News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Kisah Maria Pauline Lumowa, Wanita Paruh Baya yang Maling Duit dari Bank BNI Rp1,7 Triliun, Modusnya Cuma Pakai Cara Seperti ini

Maria Pauline Lumowa adalah tersangka yang berhasil maling duit Bank BNI senilai Rp1,7 triliun. Setelah ditetapkan sebagai tersangka, 17 tahun buron, Maria Pauline berhasil ditangkap
Sabtu, 15 Juli 2023 - 15:27 WIB
Kisah Maria Pauline Lumowa, Wanita Paruh Baya yang Maling Duit dari Bank BNI Rp1,7 Triliun, Modusnya Cuma Pakai Cara Seperti ini
Sumber :
  • tvOnenews.com

tvOnenews.com - Mungkin sebagian dari Anda belum pernah mendengar nama Maria Pauline Lumowa, seorang wanita yang berhasil maling duit Bank BNI sebesar Rp1,7 Triliun.

Tak hanya maling duit Bank BNI, Maria Pauline Lumowa pun berhasil kabur dan menjadi buronan selama kurang lebih 17 tahun. 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Diketahui, Maria ditangkap oleh Kementrian Hukum dan HAM melalui jalur ekstradisi dari Republik Serbia pada Juli 2020. 

Maria Pauline Lumowa merupakan salah satu tersangka pembobolan dana Bank BNI cabang Kebayoran Baru dengan modus pengajuan Letter of Credit (L/C) fiktif senilai Rp 1,7 triliun.

Dilansir Sabtu (15/07/23) dari berbagai sumber, berikut kisah Maria Pauline Lumowa yang berhasil maling duit Bank BNI Rp1,7 Triliun dengan mudahnya.

Ekstradisi tersangka Maria Lumowa berhasil dilakukan berkat kerja sama Pemerintah Indonesia dan Pemerintah Serbia.

Dari catatan Kemenkumham, kasus pembobolan yang dilakukan oleh Maria Pauline Lumowa terjadi pada Oktober 2002.

Dengan modus L/C, Bank BNI akhirnya mengucurkan pinjaman senilai US$136 juta dan 56 juta euro atau saat itu setara Rp1,7 triliun kepada PT Gramarindo Group, perusahaan milik Maria.

Kecurigaan akan modus Maria, dimulai saat Bank BNI tetap menyetujui jaminan surat kredit (L/C) dari Dubai Bank Kenya Ltd., Rosbank Switzerland, Middle East Bank Kenya Ltd., dan The Wall Street Banking Corp. 

Padahal sebenarnya nama-nama itu tidak masuk dalam daftar bank korespondensi Bank BNI.

Karena curiga dengan transaksi keuangan PT Gramarindo Group, akhirnya Bank BNI melakukan penyelidikan pada Juni 2003. 

Bank BNI akhirnya menemukan fakta bahwa perusahaan milik Maria itu tidak pernah melakukan ekspor.

Pihak Bank BNI pun langsung melaporkan dugaan surat kredit fiktif (L/C) ke Mabes Polri.

Kemudian pada Oktober 2003, kepolisian menetapkan Maria Pauline Lumowa sebagai tersangka atas kasus tersebut. 

Sayangnya, Bank BNI dan pihak kepolisian kalah gesit, Maria Pauline sudah lebih dulu kabur dari Indonesia ke Singapura sebulan sebelumnya.

Lama tak terdengar, Maria Pauline diketahui berada di Belanda pada tahun 2009.

Tak hanya itu, Maria juga diketahui sering bolak-balik dari Belanda ke Singapura.

Tak tinggal diam, Kemenkumham mengklaim sudah beberapa kali mengajukan ekstradisi ke Pemerintah Belanda pada 2010 dan 2014 atas kasus Maria.

Namun sekali lagi Kemenkumham belum beruntung, Pemerintah Belanda kali kedua menolak permintaan ekstradisi karena Maria Pauline telah menjadi warga negara Belanda. 

Pemerintah Belanda justru malah memberi opsi untuk menyidangkan kasus Maria Pauline di Belanda.

Kesempatan Pemerintah Indonesia untuk meringkus Maria Pauline terbuka saat NCB Interpol Serbia beraksi. 

Mereka berhasil membekuk Maria di Bandara Internasional Nikola Tesla, Serbia, pada 16 Juli 2019.

Yasonna Laoly menjelaskan dalam keterangan tertulis bahwa penangkapan itu dilakukan berdasarkan red notice Interpol yang diterbitkan pada 22 Desember 2003.

Pemerintah bereaksi cepat dengan menerbitkan surat permintaan penahanan sementara yang kemudian ditindaklanjuti dengan permintaan ekstradisi Maria Pauline.

Yasonna Laoly menyebut Pemerintah Serbia kooperatif dalam proses ekstradisi kasus tersebut.

Sebab Pemerintah Indonesia pernah membantu Serbia mengekstradisi pelaku pencurian data nasabah Nikolo Iliev pada tahun 2015 silam.

Maria Pauline Lumowa kemudian dijemput oleh tim gabungan Kemenkumham dan Polri yang dipimpin Yasonna Laoly di Bandara Soekarno-Hatta, Cengkareng.

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News.

(udn)

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

FIFA Beri Lampu Hijau, 4 Pemain Naturalisasi Baru Ini Akan Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Lawan Oman?

FIFA Beri Lampu Hijau, 4 Pemain Naturalisasi Baru Ini Akan Dipanggil John Herdman ke Timnas Indonesia untuk Lawan Oman?

FIFA membuka peluang empat pemain keturunan memperkuat Timnas Indonesia saat lawan Oman di FIFA Matchday Juni 2026, mereka bisa jadi senjata baru skuad Garuda.
Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi Bakal Dipanggil John Herdman untuk Lawan Oman di FIFA Matchday Juni, Siapa Saja?

Daftar 23 Pemain Timnas Indonesia yang Diprediksi Bakal Dipanggil John Herdman untuk Lawan Oman di FIFA Matchday Juni, Siapa Saja?

Prediksi 23 pemain Timnas Indonesia vs Oman di FIFA Matchday Juni 2026, John Herdman siapkan nama baru, namun ada dua pemain skuad Garuda yang dipastikan absen.
Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia Dinilai Berpeluang Hilangkan Ketergantungan dengan AS Imbas Kekacauan Geopolitik dan Geoekonomi Global

Indonesia disebut memiliki peluang untuk dapat memperkuat posisi sebagai negara yang mandiri di tengah tak menentunya geoekonomi dan geopolitik global dalam kurun waktu belakangan ini.
Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Trending: Volimania Tinggalkan Red Sparks Usai Coret Megawati, Jay Idzes Jadi Transfer Termahal Sassuolo, Profil Reno Munz

Jagat olahraga kembali diramaikan sejumlah kabar panas yang langsung menyita perhatian publik. Mulai dari soal Megawati Hangestri di voli hingga isu sepak bola.
Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Komentar 'Pedas' Dugaan Malapraktik di RS Muhammadiyah Medan, DPR RI: Karena Sikap Arogansi Dokter

Kasus dugaan malapraktik di RS Muhammadiyah Medan yang menyasar seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) bernama Mimi Maisyarah turut menyita perhatian publik.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 

Trending

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan Lakukan Transfer Cerdas, Amankan Manuel Akanji dari Man City dengan Harga Masuk Akal

Inter Milan kian dekat meresmikan status permanen Manuel Akanji dari Manchester City. Proses transfer bek Swiss tersebut hanya tinggal tahap administratif.
Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Navigasi Produk dan Kenyamanan Jadi Fokus Pengembangan Toko Modern

Perkembangan pola konsumsi keluarga, khususnya bagi ibu dan anak, mendorong hadirnya konsep ritel yang tidak hanya berfokus pada penjualan produk, tetapi juga pengalaman berbelanja. 
Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Kabar Baik Datang dari Dedi Mulyadi, Warga Miskin Jabar Kini Dapat Bersekolah Gratis di Sekolah Unggulan Industri

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi terus membuat terobosan kebijakan dalam menopang kesetaraan ekonomi bagi warganya.
Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Jemaah Haji Wajib Tahu, Ini Cara Aman Menyimpan Obat di Tengah Suhu Panas agar Tidak Rusak

Cuaca panas ekstrem saat ibadah haji bisa merusak obat. Simak cara aman menyimpan obat agar tetap efektif dan tidak berisiko bagi kesehatan jemaah.
DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

DKI Jakarta Sibuk Tangkap Ikan Sapu-sapu, Dedi Mulyadi: Selama Ini Sudah Diambil Warga Jabar

Gubernur Jawa Barat (Jabar), Dedi Mulyadi tak mau kalah dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta terkait kegiatan pembersihan ikan sapu-sapu.
Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Terpopuler Trend: Harta Kekayaan Dedi Mulyadi Bisa Berbagi Kepada Warga, hingga Permintaan KDM untuk Persib Bandung

Harta kekayaan Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi suka berbagi kepada warga. Permintaan Kang Dedi Mulyadi (KDM) sebelum Gedung Sate jadi lokasi perayaan Persib
Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Volimania Indonesia Ramai-ramai Beralih Dukung Hillstate Usai Red Sparks Tak Pilih Megawati Hangestri untuk Isi Kuota Asia

Penggemar voli Indonesia ramai-ramai ajak alihkan dukungan ke Hillstate setelah Red Sparks tidak memilih Megawati Hangestri untuk isi kuota pemain Asia V-League
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT