News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Omzet Penjualan Peci Naik 2 Kali Lipat, Produsen Tambah Jumlah Pekerja

Ramadhan membawa berkah tersendiri bagi usaha pembuatan peci atau songkok di Kudus, Jawa Tengah. Omset penjualan naik dua kali lipat dibanding hari hari biasa.
Selasa, 4 April 2023 - 09:59 WIB
Perajin peci di desa Honggosoco, Jekulo, Kudus.
Sumber :
  • Tim tvOne - Galih Manunggal

Kudus, Jawa Tengah - Momen bulan Ramadhan membawa berkah tersendiri bagi usaha pembuatan peci atau songkok di Kudus, Jawa Tengah.

Omset penjualan naik dua kali lipat dibanding hari hari biasa. Produsen pun harus menambah jumlah pekerja untuk memenuhi permintaan pesanan peci.

Di sentra pembuatan peci milik Muhammad Noor Yasin warga Desa Honggosoco, Kecamatan Jekulo, Kabupaten Kudus, para pekerja yang didominasi perempuan paruh baya nampak sibuk menyelesaikan pembuatan peci. Ada yang sibuk menggunting bahan, yang memotong kain, sampai ada yang sibuk menjahit bagian dalam peci.

Menurut perajin peci, Muhammad Noor Yasin, terjadi lonjakan permintaan peci sejak beberapa bulan terakhir hingga memasuki ramadhan. Saat ini permintaan bisa mencapai sekitar 1000 buah peci per bulan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Padahal sebelumnya, jumlah permintaan hanya sekitar separuhnya saja. Karena terjadi peningkatan permintaan, ia harus menambah jumlah pekerja. Pesanan datang rata-rata dari luar Jawa Tengah, seperti dari DKI Jakarta, beberapa daerah lain di Jawa Barat, bahkan hingga Papua.

“Produksi peci saat ini terutama Ramadhan itu biasanya terjadi kenaikan produksi dan juga pesanan, lebih dari 50 persen dari biasanya. Apalagi saat ini sudah lewat pandemi kan gitu jadi lebih rame lagi dari hari-hari biasa dan tahun-tahun kemarin,” kata Yasin saat ditemui di tempat produksinya.

Harga jual peci untuk eceran berkisar Rp 50 ribu hingga Rp 70 ribu per buah. Harga disesuaikan dengan bahan dan motifnya. Sedikitnya, ada 6 jenis peci yang diproduksi oleh Yasin. Di antaranya peci polosan, peci dengan bagian samping dilengkapi motif seperti batik, ornamen, hingga logo organisasi.

"Kita untuk bahan itu impor dari Korea ya, ini ada macamnya ada yang eagle, ada yang diamond crown, itu jenisnya macam-macam kita memang pakainya yang kualitas atas," imbuh Yasin.

Salah satu pembeli mengaku sudah sering berlangganan produk peci tersebut karena selain dikenal nyaman dan berkualitas namun harganya terjangkau. Selain itu, pelanggan juga bisa memesan peci satuan dengan ukuran dan motif sesuai keinginan.

“Ini beli peci Kang Santri, ini untuk bulan Ramadhan dan Hari Raya Idul Fitri nanti. Memilih di sini karena bagus, harganya juga terjangkau. Udah sering ke sini langsung, kualitasnya sama peci yang merk ternama. Ini bisa pesen sendiri dengan model yang tinggi 14 cm ukuran nomor 7 dengan AC depan belakang. Harganya cukup murah Rp 65 ribu satunya, kalau di toko-toko yang seratusan lebih dengan kualitas yang sama,” ujar Muhammad Fitrah Al Malik, salah satu pembeli peci.

Selain dijual di pasaran, ada juga pengurus pondok pesantren yang memesan peci dari Kudus ini. Biasanya, pihak pondok pesantren menyediakan peci tersebut untuk dipakai para santri untuk menyambut bulan Ramadan dan hari Lebaran. (Gml/Dan)

Komentar

Berita Terkait

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Kasus Importasi Bea Cukai, KPK Ungap Motif 'Kongkalkong' Terkait Masuknya Barang Ilegal

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyebut barang kawe atau ilegal bisa masuk ke Indonesia karena adanya 'kongkalikong' antara PT Blueray dengan pegawai Direktorat Jenderal (Ditjen) Bea dan Cukai Kementerian Keuangan (Kemenkeu).
Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Jam Tangan Mewah Hingga Logam Mulia 5,3 Kilogram Jadi Barang Bukti Kasus Importasi Bea Cukai

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengamankan sejumlah barang bukti senilai Rp 40,5 miliar di kasus dugaan korupsi terkait importasi barang di Direktorat Jenderal Bea Cukai (DJBC).
Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Rumah Tangga di Ujung Tanduk, Inara Rusli Siap Relakan Insanul Fahmi Kembali ke Wardatina Mawa

Pernikahan siri Inara Rusli dan Insanul Fahmi dikabarkan di ujung tanduk. Inara mengaku siap berpisah jika suaminya kembali ke istri sahnya, Wardatina Mawa.
Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Perpolitikan Indonesia Diprediksi Stabil di 2026, Pakar Ingatkan Tantangan Ekonomi yang Menantang

Pengamat politik Hendri Satrio (Hensa) menilai kondisi perpolitikan Indonesia di tahun 2026 masih dalam kategori stabil.

Trending

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Mustajab Kabulkan Doa, Kata Syekh Ali Jaber Coba Sedekah pada Waktu ini

Sedekah menjadi amalan sunnah yang sang dianjurkan oleh para ulama. Syekh Ali Jaber pun pernah menjelaskan hal tersebut.
Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Jawaban Menohok Pandji Pragiwaksono Soal Mens Rea Disebut Nistakan Agama

Komika Pandji Pragiwaksono menegaskan dirinya tidak melakukan penistaan agama dalam materi stand up comedy bertajuk Mens Rea.
Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Sosok John Field Bos Blueray Cargo yang Kabur Saat OTT KPK, Diduga Setor Rp7 Miliar per Bulan ke Oknum Bea Cukai

Ia ditetapkan sebagai salah satu tersangka utama kasus dugaan suap dan gratifikasi terkait importasi barang kualitas rendah (KW) yang masuk ke Indonesia tanpa pemeriksaan fisik.
Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Profil Blueray Cargo, Perusahaan Jasa Impor yang Terseret OTT KPK, Bosnya Kini Buron Usai Diduga Setor 'Jatah' Rp7 M ke Bea Cukai

Kasus ini bermula ketika PT Blueray Cargo yang dipimpin John Field diduga berupaya agar barang impornya masuk melalui jalur hijau, yakni jalur pengeluaran barang tanpa pemeriksaan fisik.
Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buron KPK, Bisnisnya Disorot usai Aset Puluhan Miliar Disita

Ia kini menjadi buron, dicekal ke luar negeri, dan diminta segera menyerahkan diri kepada penyidik KPK.
Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Fantastis! Harta Kekayaan Eks Direktur Bea Cukai Rizal Jadi Sorotan Usai OTT KPK, Terseret Kasus Suap Impor Bareng Bos Blueray Cargo John Field

Rizal menjabat sebagai Direktur di Bea Cukai pada 2024 hingga Januari 2026. Sebelumnya, dia menduduki posisi sebagai Kepala Kantor Pelayanan Utama Bea dan Cukai Batam.
Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Saktinya Barang Impor KW dari PT Blueray Lolos dari Pemeriksaan Fisik Setelah Berkomplot dengan Oknum Bea Cukai

Kasus dugaan korupsi di lingkungan Direktorat Jenderal Bea dan Cukai Kementerian Keuangan bermula dari PT Blueray Cargo (BR) menginginkan barang impor KW (tiruan) ilegal tidak dicek saat masuk ke Indonesia.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT