News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Tradisi Unik India Lempar Anak ke Kotoran Sapi, Ternyata Ini Artinya

Setiap negara memiliki tradisi dan budaya yang berbeda dengan negara lain. Tak terkecuali India yang memiliki ritual dimana anak-anak dilempar ke kotoran sapi
Kamis, 29 Juni 2023 - 06:30 WIB
Tradisi Unik India Lempar Anak ke Kotoran Sapi
Sumber :
  • YouTube Sariagri

Jakarta, tvOnenews.com - Setiap negara memiliki tradisi dan budaya yang berbeda dengan negara lain. Tak terkecuali India

Baru-baru ini beredar cuplikan video yang diunggah di akun media sosial Instagram. Video tersebut menunjukkan ritual unik India di mana anak-anak dilempar ke kotoran sapi dengan harapan mendapat keberuntungan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Meski dipercaya mengandung banyak unsur hara yang dibutuhkan untuk menyuburkan tanaman, kotoran sapi tetap saja kotor dan dianggap berbahaya bagi manusia. Apalagi jika tidak dirawat dengan baik. 

Ritual melempar anak-anak ke kotoran sapi dilakukan warga Desa Betul di Mandhja Pradesh, India. Ritual tersebut biasanya dilakukan sehari setelah upacara Diwali.

Bagi yang belum tahu, upacara Diwali merupakan festival umat Hindu terbesar di India. Pelaksanaan ritual membuang kotoran sapi pada anak-anak membutuhkan kerja sama dari orangtua.

Itu sebabnya orangtua mengumpulkan kotoran sapi sebelum ritual, yang kemudian ditumpuk di tempat yang luas. 

Di awal ritual, para wanita yang hadir membacakan doa yang disebut 'Gowardhan Pooja'. Setelah Gowardhan Pooja, para orangtua membuang anaknya ke tumpukan kotoran sapi yang dihiasi bunga jingga. Para orang tua tampak heboh saat melemparkan anak-anak mereka ke arah kotoran sapi.

Dipercaya ritual ini melindungi anak-anak dari berbagai penyakit. Pendeta Hindu di India percaya bahwa air seni dan kotoran sapi dapat menyembuhkan penyakit karena sapi dianggap sebagai sosok ibu. 

Masyarakat sendiri percaya bahwa kotoran dan air kencing sapi digunakan untuk membersihkan rumah dari bakteri jahat. 

Ritual tersebut dilakukan hampir sepanjang hari, dari pagi hingga malam. Anak-anak tidak boleh mengikuti ritual unik ini dengan mudah.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Syaratnya, anak-anak mulai usia satu tahun bisa mengikuti ritual unik ini. Namun, masih ada orangtua yang tidak peduli akan hal tersebut.

Selama ritual, anak-anak terlihat menangis, meronta-ronta, bahkan menendang-nendang saat mereka dilemparkan ke arah kotoran sapi. (mg2/ree)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

John Herdman Gigit Jari, 3 Negara Antre Perebutkan Luke Vickery, Batal Bela Timnas Indonesia?

Nama Luke Vickery mendadak menjadi perbincangan hangat. Winger keturunan Australia itu diperebutkan 3 negara, batal dinaturalisasi dan bela Timnas Indonesia?
Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Siap-Siap Kebanjiran Rezeki! 5 Zodiak Paling Berlimpah Cuan pada 4 Februari 2026: Sagitarius Dapat Uang Kaget

Tanggal 4 Februari 2026 diprediksi menjadi hari spesial bagi beberapa zodiak yang secara finansial sedang berada di jalur emas. Apakah zodiakmu salah satunya?
MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

MK Tolak Gugatan Nikah Beda Agama, Ini Alasannya

Mahkamah Konstitusi (MK) secara resmi menolak permohonan pengujian Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1974 tentang Perkawinan, yang bertujuan agar pernikahan beda agama memiliki kepastian hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.

Trending

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Azis Samual: Mendukung Pemerintahan yang Kuat dan Efektif Melalui Reshuffle Kabinet

Dinamika politik yang sangat cepat dan tantangan global yang kian kompleks menuntut ritme kerja pemerintahan yang cepat dan efektif.
Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Gebrakan Baru Presiden Prabowo: Dari Gerakan Indonesia ASRI hingga Proyek Gentengisasi Skala Besar

Presiden Prabowo juga menyoroti masalah lingkungan hidup. Pemerintah berkomitmen penuh dalam mengelola masalah sampah secara masif dan terpadu.
Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada Akui Ressa Rizky Anaknya, Kuasa Hukum Tegaskan Pengakuan Belum Cukup Secara Hukum

Meski Denada sudah akui Ressa Rizky Rossano sebagai anak kandungnya, kuasa hukum Ressa, Ronald Armada, sebut pengakuan belum cukup secara hukum.
Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Terungkap Alasan Denada Tidak Merawat Ressa Sejak Bayi, Gugatan Sang Anak Terus Bergulir

Akhirnya Denada mengakui Ressa sebagai anak kandungnya. Meskipun sudah diakui gugatan sang anak tetap bergulir
Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai Hari Ini 2 Februari 2026 Pemilik Sertifikat Tanah Girik, Petok hingga Letter C Tahun 1967-1997 Tidak Berlaku Lagi, Masyarakat Diimbau Segera Perbarui ke Sistem Terbaru

Mulai hari ini 2 Februari 2026 pemilik sertifikat tanah girik, petok hingga letter C tahun 1967-1997 sudah tidak berlaku lagi.
Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Soal Kasus Tudingan Ijazah Palsu Jokowi, Kejaksaan Kembalikan Berkas Perkara Roy Suryo Cs

Kejaksaan mengembalikan berkas perkara Roy Suryo cs terkait kasus tudingan ijazah palsu Presiden ke-7 Joko Widodo atau Jokowi.
Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Jangan Salah Amalan di Malam Nisfu Sya'ban, Ini Penjelasan Lengkap Ustaz Adi Hidayat

Ustaz Adi Hidayat jelaskan tentang amalan di malam Nisfu Sya'ban, kenali hadis yang shahih, dhaif, dan waspadai hadis palsu.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT