News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Ratusan Bonsai Dari Berbagai Daerah Bersaing Menjadi yang Terindah

Sebanyak 717 pohon bonsai bersaing dalam Pameran dan Kontes Bonsai yang berlangsung di Lapangan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, sejak tanggal 9 -16 Desember 2021.
Selasa, 14 Desember 2021 - 13:24 WIB
Juri melakukan penilaian dalam kontes bonsai di lapangan Desa Gembong, Kec. Gembong, Pati, Jateng, Selasa (14/12/2021)
Sumber :
  • tim tvOne - Abdul Rohim

Pati, Jawa Tengah - Sebanyak 717 pohon bonsai bersaing dalam Pameran dan Kontes Bonsai yang berlangsung di Lapangan Gembong, Kabupaten Pati, Jawa Tengah, sejak tanggal 9 -16 Desember 2021. Ratusan bonsai terbaik itu merupakan milik para kolektor bonsai yang berasal dari berbagai Kabupaten dan kota di Jawa Tengah. 

Sebagian besar bonsai yang dipamerkan adalah berbahan dasar tanaman lokal. Karena masih dalam masa Pandemi Covid-19, para pengunjung yang hadir harus menerapkan protokol kesehatan yang ketat.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Azam Herman, salah seorang Juri Kontes Bonsai dari Perhimpunan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) pusat mengatakan, kontes dan pameran bonsai ini sifatnya adalah tanaman lokal, yakni bonsai bonsai yang diikutkan dalam kontes adalah berasal dari bahan tanaman lokal. 

Hal ini bertujuan untuk meningkatkan daya kreasi para pecinta bonsai agar dapat berinovasi membuat bonsai dari tanaman lokal. 

“Kami menilai dari lokalitasnya, terus bagaimana pola pembuatan bonsai hingga jadi. Karena dari bahan tanaman lokal seperti beringin, serut, waru, kacapiring dan lain sebagainya juga bisa dijadikan bonsai yang indah dan cantik,” Kata Azam Herman, Selasa (14/12/2021).

Untuk penilaiannya juri membagi dalam dua kelas, yakni kelas prospek dan kelas jadi. Namun, dari bonsai yang sudah terpampang di tengah lapangan, rupanya sudah banyak bonsai jadi. Dalam artian, sekalipun berbahan dasar lokal, tetapi para pecinta bonsai ini mampu mengkreasikan tanaman itu menjadi bonsai jadi. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

“Kami mewadahi animo pecinta bonsai di Kabupaten Pati dan sekitarnya, ternyata antusiasme mereka sangat tinggi dan pesertanya sampai membeludak. Bonsai yang dipamerkan dan di ikutkan kontes banyak yang sudah jadi bonsai maupun masih dalam proses menjadi bonsai,” tambahnya.

Diharapkan dengan adanya event pameran dan kontes bonsai ini, para pecinta bonsai di Kabupaten Pati dan sekitarnya dapat berbonsai dengan baik dan benar. Cara memperoleh tanaman bonsai juga harus dengan baik dan benar, sehingga nantinya mendapatkan apresiasi yang besar pula.(Abdul Rohim)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Perkembangan Raperda Kampung Cerdas Surabaya, Fokus Sinkronisasi dengan Program Pemkot

Pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) Kampung Cerdas di DPRD Kota Surabaya terus berlanjut. Panitia Khusus (Pansus) kini memfokuskan pada tahap konsolidasi dan sinkronisasi dengan program yang telah berjalan di lingkungan Pemerintah Kota.
Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Buntut Aduan Warga Dibalas Foto AI, Pramono Kasih Peringatan Keras ke PPSU: Enggak Ada Kompromi

Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung meminta seluruh aduan warga melalui aplikasi JAKI harus ditanggapi serius dan tidak dimanipulasi dengan foto Artificial Intelligence (AI).
Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Cuaca Ekstrem Picu Risiko Kesehatan, Ini Tips Memilih AC yang Aman, Hemat, dan Sehat

Namun, tidak semua AC mampu memberikan dampak positif bagi kesehatan. Pemilihan yang kurang tepat justru bisa memperburuk kondisi, seperti udara terlalu kering atau sirkulas

Trending

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemprov Jakarta Bakal Revitalisasi Kota Tua, Trem akan Diaktifkan Lagi

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan melakukan revitalisasi Kota Tua dalam waktu dekat. Wakil Gubernur Rano Karno akan menjadi penanggung jawab proyek tersebut.
Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Update Top Skor Final Four Proliga 2026: Dominasi Tanpa Ampun Irina Voronkova, Tinggalkan Jauh Poin Megaton

Top Skor Final Four Proliga 2026. Dalam laga tersebut, Irina Voronkova mencetak 35 poin yang terdiri dari 28 attack points, 3 block points, dan 3 service ace
Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Tak Hanya Nilai, Ini Alasan Sistem Pendidikan Berbasis Kompetensi Penting Dalam Dunia Kerja

Selain aspek kompetensi, pengakuan internasional juga mulai menjadi pertimbangan penting. Hal ini berkaitan dengan mobilitas tenaga kerja yang semakin terbuka di era globalisasi.
Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Buntut Penonaktifan Kepala Samsat Soekarno-Hatta, Dedi Mulyadi Instruksikan Investigasi Penyebab Surat Edarannya Diabaikan

Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi menginstruksikan Inspektorat serta Badan Kepegawaian Daerah (BKD) untuk mengusut tuntas penyebab mandeknya implementasi kebijakan baru.
Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Pemain Timnas Resmi Kembali jadi Warga Negara Belanda setelah Terseret Kasus Paspor di Eredivisie, Dijadwalkan Bermain Lagi Pekan Ini

Seorang pemain Timnas kembali menjadi warga negara Belanda setelah terseret konflik paspor di Eredvisie. Penyerang Heerenveen itu akan kembali bermain pekan ini
Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain Naturalisasi Timnas Berbondong-bondong kembali Jadi Warga Negara Belanda setelah Tersangkut Polemik Paspor di Liga Belanda, Siapa Saja?

Pemain naturalisasi timnas berbondong-bondong kembali jadi Warga Negara Belanda setelah kasus paspor meledak di Liga Belanda dalam beberapa pekan terakhir.
Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Dedi Mulyadi Umumkan Kabar Baik untuk Seluruh Sopir Angkot di Jawa Barat, Ada Program Kredit Angkot Listrik Tanpa DP

Gubernur Dedi Mulyadi menjelaskan, bahwa saat ini dirinya sedang menggodok program kredit angkot listrik yang bisa diikuti oleh para sopir angkot di Jawa Barat.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT