya, Keiland Refra mengaku bahwa dia masih takut berhadapan dengan sang ayah.

"Bokap kan terkenal banget nih, lo takut enggak sama bokap?" tanya Laurend ke Keiland. 

Adapun Keiland langsung menjawab sambil tersenyum. 

"Takut lah," jawab Keiland. 

Meski begitu, Keiland Refra mengaku bahwa sosok ayah, John Kei itu tak pernah sama sekali memukulnya.

Menurut Keiland, John Kei adalah sosok yang baik, jika marah hanya menegur saja. 

"Paling marah paling ngebentak, tak pernah memukul," katanya. 

Sebagai ayah, kata Keiland, John Kei selalu mengingatkan pada anaknya itu agar tak perlu banyak berkelahi di jalanan. 

"Kamu kalau ribut-ribut mau jadi kayak Papa dulu? Mau jadi jagoan lagian kita bela harga diri, sudah ya kalau ribut selesaikan saja baik-baik," kata Keiland Refra meniru ucapan John Kei.

Kalaupun harus berkelahi, kata Keiland, sang ayah mewanti-wanti agar diselesaikan satu lawan satu saja. 

"Ya, lebih baik bertarung saja satu lawan satu, biar adil atau gimana kamu cari ring kamu berantem,” jelasnya. 

Sosok John Kei, kata Keiland, menginginkan putranya itu jadi orang sukses. 

“Pokoknya kamu yang penting sekolah,” kata dia.

John Kei juga mendukung keinginan Keiland Refra untuk menjadi abdi negara. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

"Ini bokap juga suruh gue tes Akmil," ujar John Kei. (ind)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News, Klik di sini
 

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT