News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Beredar Chat WhatsApp Yudo Andreawan dan Pihak Kampus, Begini Bunyinya

Percakapan pesan whatsapp antara Yudo Andreawan dan pihak kampus yang diduga Kaprodi beredar luas di media sosail. Dalam percakapan Yudo diminta mengambil cuti
Minggu, 16 April 2023 - 10:47 WIB
Tangkapan Layar - Diduga percakapan pesan whatsapp antara Yudo Andreawan dan Kaprodi
Sumber :
  • Twitter: @Bombomskii1

Jakarta, tvOnenews.com - Unggahan percakapan pesan whatsapp Yudo Andreawan dengan pihak kampus yang diduga Kaprodi untuk mengambil cuti studi, beredar di media sosial dan kini menjadi Viral.

Percakapan pesan whatsapp antara Yudo Andreawan dengan pihak kampus tempat Yudo tengah menjalankan studi, meminta pria bertubuh gempal yang kerap membuat onar disejumlah tempat umum tersebut, diminta pihak kampus sementara mengambil cuti dari studinya.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Selain kerap membuat onar, alasan kesehatan mental yang harus segera diobati menjadi alasan lain pihak kampus meminta Yudo Andreawan untuk sementara waktu cuti dari studinya.

Dalam chat juga terlihat ada sedikit penolakan Yudo Andreawan, saat diminta cuti oleh pihak kampus. Namun, karena alasan kesehatan emosi Yudo yang tidak stabil dan kerap membuat onar, pihak kampus tegas mengambil langkah tersebut.

 

                                                          Yudo Andreawan

 

Berikut chats whatsapp lengkap antara Yudo Andreawan dan diduga Kaprodi Kampus.

Yudo Andreawan: Assalamualaikum Bu Ratih, Saya Yudo Andreawan Bu, MIH genap   2020, izin bertanya Ibu, Maaf saya mendapatkan forward
info cuti kuliah dari mas Agung, Itu maksudnya gimana yah bu? Mohon pen|elasan dari Ibu, Terima Kasin dan Maaf menganggu   waktunya.

Pihak Kampus: Iya Yudo..kemarin saya dapet info dari Dekan, kalau Dekan mengeluarkan SK cuti untuk Yudo. SK Itu bardasarkan (lihat bagian menimbang): hasil rapat kode etik Dewan Guru Besar dan Pimpinan FHUI dan keluhan mahasiswa. Dari hasil rapat tersebut Yudo dicutikan studinya dulu, karena dinilai Yudo sudah sulit untuk berinteraksi dengan dosen, Diharapkan Yudo bisa treatment kesehatan mental (Emosi) dulu, setelah sehat aktif kembali. Jadi seharusnya Yudo ikuti dulu ya

Yudo Andeawan: Baik Ibu, Namun bagaimana dengan penelitian tesis saya bu yang mengnaruskan saya ke PDRH? Apakah diperkenankan bu, karena sumber bacaan buku disana semua. Kemarin udan koordinasi dengan pihak keamanan Depok. Sedang di koordinasikan juga supaya saya diperkenankan penelitian mandiri di PDRH. Untuk, kesehatan mental saya sudah jouh lebih better Bu Ratih
 
Pihak Kampus: Kalau gak salah bisa diakses lewat internat deh

Yudo Andreawan: Ibu kan ketemu saya dengan Mas Zadit Memang di bagian menimbang mewajibkan saya mengurus administrasi dari Psikiater atau SPKJ 

Pihak Kampus: Kemarin kamu ngamuk lagi kan? hayoo

Yudo Andreawan: Di Salemba Iya bu, ada yang nyelonong saya lagi ngomong, tapi kontekstual kok, di ruang rektorat lantal 5. Masa gara itu saya di paksa cuti Bu? Saya kan mau lulus cepat Bu. Bagaimana bisa lulus cepat kalau fakultas hukum UI tidak memperkenankan saya melanjutkan studi sesuai keinginan pribadi dan orang tua saya Bu. Mahon ijin Bu dijawab

Pihak Kampus: Yudo, denger ibu ya. ibu kasihan sama kamu. kamu itu perlu penanganan psikolog or psikiater Do. biar bisa mengendalikan emosimu...teman mahasiswa takut kalau kamu begitu terus dan itu mengganggu sekali….jqdi cobalah kamu berobat dulu.belajar pake internet.   

Yuso Andreawan: Okay Bu saya akan ikuti, tapi kenapa tidak difasilitasi lagi dengan Mba Adiyana Bu?

Pihak Kampus: Lha.kamu gak inget. pada awalkan sudah diatur jadwal untukmu tapi keburu peristiwa di siloam desember akhir, lalu tiba2-tiba kamu langsung pulang ke bontanga padahal hari senin seharusnya kamu ke psikolog klinis UI, jadi terpaksa dicancel. lalu disusul peristiwa. (mii)

 

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

tvonenews


 

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

DPR RI Desak Komdigi Takedown Berita Viral

Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Anton Sukartono Suratto, mendorong penguatan regulasi agar Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) memiliki kewenangan lebih tegas dalam menangani konten hoaks di ruang digital.
Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kondisi Terkini Emil Audero setelah Dilempar Petasan oleh Fans Inter Milan

Kiper Cremonese yang juga penjaga gawang Timnas Indonesia Emil Audero menyampaikan pesan mengenai kondisinya setelah menjadi korban ledakan flare atau petasan -
Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Ratusan Pelaku Tawuran Diciduk Saat Operasi Pekat Jaya 2026

Polda Metro Jaya mengamankan sebanyak 105 pelaku tawuran di wilayah hukumnya, dalam rangka Operasi Pekat Jaya 2026, yang dimulai sejak tanggal 28 Januari sampai dengan 11 Februari Tahun 2026.
Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Hukuman Keras untuk Suporter Inter Milan setelah Lempar Petasan ke Emil Audero

Suporter Inter Milan resmi dijatuhi sanksi larangan menghadiri tiga laga tandang usai insiden pelemparan suar ke arah kiper Cremonese Emil Audero dalam laga ...
PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

PKB Sebut Langkah Tepat Prabowo Bawa Indonesia Gabung Board of Peace

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) menegaskan dukungan penuh terhadap langkah diplomasi Presiden RI Prabowo Subianto, termasuk keputusan Indonesia terlibat aktif dalam Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian.
Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Jepang

Timnas futsal Indonesia akan menghadapi tantangan berat saat berjumpa Jepang pada babak semifinal Piala Asia Futsal 2026. Laga tersebut dijadwalkan berlangsung

Trending

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Viral! Pelatih Timnas Indonesia John Herdman Temui Jay Idzes di Markas Sassuolo

Klub Liga Italia Sassuolo memberikan sambutan hangat kepada pelatih timnas Indonesia John Herdman. John Herdman diketahui menemui kapten timnas Indonesia Jay Idzes dalam sesi latihan Neroverdi.
Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Selain Alat Tulis, Polisi Bongkar Masalah Utama yang Membuat Anak SD di NTT Bunuh Diri

Seorang anak SD berusia 10 tahun berinisial YBR di Kecamatan Jerebuu, Kabupaten Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) ditemukan meninggal dunia akibat bunuh diri.
Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Miris Tapi Nyata, Ibunda Denada Pernah Desak Sang Anak Nikah Lagi karena Baru Punya Satu Cucu

Pernyataan lawas Emilia Contessa kembali viral usai kemunculan Ressa. Saat itu ia meminta Denada menikah lagi karena baru punya satu anak.
Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Ramai soal Surat Tanah Girik sampai Letter C Tidak Berlaku Lagi, Begini Pandangan Islam soal Hak Kepemilikan Tanah

Pemerintah mengajak masyarakat Indonesia untuk memperbarui Surat Tanah yang lama, seperti Girik dan lainnya. Berikut manfaatnya.
Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Siswa SD di NTT Bunuh Diri Usai Tak Sanggup Beli Buku, Selly Gantina: Potret Nyata Kemiskinan Struktural

Tragedi kemanusiaan mengguncang tanah air berupa aksi bunuh diri seorang siswa SD di Ngada, Nusa Tenggara Timur (NTT) berinisial YBR (10) akibat tak mampu membeli buku dan pena.
Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-Fakta Anak SD di NTT Bunuh Diri Karena Tak Mampu Beli Buku dan Pena Seharga Rp10 Ribu, Akhiri Hidup di Pohon Cengkeh hingga Gambar Dirinya Menangis

Fakta-fakta memilukan kelas IV anak SD di Nusa Tenggara Timur (NTT) bunuh diri karena tak mampu membeli buku dan pena seharga Rp10 ribu akhirnya terungkap. Dia mengakhiri hidup di pohon cengkeh.
Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Bukan Bukti Hak! Ini 10 Surat Tanah yang Sudah Tidak Berlaku Sejak 2 Februari 2026

Berikut ini adalah 10 surat tanah yang sudah tidak berlaku lagi sejak 2 Februari 2026.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT