News Bola Daerah Sulawesi Sumatera Jabar Banten Jateng DI Yogya Jatim Bali

Waduh, Pesulap Denny Darko Ramalkan Akan Ada Ribuan Kematian Sebulan ke Depan, Ternyata Berhubungan Dengan.......

Denny Darko, seorang pesulap terkenal, meramalkan akan ada kematian selama sebulan ke depan. Hal ini disebabkan oleh 3 hal salah satunya yang berhubungan....
Sabtu, 25 Maret 2023 - 11:55 WIB
Denny Darko dalam channel YouTubenya
Sumber :
  • Tangkapan layar YouTube Denny Darko

Jakarta, tvOnenews.com – Denny Darko merupakan seorang pesulap terkenal yang kini juga merambah ke dunia YouTube.

Diketahui laki-laki yang bernama asli Denny Multi Parmikoadi tersebut baru-baru ini menggemparkan publik. Hal ini lantaran Denny Darko membuat sebuah ramalah yang mengatakan bahkan ada ribuan orang yang akan meninggal selama sebulan ke depan.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Pernyataannya tersebut diunggah dalam channel YouTube pribadinya dengan judul “Ribuan Orang Diramalkan Akan Meninggal Selama Sebulan ke Depan, Gagalkah Ramalan ini?!?”. Pada video berdurasi 8 menit 20 detik tersebut Denny Darko menunjukkan hasil terawangannya.

Denny Darko meramalkan bahwa akan ada ribuan orang yang meninggal dunia pada satu bulan ke depan (perkiraan di April 2023).

"Saya juga tidak menjadi sompral, saya juga tidak mengada-ada, saya tidak ngeprank atau mencari adsense dengan ini tadi (mengatakan akan ada ribuan orang meninggal dunia satu bulan ke depan). Saya hanya ingin sesimpel menyampaikan beberapa fakta yang mungkin kalian semua tidak sadari," kata Denny Darko, Kamis (23/3/2023).

Ramalan meninggal karena laka lantas

Tak hanya itu, Denny Darko juga menyebut bahwa orang-orang yang sudah menyempatkan pulang ke kampung halaman sebelum ramadhan kemarin merupakan golongan orang yang beruntung.

Hal ini lantaran ia meramalkan akan ada ribuan orang meninggal dunia satu bulan ke depan yang kemungkinan besar disebabkan oleh laka lantas atau kecelakaan dalam lalu lintas.

Ketika mengocok kartu tarot, Denny Darko juga mendapatkan kartu 'Ace Of Swords’. Kartu ini diprediksi menunjukkan bahwa kematian yang paling banyak terjadi karena kecelakaan.

"Kematian karena kecelakaan lalu lintas menempati perenggut kematian nomor 3 setelah HIV dan Aids, yang kedua adalah TBC. Maka ketahuilah bahwa kematian ini merenggut siapa saja dan sangat mungkin terjadi pada siapapun yang beraktivitas di luar sana," kata Denny Darko.

Tak hanya itu, pada kesempatan kedua mengocok kartu tarot, Denny Darko juga membacakan kartu yang keluar yakni Eight of Cups.

"Saat ini selain orang yang mudik nanti, ini adalah orang-orang yang juga pergi liburan. Jika liburan di luar negeri kemungkinan besar mereka itu aman. Nah tapi kalau liburan di dalam negeri, nah ini patut diwaspadai. Nah, kok saya berani menyebut bahwa berani-beraninya bahwa ribuan orang diramalkan meninggal dunia, ini akan nyambung dengan fakta ketiga," kata Denny Darko.

Jika berlibur di dalam negeri dengan moda transportasi darat, inilah yang patut diwaspadai.

"Dimana angka kematian tahun 2022 saja, ini sebesar 25.226 jiwa kematian, yang jika dibagi dengan jumlah hari 365, maka kita akan mendapatkan 69-70 kematian setiap harinya," tuturnya.

Menurutnya, ini masuk ke dalam fakta yang ketiga, yakni akan ada 70 angka kematian atau orang yang meninggal setiap harinya.

"Jika dibagi dengan waktu 24 jam maka ada 2-3 orang yang meninggal setiap jam. Artinya setiap 20 menit sekali ada 1 orang yang meninggal karena kecelakaan lalu lintas di Indonesia," tambah Denny.

Denny juga menambahkan soal prediksinya, bahwa akan ada skitar 500 orang jiwa melayang saat periode ramadan ini.

"Bahwa di mudik lebaran nanti mungkin akan sekitar 500 orang lebih yang akan meninggal dunia. Belum di saat ramadan, belum di saat liburan munggahan, atau Raya Nyepi yang sekarang ini terjadi 5 hari ini tadi. Tidak ada hari raya, satu hari saja ada 69 orang meninggal dunia," tutur Denny Darko.

Deny Darko juga menambahkan angka itu akan meningkat pesat saat terjadi liburan seperti sekarang.

Tips untuk menghindari risiko meninggal di jalan

Berikut ini 4 tips dari Denny Darko untuk menghindari hilangnya nyawa atau risiko meninggal di jalan saat mudik lebaran:

1. Tidak bepergian bersamaan dengan waktu keramaian

Denny Darko juga menyarankan agar orang-orang berupaya sebisa mungkin untuk menghindari bepergian di jam-jam padat. Hal ini bisa dilakukan dengan cara meminta izin atau berusaha tidak ikut dalam kemacetan di jalan.

Jika memungkinkan, cobalah untuk mengeluarkan uang lebih dan membeli tiket transportasi umum ke tempat tujuan. Hal ini memang memakan lebih banyak biaya namun bisa jadi cara untuk meminimalisir terjadinya kecelakaan.

2. Tidak bepergian di sore atau malam hari

Lebih baik pergi lebih awal, hindari untuk pergi terlalu malam atau terlalu pagi.  Terutama saat pergi dengan pesawat terbang, untuk menghindari waktu padat saat boarding dan landing.

3. Pastikan stamina yang kuat dan prima

Saat kondisi tubuh Anda tidak prima, jangan coba untuk menyetir terlalu lama atau dalam jangka waktu yang panjang jika tidak terbiasa.

4. Jika perlu tunda kepulangan

Dalam kesempatan tersebut Denny Darko juga menyampaikan bahwa masih ada kesempatan lain untuk bertemu orang yang kalian sayang, tidak harus dalam suasana lebaran. Karena itu jangan pernah terburu-buru atau tergesa jika tidak memungkinkan.

Denny Darko juga mengingatkan agar jangan mengikuti ego semata. Jangan sampai ego untuk pulang tanpa memperhatikan stamina ini justru harus membuat kita kehilangan nyawa atau nyawa orang yang kalian sayangi.

ADVERTISEMENT

GULIR UNTUK LANJUT BACA

Perlu di ingat, sebaik apapun Anda berhati-hati di jalan raya, saat orang lain tidak berhati-hati atau mereka ceroboh, maka kita yang akan menjadi bagian dari akibatnya. (udn/lsn)

Baca artikel terkini dari tvOnenews.com selengkapnya di Google News.

Berita Terkait

Komentar

Topik Terkait

Saksikan Juga

Jangan Lewatkan

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Ada Aksi May Day Internasional 2026 di Monas, Polisi Minta Masyarakat Tak Ikuti Arahan Jukir Liar

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Komarudin meminta kepada para massa aksi May Day Internasional 2026, untuk tidak mengikuti arahan juru parkir liar.
DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR Nilai Rencana Pemerintah Tutup Prodi Kurang Relevan: Sangat Berisiko Salah Sasaran

DPR menyoroti rencana pemerintah menutup sejumlah program studi (prodi) di perguruan tinggi.
alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

alalal alalal alalla alalal alala lalala lalala lalala lalal

LalalalalalalalalalLalalalalalalalalalLalalalalalalalalal
Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Dapat Kabar Sausan Jadi Korban Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga Sempat Tidak Percaya dan Mengira Telepon Penipuan

Keluarga Sausan Sarifah awalnya tidak percaya bahwa Sausan turut menjadi korban tabrakan Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur.
Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Selamat dari Kecelakaan Maut Tabrakan Kereta Bekasi, Keluarga: Anaknya Religius, Dia Lagi Puasa Hari Itu

Sausan Sarifah, menjadi salah satu korban selamat dalam tabrakan KA Argo Bromo Anggrek vs KRL di Stasiun Bekasi Timur pada Senin (27/4) malam.
Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Pemkot Jakarta Barat Musnahkan 234 Kilogram Ikan Sapu-Sapu dengan Cara Dikubur

Upaya menjaga ekosistem perairan dan kesehatan masyarakat terus dilakukan Suku Dinas Ketahanan Pangan, Kelautan dan Pertanian (KPKP) Jakarta Barat melalui pembersihan ikan sapu-sapu secara masif. 

Trending

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya Ungkap 7 Orang Masih Terjepit Dampak Kecelakaan Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur

Kapolda Metro Jaya, Irjen Asep Edi Suheri meninjau langsung lokasi kejadian kecelakaan KA Argo Bromo Anggrek dengan KRL di Stasiun Bekasi Timur, Senin (27/4).
Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Tren Wedding 2026: Gen Z Tinggalkan Konsep Template, Pernikahan Elegan Jadi Pilihan Favorit?

Apakah tren wedding 2026 masih didominasi konsep mewah yang megah, atau justru bergeser ke arah yang lebih sederhana namun elegan? Perubahan ini tidak lepas dari cara pandang
Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

Update Kereta Tabrak KRL di Bekasi Timur: 4 Meninggal Dunia dan 38 Dibawa ke RS

PT KAI (Persero) memastikan 240 penumpang Kereta Api (KA) Argo Bromo Anggrek berhasil dievakusi dalam kondisi selamat.
Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Dilirik Klub Polandia, Dony Tri Pamungkas Fokus Bawa Persija Juara

Kabar tersebut bahkan keluar jelang selesainya musim kompetisi 2025-2026, di mana menjadi salah satu musim terbaik Dony Tri Pamungkas bersama Persija Jakarta. 
Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

Kondisi RSUD Kota Bekasi Membludak, IGD Padat dan Puluhan Korban Kecelakaan KRL dan KA Jarak Jauh Terus Berdatangan

​​​​​​​RSUD Kota Bekasi membludak usai tabrakan KRL dan KA Jarak Jauh di Stasiun Bekasi Timur. IGD padat, puluhan korban luka terus berdatangan dan dirawat intensif.
Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Pantas Beckham Putra Tak Dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia, Bung Ropan Ungkit Kejadian di FIFA Series

Bung Ropan bahas soal alasan Beckham Putra tak dipanggil John Herdman ke TC Timnas Indonesia. Ternyata ada alasan khusus mengapa John Herdman panggil pemain.
Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Bak Ditampar, Dedi Mulyadi Ucapkan Terima Kasih kepada Bobotoh, Jaga Profesionalisme Sepak Bola Tanpa Cawe-cawe Politik

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi merespons spanduk Bobotoh "Shut Up KDM" di Tribun Utara Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) saat laga Persib vs Arema FC.
Selengkapnya

Viral

ADVERTISEMENT