News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Diajak Nikita Mirzani Coblos Prabowo, Pria Mirip Anies Baswedan ini Tegas Menolak

Nikita Mirzani kerap menyerukan kepada masyarakat yang ditemuinya maupun warganet untuk mendukung paslon 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. 
Minggu, 28 Januari 2024 - 17:49 WIB
Nikita Mirzani Ditolak Pria Mirip Anies Baswedan
Sumber :
  • Kolase tim tvOnenews.com

tvOnenews.com - Seorang artis yang dikenal dengan kontroversinya, Nikita Mirzani belakangan ini menyatakan secara terang-terangan bahwa dirinya akan mendukung Prabowo Subianto dalam Pilpres 2024.

Sempat beberapa kali Nikita Mirzani ungkap rasa kagum dan kecintaannya dengan sosok Capres nomor urut 2, Prabowo Subianto.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nikita Mirzani kerap menyerukan kepada masyarakat yang ditemuinya maupun warganet untuk mendukung paslon 2, Prabowo Subianto dan Gibran Rakabuming Raka. 

Salah satu yang ditemuinya merupakan seorang pemilih di wilayah Jakarta yang ia temui saat memakan bakso di pinggir jalan. 


Nikita Mirzani Mendukung Capres Nomor Urut 2, Prabowo Subianto. (Ist)

Nikita Mirzani menilai bahwa pria yang tidak diketahui namanya itu mirip dengan Capres nomor 1, Anies Baswedan, namun menolak ajakannya.

Seperti apa informasi mengenai Nikita Mirzani yang ditolak mentah-mentah oleh Pria Mirip Anies Baswedan tersebut? Simak informasinya berikut ini.

Dilansir dari tayangan YouTube Crazy Nikmir REAL, Nikita Mirzani mampir untuk memakan Bakso Malang di wilayah Kebayoran Lama, Jakarta Selatan.

Ketika ia memakan bakso, seorang pria paruh baya duduk di sebelah ibu 3 anak itu. 

Seketika, wanita yang kerap disapa Nyai ini mengajak pria tersebut mengobrol. Dirinya menilai raut wajah pria tersebut mirip dengan Anies Baswedan ketika sudah tua.

“Bapak mukanya mirip Anies Baswedan versi tua,” ungkap Nikita Mirzani pada tayangan YouTube Crazy Nikmir REAL.

“Anies kan kurus,” jawab pria tersebut.

Setelah itu, Nyai menanyakan kepada pria itu siapakah capres yang akan dipilihnya saat Pilpres 2024. Sementara pria yang dinilai mirip Anies Baswedan ini menjawab tergantung.

“Bapak berarti coblos apa tanggal 14 Februari?” tanya Nikmir.

“Ya tergantung itunya ntar,” kata pria itu.

“Apa yang digantung?” sebut Nyai kembali.


Nikita Mirzani menilai pria ini mirip Anies Baswedan. (Tangkapan Layar YouTube Crazy Nikmir REAL)

Ketika mengetahui bahwa dirinya direkam oleh kamera, pria tersebut menanyakan tujuan dari rekaman video tersebut.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Nikita Mirzani menjawabnya bercanda dengan mengatakan sebagai iklan pemilihan dari capres nomor 2. 

Tak disangka pria tersebut menjawab seperti ini.

Halaman Selanjutnya :

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT